Pasien Covid di Lebak Bertambah Jadi 15 Orang

0
1.009 views

LEBAK – Kasus pasien yang terpapar virus corona atau Covid-19 di Kabupaten Lebak terus bertambah menjadi 15 orang. Pada Kamis (11/6), ada penambahan empat kasus positif corona akibat imported case dari pemudik luar Lebak.

Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 dr. Firman Rahmatullah membenarkan ada penambahan kasus positif corona di Lebak. Mereka merupakan pemudik dari luar pulau Jawa, Jakarta, dan Bogor. Hasil SWAB terhadap pemudik terkonfirmasi positif corona.

“Iya benar. Kasus positif corona bertambah. Penyebabnya pemudik dari luar Lebak,” kata Firman Rahmatullah.

Karena itu, Firman mengimbau kepada masyarakat untuk disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan. Sehingga penyebaran virus corona di Lebak dapat cepat dikendalikan.

“Tetap gunakan masker saat keluar rumah, jaga jarak, rajin mencuci tangan dengan sabun, dan tidak sering keluar rumah kecuali untuk hal yang memang penting,” ungkapnya.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Lebak Doddy Irawan membenarkan terjadi lonjakan kasus positif corona dalam beberapa hari terakhir. Sebagian kasus positif corona merupakan klaster pemudik dan ada pula klaster transmisi lokal.

“Hari ini ada penambahan empat kasus positif corona. Semuanya klaster pemudik dari luar pulau Jawa, Jakarta, dan Bogor yang merupakan zona merah corona di Indonesia,” tukasnya.(Mastur)

LEBAK – Kasus pasien yang terpapar Covid-19 di Kabupaten Lebak bertambah menjadi 15 orang. Pada Kamis (11/6), ada penambahan empat kasus positif corona akibat imported case dari pemudik luar Lebak.

Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 dr. Firman Rahmatullah membenarkan ada penambahan kasus positif corona di Lebak. Mereka merupakan pemudik dari luar pulau Jawa, Jakarta, dan Bogor. Hasil SWAB terhadap pemudik terkonfirmasi positif corona.

“Iya benar. Kasus positif corona bertambah. Penyebabnya pemudik dari luar Lebak,” kata Firman Rahmatullah.

Karena itu, Firman mengimbau kepada masyarakat untuk disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan. Sehingga penyebaran virus corona di Lebak dapat cepat dikendalikan.

“Tetap gunakan masker saat keluar rumah, jaga jarak, rajin mencuci tangan dengan sabun, dan tidak sering keluar rumah kecuali untuk hal yang memang penting,” ungkapnya.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Lebak Doddy Irawan membenarkan terjadi lonjakan kasus positif corona dalam beberapa hari terakhir. Sebagian kasus positif corona merupakan klaster pemudik dan ada pula klaster transmisi lokal.

“Hari ini ada penambahan empat kasus positif corona. Semuanya klaster pemudik dari luar pulau Jawa, Jakarta, dan Bogor yang merupakan zona merah corona di Indonesia,” tukasnya.(Mastur)