SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Serang menyisakan dua proyek betonisasi jalan yang belum rampung dari total 17 pekerjaan yang ditargetkan tahun ini.
Hingga 16 September 2026, sebanyak 15 ruas jalan telah diselesaikan. Sementara dua pekerjaan lainnya masih berada dalam tahap penyelesaian dan proses administrasi mutu pekerjaan.
Kepala DPUPR Kota Serang Iwan Sunardi mengatakan, 15 ruas jalan yang telah selesai tersebar di sejumlah wilayah, di antaranya Taktakan, Walantaka, Jengkol, Kaloran, dan Kebedilan.
Menurut Iwan, dua pekerjaan yang belum rampung memiliki kondisi berbeda. Satu proyek betonisasi di kawasan Jalan 45 masih dalam proses pengerjaan.
Sementara satu proyek lainnya secara fisik telah selesai dan kini masih menunggu hasil uji mutu laboratorium beton sebelum dilakukan proses serah terima sementara.
“Betonisasi jalan sudah selesai. Dari dua proyek yang tersisa, satu sedang menunggu hasil uji mutu laboratorium beton, dan satu lagi masih dalam pengerjaan,” ujar Iwan, Jumat 18 September 2026.
Dengan progres tersebut, DPUPR Kota Serang menargetkan seluruh pekerjaan betonisasi yang masuk program tahun 2026 dapat segera diselesaikan sesuai tahapan pekerjaan.
Iwan mengatakan, peningkatan kualitas jalan dilakukan untuk memperbaiki akses dan mobilitas masyarakat di berbagai wilayah Kota Serang.
Jalan yang lebih baik, kata dia, juga dibutuhkan untuk menunjang aktivitas warga, termasuk akses menuju fasilitas pelayanan dasar seperti sekolah dan fasilitas kesehatan.
“Harapannya ini bisa bermanfaat untuk masyarakat Kota Serang. Keberadaan infrastruktur ini mudah-mudahan bisa mendukung keberlangsungan masyarakat, baik dari aspek pendidikan, kesehatan, hingga menambah pertumbuhan perekonomian,” jelasnya.
Selain pekerjaan betonisasi, Pemkot Serang juga menyiapkan pembangunan infrastruktur untuk tahun anggaran 2027. Sekitar 35 persen APBD 2027 direncanakan dialokasikan untuk sektor infrastruktur.
Anggaran tersebut mencakup berbagai kebutuhan pembangunan, mulai dari jalan dan jembatan hingga infrastruktur pendukung sektor pendidikan dan kesehatan.
Di sisi lain, sejumlah proyek strategis Pemkot Serang masih berjalan. Di antaranya pembangunan Alun-Alun Kota Serang dan Serang Convention Center (SCC).
Untuk SCC, pekerjaan saat ini difokuskan pada pematangan lahan dan area plaza. Fasilitas tersebut diproyeksikan menjadi lokasi kegiatan yang melibatkan jumlah peserta besar.
Iwan mengatakan, keberadaan SCC nantinya juga akan membantu mengurangi penggunaan kawasan Alun-Alun Kota Serang untuk kegiatan yang mendatangkan massa dalam jumlah besar.
“Dengan sudah terbangunnya alun-alun, kita akan membatasi kegiatan yang sifatnya besar. Acara hiburan yang menimbulkan massa banyak akan dialihkan ke SCC,” kata Iwan.
Dengan 15 dari 17 proyek betonisasi telah rampung, DPUPR Kota Serang kini masih berfokus menyelesaikan dua pekerjaan tersisa. Penyelesaian proyek tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah meningkatkan kualitas infrastruktur jalan di sejumlah wilayah Kota Serang.
Editor: Abdul Rozak












