Musisi senior Deddy Dores menghembuskan nafas terakhir pada Selasa (17/5) malam. Duka pun menyelimuti keluarga termasuk nernagai kalangan pelaku industri musik Tanah Air.
Menurut mantan istri Deddy Dores, Dagmar Clara Sunardi, pria yang handal menciptakan lagu-lagu slow rock itu meninggal karena serangan jantung. Sakit itu telah dideritanya belum lama ini.
“Meninggal karena serangan jantung. Selebihnya udah lima tahun terakhir dia selalu mengeluh kembung,” ucap Dagmar Clara Sunardi di rumah duka, kawasan Bintaro, Tangerang Selatan, Rabu (18/5).
Sebelum tutup usia, Deddy Dores sempat menjalani perawatan di sebuah rumah sakit di kawasan Bintaro. Rencananya jenazah musisi yang berusia 65 tahun itu dimakamkan di Sumedang, Jawa Barat.
Deddy Dores menghembuskan nafas terakhir pukul 23.45 WIB, Selasa (17/5) malam di Rumah Sakit Internasional Bintaro. Ucapan duka dari kalangan musisi dan penggemar masih terus mengalir hingga saat ini. Untuk mengenang almarhum, penyanyi Glenn Fredly menyatakan akan ada tribute.
Dia mengaku sudah diajak untuk ikut serta mengisi acara tribute tersebut. “Saya juga baru dihubungin sama teman-teman, mereka pada mau bikin tribute buat beliau (almarhun Deddy Dores, red),” kata Glenn di Rolling Stone Cafe, Ampera Raya, Jakarta, Rabu (18/5).
Kendati demikian, Glenn mengaku, belum mengetahui mengenai waktu pelaksanaan tribute untuk Deddy. “Kami sedang dalam proses,” ucap pelantun Januari ini.
Selama berkarier di dunia musik, Glenn belum sempat bekerja sama dengan Deddy. Meski begitu, Glenn sangat menghormati Deddy.
“Buat saya dia hebat. Dia musisi yang enggak disekat dengan genre,” ucap Glenn.
Glenn mengaku, sangat menyukai lagu-lagu Deddy yang diciptakan untuk Nike Ardila. Menurut dia, Deddy memberikan warna tersendiri untuk musik Indonesia. (JPG)









