• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Travel Pariwisata

Alami, Homestay Tanjung Lesung Berlantai Tanah dan Beratap Daun Kelapa

Redaksi by Redaksi
Kamis, 3 November 2016 11:57
in Pariwisata, Travel
Inilah 10 Pemenang Lomba Desain Arsitektur Nusantara

BANTEN – Bagaimana dengan konsep homestay desa wisata Tanjung Lesung, Banten? Sang jawara Sayembara Desain Arsitektur Nusantara 2016, yang diumumkan 25 Oktober lalu, oleh Kementerian Pariwisata, Badan Ekonomi Kreatif dan PT Propan Raya di Kantor Kemenpar banyak yang mengapresiasi. Salah satu pemenang utamanya adalah desain berjudul New Gateaway to Adventure In The West Edge of Java.

Desain itu karya Edwin Adinata asal Sungai Guntung, Riau dan Khattiya Hendarta dari Jakarta. Mereka mampu mempesona dewan juri sayembara nasional tersebut dengan karya yang kaya filosofi. Kontestan sayembara dengan nomor registrasi 00103 itu menjadi pemenang utama untuk kategori destinasi prioritas yang ditetapkan pemerintah yakni Tanjung Lesung, Banten.

RelatedPosts

wisata Tanjung Lesung

Tanjung Lesung Tawarkan Wisata Laut Darat hingga Udara

Jumat, 2 Oktober 2026 13:45
strategi pemulihan pariwisata Banten

Pulihkan Wisata Banten, Dispar Siapkan Event di Anyer dan Tanjung Lesung

Rabu, 30 September 2026 17:01
pariwisata Banten mulai pulih

Wisata Banten Mulai Pulih, Dispar Pastikan Anyer dan Tanjung Lesung Aman Dikunjungi

Rabu, 30 September 2026 16:43
Wisata di Anyer Cinangka

Status GAK Turun, Bupati Serang Harap Wisata Anyer Cinangka Kembali Bangkit

Rabu, 23 September 2026 11:35

“Kami mencoba merancang Homestay desa wisata ini dengan tampak sederhana, namun yang ingin kita suguhkan adalah pengalaman dan alur ruang saat di dalamnya, kami jamin wisatawan yang menginap di Homestay desa wisata ini akan merasa nyaman dan betah berlama-lama tinggal,” kata Edwin.

Edwin mengaku sangat gembira karena bisa menjadi pemenang utama dari ratusan peserta yang masuk ikut sayembara tersebut. Apalagi Menpar Arief Yahya sangat serius mempersiapkan sayembara ini. Karya-karya mereka akan dijadikan model di homestay desa wisata yang akan dibangun di 10 top destinasi di tahin 2017.

“Ide dasar kami adalah bangunan yang sederhana, penggunaan material lokal yang tersedia, mengikuti karakteristik bangunan daerah, dan memberi integrasi yang baik secara ruang antar penghuni dan wisatawan yang menginap. Sedang Lantai dasar beralasakan tanah dan batu, lantai atas menggunakan papan pohon kelapa dan panel-panel bambu. Kedekatan dengan material alam menciptakan kesan hangat dan seimbang di dalam homestay jadi secara garis besar arsitektur yang ingin kita sampaikan berupa ruang yang terangkat, terkesan ringan, melayang dan menyatu dengan dengan konteks tempat arsitektur itu berdiri,” beber Edwin.

homestay1nov16Selain itu, imbuh Edwin, yang paling penting dari desain karyanya tersebut, adalah tetap mengedepankan kepentingan masyarakat asli Tanjung Lesung yang mayoritas merupakan berprofesi sebagai nelayan.

“Kita bentuk seperti panggung, jadi masyarakat masih bisa berjualan hasil tangkapan ikannya di bawah rumah serta dijadikan ruang perjamuan. Selain itu meskipun didesain tanpa menggunakan pengudaraan buatan, namun ruangan dirancang tetap memiliki sirkulasi pengudaraan yang baik dengan material anyaman bambu yang sejuk. Kadar ketipisan dan ketebalannya pun kita pikirkan dengan seksama untuk setiap zona ruangnya,” katanya.

Desain karya Edwin dan Khattiya ini memiliki bagian sebagai berikut: Penutup atap yang dibuat dari pelepah kelapa, rangka atap dari usuk bambu dan reng bambu, kuda-kuda atap dari balok kayu kelapa, pengisi dinding rumah dari panel anyaman bambu, kolom utama rumah dan dinding kamar menggunakan balok kayu kelapa, lantai rumah dari papan kayu kelapa, dan rangka lantai rumah dari balok kayu kelapa.

Bagian bawah rumah didesain untuk menjemur atau menjual hasil panen sayuran dan ikan, dapur dan ruang makan semi-publik. Bagian atas rumah diperuntukan sebagai kamar dan teras semi-privat. “Dan tingkat transparansi anyaman bambu akan kami tentukan berdasarkan zona privat maupun non-privat. Jadi kenyamanannya terjamin. Serta menurut mereka adanya tantangan menarik dalam setiap konteks site yaitu untuk mata pencaharian sebagian penduduk berupa nelayan yang merupakan mata pencaharian utama yang rangkap juga sebagai petani padi, maka dari itu bangunan ini mencoba untuk mengakomodasi profesi penduduk lokal tersebut,” imbuh pria berkacamata itu.

Sementara itu, Khattiya menambahkan, gagasan utama dengan permainan transparan dinding anyaman bambu yang ringan dan ekonomis, ruang-ruang yang terbuka di Homestay itu akan menciptakan pengalaman ruang yang kaya dengan interkoneksi orang secara interior dan eksterior lantai atas dan lantai bawah.

“Di sekeliling rumah ada serambi yang memberikan keteduhan inti rumah. Morfologi rumah mewarisi ciri-ciri rumah tradisional masyarakat Tanjung Lesung, sedangkan pengembangan hierarki denahnya, berdasarkan hierarki candi yang tersebar di Jawa. Tentu selain itu kami berharap, desain kami bisa mengurangi mereka yang berkeinginan meninggalkan Tanjung Lesung, malahan ikut mengembangkan potensi wisata kampung halamannya sendiri dengan tumbuh bersama Pariwisata Indonesia,” tandas Khattiya. (ADVERTORIAL/Kemenpar RI)

Tags: Kementerian Pariwisata
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Lapak Barang Bekas di Cilegon Terbakar

Next Post

Plt Gubernur: Di Banten Industri Banyak, Pengangguranya juga Banyak

Next Post
Plt Gubernur: Di Banten Industri Banyak, Pengangguranya juga Banyak

Plt Gubernur: Di Banten Industri Banyak, Pengangguranya juga Banyak

Stasiun Cipocok Jaya Berpotensi Kembali Beroperasi Seiring Elektrifikasi Rangkasbitung-Merak

Stasiun Cipocok Jaya Berpotensi Kembali Beroperasi Seiring Elektrifikasi Rangkasbitung-Merak

Minggu, 4 Oktober 2026 10:33
Kapolri Jendra Suyudi Ario Seto

Empat Hari Dilantik, Kapolri Jendral Suyudi Ziarah ke Makam Leluhur di Rangkasbitung

Minggu, 4 Oktober 2026 17:08
Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto

Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto Berziarah ke Makam Leluhurnya di Pandeglang

Minggu, 4 Oktober 2026 17:29
Kapolda Banten Hendra Kurniawan

Jabat Kapolda Banten, Irjen Pol Hendra Kurniawan Harapkan Dukungan Semua Pihak

Selasa, 6 Oktober 2026 11:15
Reaktivasi Kereta Rangkasbitung-Labuan

Dishub Pandeglang Siapkan Trayek Angkutan Dukung Reaktivasi Kereta Rangkasbitung-Labuan

Sabtu, 3 Oktober 2026 17:20
Visual Film Indonesia Disebut ‘Selevel Dunia’, Film Na Willa Bikin Warganet Penasaran

Visual Film Indonesia Disebut ‘Selevel Dunia’, Film Na Willa Bikin Warganet Penasaran

Selasa, 17 Maret 2026 14:02
Rangkaian Kegiatan Sosial Chandra Asri Group Selama Ramadhan, Salurkan Bantuan Sosial dan Fasilitasi Mudik Gratis

Rangkaian Kegiatan Sosial Chandra Asri Group Selama Ramadhan, Salurkan Bantuan Sosial dan Fasilitasi Mudik Gratis

Selasa, 17 Maret 2026 13:49

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

PPPK Paruh Waktu Dialihkan ke Pusat, Pemprov Banten Alihkan Anggaran untuk Pembangunan

PPPK Paruh Waktu Dialihkan ke Pusat, Pemprov Banten Alihkan Anggaran untuk Pembangunan

by Yusuf Permana
Rabu, 7 Oktober 2026 06:30
0

Doc Wagub Banten Dimyati Natakusumah (Yusuf)

Tunggu Aturan dari Pusat, Nasib 1.271 PPPK Paruh Waktu di Banten Belum Pasti

Tunggu Aturan dari Pusat, Nasib 1.271 PPPK Paruh Waktu di Banten Belum Pasti

by Yusuf Permana
Rabu, 7 Oktober 2026 06:24
0

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Nasib sekitar 1.271 guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu di Provinsi Banten masih menunggu...

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.