Jalan warga longsor terkikis air sungai. (Ilustrasi)

SERANG –  Jalan di Kampung Cibenda, Kelurahan Sukarame, Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang, longsor terkikis derasnya air sungai saat hujan lebat dan banjir pada Minggu (24/7) lalu. Tebing setinggi kurang lebih empat meter yang terkikis air sungai ini dikhawatirkan bertambah parah jika tidak segera ditangani. Apalagi jalan utama warga yang diapit sungai dan areal persawahan ini sering dilalui anak-anak sekolah.

Warga yang tidak berani melintas, memilih jalan alternatif yang jaraknya dua kali lebih jauh. Jalan utama tersebut menghubungkan Kampung Cibenda ke Kantor Kelurahan Sukarame dan daerah lain.

Surtiyah,  seorang warga, khawatir ketika melewati jalan itu. “Ngeri kalau tiba-tiba longsor. Soalnya banyak warga tetap melewati jalan itu,” ujarnya, Kamis (28/7). Lebih mengkhawatirkan lagi, lanjut dia, sering dilalui anak SD dan SMP. Ada juga pelajar SMP nekat melewatinya menggunakan sepeda motor meski pihak kelurahan sudah mengimbau agar tidak melalui jalan tersebut.

Sekertaris Desa Sukarame Hasanuddin mengatakan, untuk sementara warga Cibenda diimbau tidak melintasi jalan yang longsor. Sebagai alternatif, warga disarankan ke jalan yang lain yang lebih aman meski lebih jauh sekira 600 meter. “Jalan tersebut memang jalan utama warga Kampung Cibenda yang dilewati setiap hari, tapi melihat kondisi jalan yang ambrol, warga harus pilih jalan alternatif,” katanya.

Ia pun berharap kepada pemerintah daerah segera membuat penahan supaya tidak longsor lagi. (Ade F)