Terapkan Protokol Kesehatan di Mal, Kapolda: Tidak Bawa Masker Disuruh Pulang

0
799 views
Kapolda Banten Irjen Pol Fiandar (kiri) bersama Walikota Serang Syafrudin juga Danrem 064/MY Kolonel Czi Gumuruh Winardjatmiko meninjau kesiapan pengelola pusat perbelanjaan di Carrefour, Kota Serang, Jumat (5/6).

SERANG – Masyarakat yang berkunjung ke tempat perbelanjaan akan diminta kembali pulang jika tidak mematuhi protokol kesehatan. Hal ini diungkapkan Kapolda Banten Irjen Pol Fiandar saat melakukan pengecekan kesiapan ritel jelang penerapan New Normal di Mall of Serang (MoS), Kota Serang, Jumat (5/6).

Kedatangan Kapolda didampingi bersamaan Komandan Komando Resor Militer (Danrem) 064/Maulana Yusuf Kolonel Czi Gumuruh Winardjatmiko, Walikota Serang Syafrudin, Kapolres Serang Kota AKBP Yunus Hadith Pranoto, Dandim 0602/Serang Kolonel Inf Mudjiharto dan lainnya. Usai berbincang beberapa menit, rombongan langsung melihat persiapan seperti ketersedian tempat cuci tangan, hingga ketaatan pengunjung dalam menggunakan masker. Selain berkunjung ke MoS, rombongan mengunjungi Carrefour yang berlokasi di Ciceri.

Kepada wartawan, Fiandar mengatakan, TNI dan Polri ke depan akan terlibat dengan menempatkan petugas di pusat perbelanjaan seperti mal dan pasar tradisional. Ia mengatakan tugasnya untuk mengingatkan pengunjung. “Nanti, kita ingatkan bagi yang tidak bawa masker disuruh pulang. Tapi, kalau menyediakan masker, tentu bisa,” ujarnya.

Lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1987 itu mengatakan, kunjungannya dilakukan, memastikan kesiapan pengelola tempat perbelanjaan melaksanakan protokol kesehatan secara maksimal menghadapi penerapan new normal. “Penerapan new normal ini, bagaimana ekonomi berjalan, virus tidak berkembang,” terangnya.

Fiandar mengaku, penerapan protokol kesehatan tidak hanya dilakukan di perusahaan ritel seperti mal. Tapi, kondisi seperti ini harus diterapkan di toko-toko, rumah makan bahkan pasar tradisional. “Protokol kesehatan seperti menggunakan masker, cuci tangan, dan jaga jarak. Saya berharap ini diterapkan betul secara maksimal oleh pengusaha atau pengelola,” katanya.

Sementara itu, Walikota Serang Syafrudin mengatakan, kegiatan ini meninjau kesiapan new normal di Kota Serang.  Ia mengaku hingga kini masih menyiapkan standar operasional prosedur (SOP) bersama tim gugus tugas penanganan Covid-19 Kota Serang. “Penerapan New Normal akan dilakukan setelah daerah-daerah yang berstatus zona merah seperti Tangerang Raya, DKI Jakarta, dan Jawa Barat menerapkan status new normal,” katanya.

Tak jauh berbeda dengan Fiandar. Danrem 064/Maulana Yusuf Kolone Czi Gumuruh Winardjatmiko mengatakan, pihaknya turut serta dalam kunjungan ke tempat perbelanjaan untuk memastikan kesiapan penerapan new normal. “Kita ingin memastikan, jika penerapan protokol kesehatan berjalan,” katanya singkat.

Syafrudin mengatakan, kunjungan dilakukan ke dua tempat yaitu MoS dan Carrefour. Keduanya, kata Syafrudin, masuk kategori siap menerapkan new normal dengan menerapkan protokol kesehatan. Walaupun ada beberapa yang perlu diperbaiki. “Di Carrefour tadi kami meminta menganjurkan untuk tempat cuci tangan ada di luar, kemudian jarak physical distancing juga tidak terlalu dimengerti, nanti kita akan arahkan,” terangnya.

“Saya kira kedua mal ini sudah layak, hanya sedikit perbaikan untuk menerima aturan baru atau new normal,” pungkasnya. (fdr/air)