• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Featured

Tidak Punya RTBL, Kota Serang Seperti Kota Tanpa Identitas

Aas Arbi by Aas Arbi
Selasa, 17 November 2015 21:17
in Featured, Pemerintahan, Sosial Budaya
0
Tidak Punya RTBL, Kota Serang Seperti Kota Tanpa Identitas

Ketua Ikatan Arsitektur Indonesia Provinsi Banten, Mukoddas Syuhada

0
SHARES
36
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

SERANG – Ketua Ikatan Arsitektur Indonesia Provinsi Banten, Mukoddas Syuhada menilai, pembangunan dan penataan Kota Serang seperti kota tanpa identitas. Ini dikarenakan Kota Serang belum memiliki Rencana Tata Bangunan dan Lingkungan (RTBL).

“Sebetulnya kota serang pada tahun 2009 memiliki desain paling lengkap di Indonesia, namun RTBL yang difasilitasi Kementerian Pekerjaan Umum tidak pernah ditanggapi oleh Pemkot Serang. Kota Serang Tidak memiliki tata kota yang legal. Kota Serang seperti kota tanpa identitas,” ungkap Mukoddas kepada wartawan, usai menjadi pemateri pada acara Seminar Desain Gapura Kawasan Wisata Banten Lama, Disporapar Kota Serang, di salah satu hotel di Kota Serang, Selasa (17/11/2015).

Mukoddas menjelaskan, perihal tawaran yang dikeluarkan pihaknya bersama Kementerian PU sebenarnya sudah lengkap, seperti penataan Kawasan Banten Lama, Pasar Royal, Jalan Jenderal Sudirman sampai Veteran, bahkan menyodorkan konsep flying city untuk Jalan Raya Pandeglang dan KP3B.

“Kalau melihat kondisi pembangunan saat ini, pembangunan pelebaran jalan yang dilakukan, saya melihat pembangunan tersebut hanya untuk masyarakat yang punya kendaraan atau yang punya duit,” jelasnya.

Semestinya, lanjut Mukoddas, untuk keluar dari masalah kemacetan yang saat ini mengepung Kota Serang, Pemkot Serang tidak memperbanyak pelebaran jalan, melainkan transportasi publik.

“Di kita (Kota Serang-red) sangat cocok bila dibangun kereta api mono rel yang letaknya melayang. Jalan-jalan untuk kendaraan juga seharus di atas. Seperti konsep flying city atau kota melayang. Sementara di bawah buat pejalan kaki, sehingga anggaran untuk membangun dan membaskan lahan bisa ditekan,” jelasnya.

Selain itu, tambah Mukoddas, sampai dengan saat ini, di wilayah Serang tidak memiliki ruang publik atau taman kota dan hanya mengandalkan alun-alun. Tidak seperti di Kota Bandung dan Kota Tangerang Selatan.

“Karena memang ada bahasa dari tata kota, harus ada penyesuaian dengan pembangunan yang sudah dilakukan, dan alasan lainnya. Sesungguhnya kota masa depan itu, kota yang menampung pejalan kaki, dan pesepeda,” paparnya. (Fauzan Dardiri)

Tags: Kota Serang
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Belum Terima Ganti Rugi Tanah Untuk KP3B, Warga Dikerjai Kades?

Next Post

Pasca Tata Ulang Frekuensi, XL Mulai Komersialkan Layanan 4G LTE

Next Post
Pasca Tata Ulang Frekuensi, XL Mulai Komersialkan Layanan 4G LTE

Pasca Tata Ulang Frekuensi, XL Mulai Komersialkan Layanan 4G LTE

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Kolaborasi dan Koordinasi Jadi Langkah Kalapas Cilegon Perkuat Kemitraan dengan Kodim 0623/Cilegon 

Kolaborasi dan Koordinasi Jadi Langkah Kalapas Cilegon Perkuat Kemitraan dengan Kodim 0623/Cilegon 

by Adam Fadillah
Kamis, 3 September 2026 20:52
0

CILEGON,RADARBANTEN.CO.ID – Dalam rangka memperkuat sinergi dan kolaborasi antarinstansi, Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA Cilegon, Wahyu Trah Utomo, melaksanakan...

Mangrove

TJSL PT Pelindo 2, Konservasi Mangrove Bangkitkan Ekonomi dan Ekologi di Pulo Cangkir

by Haidaroh
Kamis, 3 September 2026 18:12
0

RADARBANTEN.CO.ID — Ancaman abrasi yang sempat merusak kawasan pesisir Pulau Cangkir, Desa Kronjo, Kabupaten Tangerang, perlahan mulai teratasi. Lewat inisiatif...

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.