Garis polisi dipasang di dekat lokasi perahu eretan yang terbalik.

SERANG – Perahu eretan yang menyeberangi Sungai Ciujung di Desa Malabar, Kecamatan Bandung, Kabupaten Serang, terbalik, Selasa (22/1) sekira pukul 06.30 WIB. Belasan orang berikut kendaraan yang menaiki perahu tersebut tercebur ke sungai. Dua orang dikabarkan belum ditemukan.

Dari kesaksian warga, kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 06.30 WIB. Saat itu perahu membawa belasan warga yang ingin bekerja ke wilayah industri. “Pas perahu mau nyandar, terbalik,” kata Dadi Suhardi, warga Desa Katulisan, Kecamatan Cikeusal, di lokasi kejadian.

Hingga pukul 10.30 WIB, belum ada data pasti mengenai jumlah korban. Begitu pula korban meninggal dunia. Namun, warga menyebutkan ada dua orang yang belum ditemukan. “Di atas perahu itu ada sekitar 16 sampai 17 motor, belum tahu pasti ada berapa orang,” ujarnya.

Inilah lintasan perahu eretan di Sungai Ciujung yang menghubungkan
Desa Katulisan, Kecamatan Cikeusal ke Desa Malabar, Kecamatan Bandung, Kabupaten Serang.

Dadi mengatakan, perahu eretan melaju dari arah Desa Katulisan, Kecamatan Cikeusal, menuju Desa Malabar, Kecamatan Bandung. Perahu melaju membelah aliran Sungai Ciujung dengan kondisi yang deras.

“Pas mau nyandar, nabrak sampah, terus perahunya kebalik,” pungkasnya. (Abdul Rozak)

BACA selengkapnya di koran Radar Banten atau versi digital di epaper.radarbanten.co.id. Saksikan juga di Banten Raya TV pada program SELAMAT PAGI BANTEN (07.00 WIB), BANTEN SIANG (13.00 WIB), BANTEN PETANG (17.00 WIB) dan BANTEN MALAM (21.00 WIB) di channel 50 UHF/702 MHz, atau melalui streaming www.barayatv.com/live.