SERANG – Setahun lebih Brigjen Pol Boy Rafli Amar menjalankan tugasnya sebagai Kaploda Banten. Kamis (21/4) lalu, di Jakarta ia resmi dilantik oleh Kapolri Jenderal Pol Badrodin Haiti menjadi Kepala Divisi Humas Mabes Polri, menggantikan posisi Irjen Pol Anton Charliyan. Sebagai pengganti Boy di Polda Banten yaitu Brigjen Pol Ahmad Dofiri.
Pada serah terima jabatan di Mapolda Banten, Senin (25/4), menyampaikam kesannya selama tugas di Banten. “Saya berterima kasih, Kurang lebih setahun empat bulan ini dapat bekerja sama dan berkomunikasi dengan perguruan tinggi, pondok pesantren, dan dengan tokoh-tokoh agama yang membuat tugas kepolisian menjadi tambah ringan. Sinergitas dengan masyarakat, pemeritah daerah, termasuk dengan TNI, kita saling mengisi ini merupakan satu hal yang saya rasa baik,” ungkapnya
Pekerjaan rumah untuk Kapolda Banten yang baru, Brigjen Pol Ahmad Dofiri, kata Boy, yaitu persiapan pilgub Banten yang digelar tahun depan. “Ke depan ini tentu kita akan mempersiapkan pilkada. Jadi kita akan rencanakan pengamanan dan segala persiapannya, pelatihan-pelatihan sumber daya manusianya, terkait petugas yang akan mengamankan dengan eskalasi ancaman yang akan terjadi. Itulah yang harus kita persiapkan sehingga 2017, pilgub dapat berjalan dengan baik, aman, tertib, dan demokratis,” jelasnya
Saat disinggung mengenai anggota polisi yang dilaporkan masyarakat, ia menanggapi bahwa kepolisian menerapkan prinsip punishment and reward kepada anggotanya. Ada anggota yang keliru menjalankan tugas, tidak dapat bersembunyi di institusi. Semuanya akan menghadapi risiko. Siapa yang berbuat, dialah yang bertanggung jawab. Institusi kepolisian akan membukanya secara transparan, tidak akan menutup-nutupi. “Jadi semangat kita, inginkan polisi yang bersih. Terhindar dari berbagai masalah. Jika terjadi sesuatu kepada oknum anggota, maka oknum anggotalah yang menghadapi risiko,” tegas Boy. (Wirda)










