slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Catatan Dahlan Iskan

Batu Ginjal Di Tangan Boyke

Aas Arbi by Aas Arbi
02-07-2018 10:31:26
in Catatan Dahlan Iskan
Problem Bule Baca Disway
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

Istri saya punya masalah: posisi batu di ginjalnya sulit diambil. Harus dengan alat istimewa. Adanya di Amerika, Jerman, Jepang atau Samarinda.

Batu itu bisa saja diambil dengan cara dibedah. Tapi, kalau bisa, dihindari. Apalagi istri saya punya kebun tebu, eh, pabrik gula: di pangkreasnya.

Baca Juga :

Sayap Ekonom

Copot Kursi

Penasihat Komisaris

Hakka

Alat yang mirip itu ada juga di Surabya. Atau Jakarta. Tapi tipenya bukan yang fleksibel. Yang bisa belok. Yang bisa mengarah ke lokasi batu. Yang nylempit sekali pun.
Di Samarinda? ”Benar. Samarinda. Satu-satunya di Indonesia,” ujar seorang ahli urologi di Surabaya.

Dada saya seperti mau pecah. Membusung. Mendadak bangga. Bangga sekali: kota tempat saya tumbuh itu masuk dalam peta dunia. Dunia kedokteran. Apalagi istri saya. Yang kelahiran Samarinda. Seperti tidak percaya.

Ilustrasi

Maka saya batalkan rencana ke Singapura. Lebih baik ke Samarinda. Sambil pulang kampung. Kan saya juga belum ke makam mertua wanita. Yang ketika meninggal saya absen. Saya baru kena aorta dissection.

Saya hubungi dokter ahli di sana. Yang dikenal jago. Dalam mengoperasikan alat modern itu. Namanya: dokter Boyke Subali. Umur 43 tahun. Lahir: Samarinda. Ibunya Batak. Bapaknya seperti saya: penggemar wayang kulit. Sampai anaknya diberi nama belakang tokoh wayang: Subali.

Setamat SMAN 1 Samarinda Boyke melanjutkan ke kedokteran Universitas Airlangga Surabaya. Spesialisasinya: urologi. Kini dokter Boyke lagi mengambil S3. Di Erasmus University di Rotterdam.

Mengapa alat itu adanya hanya di Samarinda? ”Boss saya itu seorang dokter yang visioner,” ujar Boyke. Nama bossnya itu: dokter Rahim Dinata.

Kepala RSUD A.W. Syachranie Samarinda itulah yang progresif. Ia ahli bedah. Selalu ingin yang terdepan. Prestasinya hebat. Sebetulnya dr Rahim sudah pensiun. Tidak boleh menjabat lagi. Tapi begitu pensiun tetap diangkat lagi. Menjadi orang swasta. Yang memimpin rumah sakit pemerintah. Karena prestasinya.

”Suatu saat beliau bertanya pada saya. Untuk urologi pilih beli alat apa?,” ujar Boyke. ”Langsung saya bilang alat itu. Eh, beliau setuju dan langsung dibelikan,” kata Boyke.

Nama alat itu: flexible ureteroscope (fURS). Di rumah sakit lain sudah banyak yang punya. Ureteroscope juga. Tapi bukan yang tipe fleksible. Yang bisa belok-belok.

Dengan alat itu dokter Boyke bisa melakukan: retrograde intrarenal surgery. Atau RIRS. Untuk mengambil batu ginjal yang ‘nylempit’ sekali pun.

Di Mount Elizabeth Singapura ada juga alat yang seperti di Samarinda. Tapi generasinya yang lama. Yang kekuatan lasernya hanya 60 watt. Sedang yang di Samarinda: 100 watt.

Hebatnya lagi Samarindaku ini: ada empat alat seperti itu. Hebat kan? Mengapa?

”Menurut teori alat ini hanya bisa dipakai 50 kali,” kata dr Boyke. ”Tapi saya bisa memakainya sampai lebih 300 kali,” tambahnya. Padahal alat yang lebih baru sudah terlanjur dipesan. ”Yang terbaru lagi tiba minggu lalu,” kata Dr. Boyke.

Tentu bukan hanya karena alat itu saya pilih Samarinda. Juga karena siapa yang menjalankan alat tersebut: dokter Boyke. Ia ahli banget. Trampil sekali. Sudah ratusan pasien ia tangani. Alatnya sudah menyatu dengan tubuhnya. Sudah ‘mewujud’ dalam jiwanya. Sekolahnya di Korea. Magang di sana.

Samarinda juga beruntung memiliki dr Rahim Dinata. Alumni Unpad Bandung. Yang punya pandangan ini: dokter di rumah sakitnya harus full timer. Tidak boleh merangkap di rumah sakit lain.

Untuk itu dokter Rahim Dinata memperjuangkan kesejahteraan mereka. Ia usulkan satu peraturan gubernur: tarif khusus untuk dokter yang menangani pasien BPJS.

Disetujui. Dokter yang full time di RS A.W. Syachranie bisa hidup tanpa merangkap-rangkap.

Saya pun percaya. Siap ke Samarinda. Dampingi istri di sana. Sekalian kangen dengan sayur balamak beserta ikan papuyu-nya.(dis)

Dr. Boyke (paling kanan)/istimewa
Tags: Catatan Dahlan Iskan
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Nekat, Pelajar asal Lampung Curi Motor di Serang

Next Post

Pelaku Teror Pelemparan Batu di Tol Akhirnya Dibekuk

Related Posts

Sayap Ekonom
Catatan Dahlan Iskan

Sayap Ekonom

by Agung S Pambudi
Rabu, 30 Juli 2025 08:11

Oleh:Dahlan Iskan DALAM hidup saya ada dua Tionghoa terkenal yang sengaja tidak mau mengubah nama: Kwik Kian Gie dan Goh...

Read moreDetails

Copot Kursi

Penasihat Komisaris

Hakka

Untung Ada Komentar

Dosa Ultah

Ultah

Penyelamatan

Guo Nian

Andrian

Next Post
Pelaku Teror Pelemparan Batu di Tol Akhirnya Dibekuk

Pelaku Teror Pelemparan Batu di Tol Akhirnya Dibekuk

Ini Prioritas Syafrudin Apabila Dilantik Menjadi Walikota Serang

Ini Prioritas Syafrudin Apabila Dilantik Menjadi Walikota Serang

Pacar Selingkuh, Karyawan Rumah Sakit Gantung Diri

Pacar Selingkuh, Karyawan Rumah Sakit Gantung Diri

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Pertandingan Indonesia vs Korea. Foto : Instagram @mojisport

Timnas Voli Indonesia Tantang Korea di Final AVC, Siap Ukir Sejarah Baru Malam Ini

Minggu, 28 Juni 2026 19:25
Sekda Banten, Deden Apriandhi saat menghadiri excisting Banten Festival di Pantai Anyer, Sabtu 27 Juni 2026 (Biro Adpim Setda Banten)

Exciting Banten Festival 2026 jadi Ajang Promosi Wisata dan UMKM

Minggu, 28 Juni 2026 19:18
Ketua DPC PPP Kabupaten Serang periode 2026-2031, Dendi Kurnia Ardiansyah

Muscab X PPP Kabupaten Serang, Dendi Kurnia Ardiansyah Terpilih jadi Ketua

Minggu, 28 Juni 2026 19:10
Menkes Budi Gunadi Sadikin

Jangan Tertipu Label Sehat, Menkes Budi Minta Masyarakat Cermat Pilih Yoghurt

Minggu, 28 Juni 2026 18:01
Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani bersama nelayan mengarungi laut Selat Sunda dalam acara Ruwat Laut Carita, Minggu, 28 Juni 2026.

Ruwat Laut Carita, Bupati Pandeglang Berlayar Bersama Nelayan Mengarungi Laut Selat Sunda

Minggu, 28 Juni 2026 17:40
DPC PDI Perjuangan Kota Serang mengukuhkan 493 pengurus ranting dalam rangka memperkuat struktur organisasi hingga tingkat kelurahan.

PDI Perjuangan Kota Serang Perkuat Struktur Partai Hingga Tingkat Kelurahan

Minggu, 28 Juni 2026 17:23
Pertandingan Indonesia vs Korea. Foto : Instagram @mojisport

Timnas Voli Indonesia Tantang Korea di Final AVC, Siap Ukir Sejarah Baru Malam Ini

Minggu, 28 Juni 2026 19:25
Sekda Banten, Deden Apriandhi saat menghadiri excisting Banten Festival di Pantai Anyer, Sabtu 27 Juni 2026 (Biro Adpim Setda Banten)

Exciting Banten Festival 2026 jadi Ajang Promosi Wisata dan UMKM

Minggu, 28 Juni 2026 19:18
Ketua DPC PPP Kabupaten Serang periode 2026-2031, Dendi Kurnia Ardiansyah

Muscab X PPP Kabupaten Serang, Dendi Kurnia Ardiansyah Terpilih jadi Ketua

Minggu, 28 Juni 2026 19:10
Menkes Budi Gunadi Sadikin

Jangan Tertipu Label Sehat, Menkes Budi Minta Masyarakat Cermat Pilih Yoghurt

Minggu, 28 Juni 2026 18:01
Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani bersama nelayan mengarungi laut Selat Sunda dalam acara Ruwat Laut Carita, Minggu, 28 Juni 2026.

Ruwat Laut Carita, Bupati Pandeglang Berlayar Bersama Nelayan Mengarungi Laut Selat Sunda

Minggu, 28 Juni 2026 17:40
DPC PDI Perjuangan Kota Serang mengukuhkan 493 pengurus ranting dalam rangka memperkuat struktur organisasi hingga tingkat kelurahan.

PDI Perjuangan Kota Serang Perkuat Struktur Partai Hingga Tingkat Kelurahan

Minggu, 28 Juni 2026 17:23

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Pertandingan Indonesia vs Korea. Foto : Instagram @mojisport

Timnas Voli Indonesia Tantang Korea di Final AVC, Siap Ukir Sejarah Baru Malam Ini

by Nurandi
Minggu, 28 Juni 2026 19:25

RADARBANTEN.CO.ID – Timnas Voli Putra Indonesia berhasil melangkah ke partai final turnamen AVC setelah menampilkan performa impresif sepanjang kompetisi. Pada...

Sekda Banten, Deden Apriandhi saat menghadiri excisting Banten Festival di Pantai Anyer, Sabtu 27 Juni 2026 (Biro Adpim Setda Banten)

Exciting Banten Festival 2026 jadi Ajang Promosi Wisata dan UMKM

by Yusuf Permana
Minggu, 28 Juni 2026 19:18

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pemprov Banten kembali menggelar Exciting Banten Festival 2026 sebagai upaya memperkuat promosi pariwisata sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi...

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak