CILEGON – Gara-gara jalan rusak dan berdebu, enam kepala desa di Kecamatan Bojonegara, Kabupaten Serang, kompak melakukan aksi blokir jalan dengan menggunakan mobil pribadinya masing-masing, Kamis (14/4/2016).
Aksi dari perangkat kepala desa yang berlangsung di Desa Lambang Sari, jalan masuk menuju PT. BAM, ini mendapat pengawalan ketat pihak kepolisian dari Polsek Bojonegara.
Kepala Desa Karang Kepuh Rajudin mengungkapkan, enam kepala desa yaitu Kepala Desa Lambang Sari, Karang Kepuh, Pengarengan, Pakuncen, Mekar Jaya, dan Ukir Sari.
“Kita menuntut jalan sepanjang 2 Km ini diperbaiki. Karena akses jalan ini menghubungkan enam lingkungan dari enam kelurahan. Sebelum masyarakat yang melakukan aksi, jadi kita saja terlebih dahulu yang bergerak,” ujarnya.
Dijelaskan Rajudin, jalan masuk kawasan PT. BAM ini sejak tahun 1996 mengalami kerusakan, namun belum juga mendapat perhatian dari pemerintah maupun pihak swasta, khususnya PT. BAM yang bergerak di bidang galian C, yang setiap hari kendaraannya melintas di jalan itu.
“Kita ingin mendapat perbaikan dari pemerintah atau swasta. Apalagi di jalan ini selalu lalang kendaraan PT. BAM yang membawa batu, tapi tidak juga memberikan perhatiannya kepada masyarakat sekitar sehingga banyak anak kecil yang menghisap debu. Jika hujan jalan becek sehingga warga banyak yang protes,” katanya. (Riko)









