SERANG – Banyaknya uang lusuh yang beredar di Provinsi Banten, terutama yang terdapat di Banten bagian selatan, menjadi tugas Bank Indonesia (BI) untuk memperbanyak layanan kas titipan kepada bank regional.
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten, Budiharto Setyawan mengatakan, BI belum seluruhnya titipkan layanan kas titipan kepada bank regional yang terdapat di Banten selatan. “Kita baru-baru ini saja titipkan kas titipan kita ke bank regional di Banten selatan, karena kan kas titipan kita juga terbatas. Tapi untuk nantinya setelah kita titipkan kas titipan kepada bank regional, uang layak edar atau uang segar juga meningkat sampai di pelosok-pelosok,” katanya seusai acara halal bihalal di Rumah Makan Ampera Serang, Jumat (22/7).
Saat ini BI yang bekerjasama dengan bank regional lainnya telah menghadirkan kas keliling, namun jangkauan untuk kas keliling sendiri masih sangat terbatas. Seperti diketahui, BI saat ini baru menjangkau daerah yang di antaranya Rangkasbitung dan Cilegon. “Ya BI belum mampu untuk jangkau daerah-daerah pelosok seperti Bayah,” ujarnya.
“Maka dari itu, layak lah uang yang terdapat di daerah pelosok kondisinya masih lusuh, karena mereka mau menukarkan uang juga terkendala dengan transportasi dan bank yang masih jauh dari jangkauan,” ungkapnya. (Wirda)






