slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama Umum

Love Story: Memangnya Enak Jadi Istri Siri?

Redaksi by Redaksi
13-08-2016 10:33:51
in Umum
Love Story

Ilustrasi Love Story (Dok: RB)

Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

Setia sepertinya menjadi kata yang akrab dalam kamus hidup Minah (45) bukan nama sebenarnya. Kesetiaan seperti apa yang dihadirkan Minah? Begini ceritanya.

Minah pernah bekerja sebagai asisten rumah tangga di salah satu rumah mandor bangunan yang kaya raya. Pekerjaan ini dijalani Minah karena terpaksa. Ia harus menghidupi dirinya dan anak semata wayangnya, Udin (17), bukan nama sebenarnya. Sang suami pergi entah kemana bersama istri mudanya. Oh kejamnya dunia.

Baca Juga :

Love Story: Akibat Pergaulan Bebas Nih!

Love Story: Batal Menikah Tanpa Sebab

Love Story: Berawal Guna-guna, Akhirnya Menikah Juga

Love Story: Selingkuh Kok Sama Tetangga Dekat

“Saya masih ingat betul kejadian yang menyakitkan dalam rumah tangga. Saya harus merelakan suami saya dan harus mulai mencari nafkah sendiri untuk bertahan hidup. Jadi pembantu aja saya masih bersyukur karena masih bisa menghasilkan uang sendiri,” Minah mulai membuka kisah hidupnya.

Tiga bulan menjadi pembantu, secara tidak sadar Minah diperhatikan sang mandor. Sebut saja dia Dadang (79), bukan nama sebenarnya. Lelaki yang sudah beristri itu ternyata menyukai Minah. Lambat-laun Dadang mendekati Minah saat jam-jam kerja menjadi pembantu.

“Awalnya sih saya tidak sadar dan juga tahu diri kalau dia itu adalah tuan saya. Jadi mana mungkin saya meladeninya,” akunya.

Namun, meski berkali-kali ditolak Minah, sang majikan rupanya tidak menyerah justru semakin penasaran. Dilihat secara fisik, Minah yang memiliki tinggi sekira 144 cm ini, selalu menjadi perhatian para lelaki karena ia pintar berdandan.

“Ya Mas, namanya juga perempuan wajar dong kalau dandan. Saya pun nggak menutup diri kalau ada lelaki yang serius dengan saya. Karena sebenarnya kerja begini (pembantu-red) itu capek. Kalau ada lelaki yang mau dengan saya dan mau menafkahi ya kenapa tidak?” terang Minah sambil senyum mengingat masa lalunya.

Perlahan, akhirnya Minah pun luluh dengan usaha sang majikan yang menurutnya serius dan mau menikahinya. Perbedaan umur hampir dua kali lipat pun bukan menjadi masalah. Baginya, yang terpenting Dadang mau bertanggung jawab dan menafkahi.

“Dengan keadaan saya yang seperti ini, beda umur tidak masalah. Yang penting kita bisa hidup berkeluarga dan dinafkahi oleh suami,” tegas Minah.

Meski menerima Dadang, Minah pun sadar bahwa keputusannya ini akan menimbulkan masalah. Mengingat Dadang sudah memiliki istri dan anak. Namun keduanya mengabaikan masalah yang akan timbul dan tetap melanjutkan hingga menikah siri.

Bulan-bulan setelah menikah siri, hubungan Dadang dan Minah masih belum diketahui keluarga Dadang. Seperti pepatah mengatakan, sepintar-pintarnya menyimpan bangkai toh akan ketahuan juga karena baunya.

Baru genap lima bulan menikah siri, akhirnya istri pertama Dadang pun mengetahui tentang perselingkuhan suami dengan pembantunya. Dadang pun bercerai dengan istri pertama dan diusir bersama Minah sang istri sirinya.

“Sebagai wanita saya merasa tidak berharga karena telah dibutakan oleh cinta dan berada di jalan yang salah. Tapi nasi sudah menjadi bubur dan saya harus menerima,” Minah pasrah.

Setelah diusir, Minah dan Dadang memutuskan hidup di rumah sewaan. Beruntungnya Dadang diusir dengan membawa bekal harta. Kemudian digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.

“Ya namanya juga hidup ada aja kebutuhan sehari-hari yang harus dibeli. Sedikit-sedikit ya akhirnya habis juga. Ditambah lagi suami saya nggak kerja dan cuma mengandalkan harta yang ada. Lama-kelamaan ya habis juga dan susah,” keluhnya.

Agar hartanya tidak habis dimakan, Dadang pun kemudian membeli kerbau sebagai tabungan. Dadang kemudian menghabiskan waktunya untuk mengurusi kerbau miliknya.

Setelah diusir, kesetiaan Minah kepada Dadang kembali diuji dengan kondisi Dadang yang semakin menua dan sakit akibat jatuh dari kerbau miliknya saat ia menungganginya. Akibatnya, Dadang pun tidak bisa berjalan dan hanya berbaring di kasur.

Dengan kondisi Dadang yang tak kunjung sembuh, Minah pun mulai bingung dan kehabisan uang belanja. “Jangankan buat bayar sewa kontrakan, buat makan aja kadang hasil belas kasihan tetangga,” katanya.

Setelah tiga bulan tidak sanggup bayar sewa, Minah dan Dadang yang sakit terpaksa diusir dan pergi dari kontrakan. Semenjak itu, Minah kemudian hidup di kolong jembatan bersama sang suami yang terbujur sakit.

“Mau tidak mau saya harus menerima keadaan yang begini. Saya tidak tega kalau harus meninggalkan suami saya yang tidak berdaya. Mungkin ini cara saya berbakti kepada suami,” terangnya.

Beruntungnya, setelah terlantar lima bulan di bawah kolong jembatan, Minah dan Dadang dibawa ke Balai Perlindungan Sosial untuk mendapatkan tempat tinggal yang layak. “Ya beruntung mas, meski suami saya tidak kerja tapi kita masih bisa makan dan numpang hidup di sini,” tuturnya.

Dalam kesehariannya, kini Minah merawat sang Suami yang hanya bisa berbaring karena penyakit komplikasinya. Kesetiannya kembali diuji ketika berada di lingkungan wisma dengan orang-orang yang tidak suka padanya.

“Kalau bukan karena suami, mungkin saya udah kabur karena nggak betah dengan orang-orang disini. Tapi siapa lagi mau mengurus suami saya kalau bukan saya sendiri? Karena anak-anak kita pun jauh dan sudah tidak mau tahu lagi dengan kondisi bapaknya,” pungkas Minah. (Wivy-Zetizen/Radar Banten)

Tags: Love Story Agustus 2016
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Android 7.0 Nougat Bakal Disematkan di Samsung Galaxy Note 7

Next Post

PKS Resmi Usung WH-Andika di Pilgub Banten

Related Posts

Love Story
Umum

Love Story: Akibat Pergaulan Bebas Nih!

by Redaksi
Rabu, 31 Agustus 2016 10:36

Komeng (25), bukan nama sebenarnya, sejak kecil sudah merasakan tekanan dari orangtua. Orangtuanya selalu bertengkar di depan Komeng dan mengakibatkan...

Read moreDetails

Love Story: Batal Menikah Tanpa Sebab

Love Story: Berawal Guna-guna, Akhirnya Menikah Juga

Love Story: Selingkuh Kok Sama Tetangga Dekat

Love Story: Karma Suami Tukang Selingkuh

Love Story: Begini Nih Kalau Suami Doyan Judi!

Love Story: Rupa Tak Jadi Perkara?

Love Story: Jago Akting di Depan Suami

Love Story: Suami Selingkuh di Sosial Media, Duuh!

Love Story: Cinta Tipu–tipu Muslihat Palsu

Next Post
Hadapi Pilgub Banten, PKS Gagas Koalisi Poros Kemajuan

PKS Resmi Usung WH-Andika di Pilgub Banten

Deklarasikan Dukungan WH-Andika, Presiden PKS Bakal ‘Turun Gunung’

Deklarasikan Dukungan WH-Andika, Presiden PKS Bakal 'Turun Gunung'

PDIP Siapkan Kejutan di Pilgub Banten 2017

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Diskoumperindag Kabupaten Serang Pastikan Stok Elpiji Tiga Kilogram Aman

Diskoumperindag Kabupaten Serang Pastikan Stok Elpiji Tiga Kilogram Aman

Jumat, 24 April 2026 19:59
Rehabilitasi Hutan, PLTU Banten 2 Labuan Tanam 1.015 Pohon di Tahura Banten

Rehabilitasi Hutan, PLTU Banten 2 Labuan Tanam 1.015 Pohon di Tahura Banten

Jumat, 24 April 2026 19:53
Tingkatkan Ketahanan Ekonomi, Rutan Pandeglang Bentuk Desa Binaan

Tingkatkan Ketahanan Ekonomi, Rutan Pandeglang Bentuk Desa Binaan

Jumat, 24 April 2026 19:52
DPMD Kabupaten Serang Targetkan Delapan Desa Naik Status Jadi Desa Mandiri

DPMD Kabupaten Serang Targetkan Delapan Desa Naik Status Jadi Desa Mandiri

Jumat, 24 April 2026 19:50
Universitas Pamulang Dorong Penguatan BUMDes Cikamunding, Lewat Optimalisasi Komunikasi Organisasi

Universitas Pamulang Dorong Penguatan BUMDes Cikamunding, Lewat Optimalisasi Komunikasi Organisasi

Jumat, 24 April 2026 18:56
Undian Simpeda 2026, Momentum Asbanda Dorong Ekonomi Daerah melalui Inovasi Pembiayaan

Undian Simpeda 2026, Momentum Asbanda Dorong Ekonomi Daerah melalui Inovasi Pembiayaan

Jumat, 24 April 2026 18:49
Diskoumperindag Kabupaten Serang Pastikan Stok Elpiji Tiga Kilogram Aman

Diskoumperindag Kabupaten Serang Pastikan Stok Elpiji Tiga Kilogram Aman

Jumat, 24 April 2026 19:59
Rehabilitasi Hutan, PLTU Banten 2 Labuan Tanam 1.015 Pohon di Tahura Banten

Rehabilitasi Hutan, PLTU Banten 2 Labuan Tanam 1.015 Pohon di Tahura Banten

Jumat, 24 April 2026 19:53
Tingkatkan Ketahanan Ekonomi, Rutan Pandeglang Bentuk Desa Binaan

Tingkatkan Ketahanan Ekonomi, Rutan Pandeglang Bentuk Desa Binaan

Jumat, 24 April 2026 19:52
DPMD Kabupaten Serang Targetkan Delapan Desa Naik Status Jadi Desa Mandiri

DPMD Kabupaten Serang Targetkan Delapan Desa Naik Status Jadi Desa Mandiri

Jumat, 24 April 2026 19:50
Universitas Pamulang Dorong Penguatan BUMDes Cikamunding, Lewat Optimalisasi Komunikasi Organisasi

Universitas Pamulang Dorong Penguatan BUMDes Cikamunding, Lewat Optimalisasi Komunikasi Organisasi

Jumat, 24 April 2026 18:56
Undian Simpeda 2026, Momentum Asbanda Dorong Ekonomi Daerah melalui Inovasi Pembiayaan

Undian Simpeda 2026, Momentum Asbanda Dorong Ekonomi Daerah melalui Inovasi Pembiayaan

Jumat, 24 April 2026 18:49

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Diskoumperindag Kabupaten Serang Pastikan Stok Elpiji Tiga Kilogram Aman

Diskoumperindag Kabupaten Serang Pastikan Stok Elpiji Tiga Kilogram Aman

by Ahmad Rizal Ramdhani
Jumat, 24 April 2026 19:59

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID - Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan (Diskoumperindag) Kabupaten Serang memastikan stok gas elpiji tiga kilogram masih aman....

Rehabilitasi Hutan, PLTU Banten 2 Labuan Tanam 1.015 Pohon di Tahura Banten

Rehabilitasi Hutan, PLTU Banten 2 Labuan Tanam 1.015 Pohon di Tahura Banten

by Purnama Irawan
Jumat, 24 April 2026 19:53

PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID - PLN Indonesia Power UBP Banten 2 Labuan melaksanakan penanaman 1.015 pohon di Kawasan Tahura Banten, Kecamatan Carita,...

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak