Bansos dari Provinsi Sudah Cair

0
1.643 views

TANGERANG – Pemkot Tangerang mengumumkan bantuan sosial (Bansos) Rp600 ribu dari Provinsi Banten sudah bisa diambil masyarakat yang terdampak virus corona. Pendistribusian bantuan tersebut dilaksanakan di Kecamatan Batuceper, Rabu (29/4).

Sistem pembagiannya, warga yang sudah terdata dikumpulkan di suatu tempat dengan protokol PSBB melalui petugas Bank BJB yang membagikan langsung kepada warga dengan pengawasan dari pihak kelurahan, kecamatan, Pemkot Tangerang dan Pemprov Banten.

Walikota Tangerang Arief R Wismansyah mengatakan, Bansos dari Provinsi Banten sudah berjalan. Bagi warga yang sudah didata, bisa mengambilnya sesuai pemberitahuan pihak RT, RW dan kelurahan. “Hari ini (kemarin) sudah mulai didistribusikan, jadi warga bisa ambil bantuan tersebut untuk memenuhi kebutuhan selama pandemik corona dan juga PSBB. Bantuan tersebut akan berjalan setiap hari sampai bantuan tersebut diterima oleh warga yang terdampak,” ujar Arief di Puspemkot Tangerang, Rabu (29/4).

Arief mengaku, sudah melakukan verifikasi data dengan menggunakan aplikasi. Dalam verifikasi tersebut dibantu TNI-Polri serta kejaksaan yang dilibatkan melakukan pengawasan. “Dari yang terdata, ada 127 ribu Kepala Keluarga (KK) yang akan menerima bantuan. Masih memungkinkan, akan bertambah asalkan layak untuk menerima Bansos yang diberikan dari Provinsi Banten,” paparnya.

Arief menambahkan, dari total 127 ribu KK tersebut, baru ada 34 ribu KK yang sudah lolos verifikasi. Saat ini proses pemberian Bansos sedang berjalan. “Kita terus melakukan verifikasi data. Kita juga pisahkan masyarakat yang sudah menerima bantuan tetap dari pusat dan Provinsi Banten yang setiap bulannya menerima,” ungkapnya.

Arief menegaskan tidak boleh ada pemotongan atau meminta uang kepada masyarakat dengan bahasa “seikhlasnya”. Untuk itu, distribusinya Arief meminta pengawasan langsung oleh kejaksaan dan kepolisian. “Jika ditemukan (pungli-red), maka pihak kepolisian dan kejaksaan akan memproses tegas oknum tersebut. Sudahlah saya minta jangan membuat warga tambah sulit di tengah pandemi corona ini,” tutupnya.

Wati (35) mengaku bersyukur dengan adanya Bansos ini. Apalagi di saat suaminya, terkena kebijakan dirumahkan oleh perusahaannya. (asp/rbnn)