slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Profesor Jangkung Pembina Ahli Indonesia

Redaksi by Redaksi
28-03-2016 09:03:40
in Berita Utama, Featured, Umum
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

Oleh Dahlan Iskan

Pulang dari nonton F-1 di Melbourne, saya mampir ke Perth. Ada urusan bisnis dan kangen-kangenan. Kangen bertemu teman lama: orang-orang ahli tentang Indonesia di sana. Terutama Prof David T Hill. Saya ingin banyak mendengar: apa katanya tentang Indonesia saat ini.

Baca Juga :

Taubatan Pajak Nasuha secara Bersama

New Hope Dahlan Iskan: Penantian Besar di Akhir Bulan September

New Hope Dahlan Iskan : Kiai Ahong dari Makam Wali Ningxia

New Hope Dahlan Iskan: Kejutan Jokowi di Shanghai

Begitu urusan bisnis di Perth selesai, saya langsung ke Fremantle. Kota kecil di pinggir pantai yang terkenal itu. Terutama sejak film Windrider (1986) yang dibintangi Nicole Kidman sukses di masa lalu. Diskusi di Fremantle pun asyik. Lima orang makan malam bersama. Di restroan Italia. Semua minta hanya boleh menggunakan bahasa Indonesia.

Saya sudah lama kenal Prof Hill. Saat saya ke Perth 30 tahun lalu. Menjadi pembicara seminar media di salah satu universitas di sana. Lalu, beberapa kali lagi bertemu di Surabaya. Saat dia sering ke Indonesia. Melakukan penelitian bidang media. Saya sering jadi narasumber penelitiannya.

Terakhir ketemu Prof Hill lima tahun lalu. Di Darwin, Australia Utara. Saat saya mendampingi Presiden SBY bertemu Perdana Menteri Australia Julia Gillard (perempuan). Kini Prof Hill mengaku sudah pensiun. Tidak mengajar lagi. Hanya membimbing calon-calon doktor. Khususnya calon doktor yang disertasinya tentang media atau Indonesia.

Misalnya, dua perempuan yang ikut makan malam itu. Yang seorang perempuan campuran: ibu Dayak Sarawak, ayah Australia. Disertasinya mengenai polisi di Indonesia. Tentu sebuah disertasi yang bisa membuat malu untuk dibaca. Di samping membuat bangga.

Yang satu lagi juga perempuan unik: ayah-ibu Jerman, tinggal lama di Indonesia dan segera kawin dengan orang India dari Gujarat. Disertasinya hampir selesai. Mengenai Bulog gate yang membuat Presiden Gus Dur lengser. Khususnya dari sudut bagaimana media disalahgunakan menjadi senjata politik dalam kasus tersebut. Itu juga akan membuat malu. Khususnya bagi orang media.

Prof Hill sebenarnya tidak bisa pensiun. Dia terus gigih berjuang untuk membuat anak muda Australia tertarik kepada Indonesia. Sampai hari ini, sudah lebih dari 2.000 mahasiswa yang pernah belajar di Indonesia. Terutama yang ambil program pendek.

Suatu saat dia menulis surat kepada semua anggota parlemen Australia. Indonesia punya empat menteri lulusan Australia. “Tidak satu pun menteri atau anggota parlemen yang bisa berbahasa Indonesia,” tulisnya. “Bagaimana Australia bisa memahami Indonesia?”

Berkat suratnya itu, seorang tokoh Partai Buruh kini belajar bahasa Indonesia. Bahkan, sudah berani mencoba pidato dengan bahasa barunya tersebut. Prof Hill berharap Partai Buruh bisa menang di pemilu yang tiba-tiba nanti. Tokoh itu pasti jadi menteri penting.

Waktu saya di Melbourne, PM Australia dari Partai Liberal saat ini, Malcolm Turnbull, memang lagi bikin kejutan. Dia putuskan mempercepat pemilu serentak untuk DPR dan MPR: 2 Juli depan. Sebab, dia marah. Keinginannya untuk mengubah dua undang-undang (UU) dihambat parlemen. UU Perburuhan dan UU Infrastruktur. Yang dianggap kurang mendukung ekonomi negara. Keputusan itu menghebohkan. Sudah 30 tahun peluang kecil konstitusi itu tidak pernah lagi digunakan.

Prof Hill juga masih terus ke Indonesia. Perkembangan terbaru apa pun dia tahu. Termasuk perkembangan di bidang sastra. Kini dia lagi membaca novel yang juga kebetulan lagi saya baca: Lelaki Harimau. Edisi bahasa Inggris-nya berjudul Man Tiger. Karya sastrawan muda asal Pangandaran, pantai selatan Jabar: Eka Kurniawan.

Novel Lelaki Harimau dipandang sangat bermutu. Bahkan untuk kelas dunia. Masuk daftar 100 buku terbaik dunia The New York Times. Juga baru mendapat penghargaan internasional Global Thinkers of 2015. Hanya sedikit di bawah Nobel. Itulah novel pertama karya sastrawan Indonesia yang memperoleh penghargaan internasional setinggi itu.

Eka juga diakui sebagai sastrawan langka. Sejak Pramoedya Ananta Toer, belum pernah lahir sastrawan sekelas itu. Baru 70 tahun kemudian, lahir Eka Kurniawan ini. Novelnya yang lain, yang berjudul Cantik Itu Luka, menyusul dapat penghargaan internasional. World Readers Award 2016. Minggu lalu. Edisi bahasa Inggris-nya berjudul Beauty Is a Wound. Ada juga terjemahan bahasa Jepang-nya. Dan 23 bahasa lain.

Prof David Hill dengan kumis dan jenggot berewoknya tetap jangkung dan langsing. Seperti 30 tahun lalu. Hanya sedikit guratan tuanya. Dia memang kuat berjalan kaki. Tahun lalu dia berjalan kaki 700 km. Dari perbatasan Perancis ke Santiago de Compostela. Di ujung barat Spanyol. Menapaki perjalanan suci kaum Katolik.

Saya bisa memahami perjalanan 35 hari itu. Ada novel yang menceritakannya dengan magis. Karya novelis terkemuka Brasil yang tinggal di Paris: Paulo Coelho. Judulnya The Pilgrimage. Saya membaca hampir semua novel karya Coelho.

Bulan depan Prof Hill di usianya yang 60 tahun akan berjalan kaki lagi ke Santiago. Kali ini dari arah Lisbon, ibu kota Portugal. Sejauh 700 km. Dia mendesak saya untuk ikut perjalanan itu. Mungkin karena melihat saya masih juga menggunakan sepatu kets. (*)

Tags: New Hope Dahlan Iskan
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Wonderful Indonesia Menggaet Yachter dari Australia

Next Post

Van Gaal Belum Sepenuhnya Percaya Pemain Muda

Related Posts

New Hope Dahlan Iskan: Penantian Besar di Akhir Bulan September
Berita Utama

Taubatan Pajak Nasuha secara Bersama

by Redaksi
Senin, 26 September 2016 08:03

APAKAH setiap orang yang ikut tax amnesty berarti selama ini menggelapkan pajak? Banyak yang menyangka begitu. Tapi belum tentu. Saya...

Read moreDetails

New Hope Dahlan Iskan: Penantian Besar di Akhir Bulan September

New Hope Dahlan Iskan : Kiai Ahong dari Makam Wali Ningxia

New Hope Dahlan Iskan: Kejutan Jokowi di Shanghai

Menantu di Tengah Banyak Kontradiksi

Pengampunan Pajak dengan Sedekah Krishi Kalyan

Setelah Istri Membawa Rezeki Scaffolding

Pengakuan dari Tangis dalam Pelukan

New Hope Dahlan Iskan: Di Saat Ali Meninggal, Komedi Tidak Mati

Humor Tinggi dan Marahnya Seorang Presiden Santun

Next Post
Marcus Rashford

Van Gaal Belum Sepenuhnya Percaya Pemain Muda

Metty Haryati

Dunia Jurnalistik Banten Berduka, Wartawati Metty Haryati Tutup Usia

Selain Ditembak, Yudistira Mengaku Dipukuli Polisi

Selain Ditembak, Yudistira Mengaku Dipukuli Polisi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Haflatul Qur’an ke-6 Al-Izzah Serang, Cetak Generasi Qurani Berkarakter

Haflatul Qur’an ke-6 Al-Izzah Serang, Cetak Generasi Qurani Berkarakter

Sabtu, 13 Juni 2026 17:18
E PKK

Jadi Percontohan Penyangga IKN, Diskominfo Tangsel: E-PKK Bukan Sekadar Administrasi Digital

Sabtu, 13 Juni 2026 16:50
Intan Dorong Penguatan Kolaborasi untuk Majukan Sektor Perikanan dan Peternakan di Tangerang

Intan Dorong Penguatan Kolaborasi untuk Majukan Sektor Perikanan dan Peternakan di Tangerang

Sabtu, 13 Juni 2026 15:33
Simpan Sabu Dalam Kemasan Permen dan Sedotan, Polisi Tangkap Pengedar di Cilegon

Simpan Sabu Dalam Kemasan Permen dan Sedotan, Polisi Tangkap Pengedar di Cilegon

Sabtu, 13 Juni 2026 15:26
Bawaslu Laksanakan Pengawasan Coktas Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan

Bawaslu Laksanakan Pengawasan Coktas Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan

Sabtu, 13 Juni 2026 15:21
Pembangunan Serang Convention Center Butuh Rp230 Miliar, Diproyeksi Jadi Sumber PAD Baru

Pembangunan Serang Convention Center Butuh Rp230 Miliar, Diproyeksi Jadi Sumber PAD Baru

Sabtu, 13 Juni 2026 14:46
Haflatul Qur’an ke-6 Al-Izzah Serang, Cetak Generasi Qurani Berkarakter

Haflatul Qur’an ke-6 Al-Izzah Serang, Cetak Generasi Qurani Berkarakter

Sabtu, 13 Juni 2026 17:18
E PKK

Jadi Percontohan Penyangga IKN, Diskominfo Tangsel: E-PKK Bukan Sekadar Administrasi Digital

Sabtu, 13 Juni 2026 16:50
Intan Dorong Penguatan Kolaborasi untuk Majukan Sektor Perikanan dan Peternakan di Tangerang

Intan Dorong Penguatan Kolaborasi untuk Majukan Sektor Perikanan dan Peternakan di Tangerang

Sabtu, 13 Juni 2026 15:33
Simpan Sabu Dalam Kemasan Permen dan Sedotan, Polisi Tangkap Pengedar di Cilegon

Simpan Sabu Dalam Kemasan Permen dan Sedotan, Polisi Tangkap Pengedar di Cilegon

Sabtu, 13 Juni 2026 15:26
Bawaslu Laksanakan Pengawasan Coktas Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan

Bawaslu Laksanakan Pengawasan Coktas Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan

Sabtu, 13 Juni 2026 15:21
Pembangunan Serang Convention Center Butuh Rp230 Miliar, Diproyeksi Jadi Sumber PAD Baru

Pembangunan Serang Convention Center Butuh Rp230 Miliar, Diproyeksi Jadi Sumber PAD Baru

Sabtu, 13 Juni 2026 14:46

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Haflatul Qur’an ke-6 Al-Izzah Serang, Cetak Generasi Qurani Berkarakter

Haflatul Qur’an ke-6 Al-Izzah Serang, Cetak Generasi Qurani Berkarakter

by Yusuf Permana
Sabtu, 13 Juni 2026 17:18

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Yayasan Al-Izzah Serang menggelar Haflatul Qur'an ke-6 Tahun Pelajaran 2025/2026 dengan penuh khidmat dan rasa syukur, Sabtu...

E PKK

Jadi Percontohan Penyangga IKN, Diskominfo Tangsel: E-PKK Bukan Sekadar Administrasi Digital

by Agung S Pambudi
Sabtu, 13 Juni 2026 16:50

CIPUTAT,RADARBANTEN.CO.ID–Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menyampaikan transformasi digital di tingkat dasar bukan lagi sekadar pilihan, melainkan...

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak