SERPONG – Indonesia E-Commerce Summit and Expo (IESE) 2016 resmi dibuka Presiden Joko Widodo (Jokowi), Rabu (27/4/2016). Pameran industri kreatif digital tersebut akan berlangsung hingga 29 April mendatang di ICE BSD City dengan menghadirkan 200 stand E-Commerce dan 100 stand Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).
Peresmian ditandai dengan acara simbolik ditempelkannya telapak tangan Presiden Jokowi pada sebuah layar sentuh, yang disaksikan oleh beberapa pejabat dan pelaku bisnis E-Commerce (perdagangan elektronik,red) tanah air. Mereka di antaranya Menkominfo Rudiantara, Gubernur Banten Rano Karno, Ketua Umum idEA Daniel Tumiwa, Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Triawan Munaf, dan Menteri Perdagangan Thomas Trikasih Lembong.
Dalam sambutannya, Presiden Jokowi beberapa kali mengingatkan akan ketertinggalan Indonesia, khususnya dalam bisnis E-commerce saat ini. Untuk itu, dia mengimbau agar sistem ekonomi digital nasional segera dibangun untuk membantu perekonomian di daerah. Tidak terkecuali bagi para pengusaha kecil seperti IKM dan juga UMKM yang perlu dirangkul dalam perkembangan industri kreatif digital saat ini.
“Pokoknya kita harus kejar ini, dan mempercepat pembangunannya, supaya kita tidak lagi jauh tertinggal dan menyamai negara lain. Dan paling terpenting E-commerce itu bisa membantu petani, nelayan, dan UMKM di daerah,” kata Jokowi kepada wartawan di acara IESE 2016.
Jokowi mengungkapkan, beberapa bisnis online besar dari luar negeri terus merambah pasar Indonesia. Salah satunya Alibaba. Dengan kehadiran mereka, mau tidak mau, siap tidak siap pemerintah harus membuka peluang kerja sama asing dalam meningkatkan bisnis E-commerce ke depan, termasuk kesiapan anggaran.
“Kalau E-Commerce dari luar mulai masuk, artinya potensi digital ekonomi kita sangat besar bagi mereka, dan seharusnya menjadi momentum bagi kita untuk memanfaatkan bisnis ini sebagai sarana pemasaran, promosi dan penjualan,” ungkapnya.
Sementara itu, Menteri Perdagangan Thomas Trikasih Lembong mengatakan, tahun ini, nilai bisnis E-commerce di Indonesia diperkirakan bisa mencapai Rp120 triliun hingga Rp140 triliun. Bahkan dalam tiga tahun ke depan diperkirakan angka itu meningkat menjadi USD130 miliar atau setara Rp1.700 triliun.
“Angka yang cukup fantastis bukan? Makanya peluang ini terus pemerintah dorong untuk dimanfaatkan sebagai kemajuan bersama dalam membantu pengusaha kecil yang tersebar di seluruh daerah. Mereka bisa pakai E-Commerce untuk memajukan industrinya,” tuturnya.
IESE merupakan forum pertemuan bergengsi para pemangku kepentingan industri yang menghadirkan pembicara nasional dan internasional dari beragam jenis E-commerce seperti online retail, marketplace, classified, daily deals, dan payment service. (Ade Maulana/Radar Banten)








