• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Berita Utama Umum

Love Story: Rupa Tak Jadi Perkara?

Redaksi by Redaksi
Rabu, 24 Agustus 2016 10:31
in Umum
Love Story

Ilustrasi Love Story (Dok: RB)

KEHIDUPAN memang seperti roda berputar, kadang berada di bawah dan kadang berada di atas. Ini sangat cocok untuk kehidupan Yanto (30) yang menikahi Yanti (27) di awal tahun 2015, kedua nama disamarkan. Pernikahan mereka tetap terlaksana walau di tengah-tengah para pencemooh.

Keberadaan keluarga Yanto bisa dibilang mampu dari segi ekonomi dan masa depan. Yanto memiliki usaha yang memang dijalankan dari nol dan saat ini telah sukses di bidang pertanian. Yanto dan Yanti menikah di Kota Serang dan digelar cukup meriah. Dengan restu kedua belah pihak, Yanto menikahi Yanti, dan ia berharap bisa bahagia bersama istrinya.

RelatedPosts

Puluhan Emak-emak Asal Lebak dan Pandeglang Jadi Korban Penipuan Investasi Arisan, Kerugian Capai Rp 2,8 Miliar

Puluhan Emak-emak Asal Lebak dan Pandeglang Jadi Korban Penipuan Investasi Arisan, Kerugian Capai Rp 2,8 Miliar

Selasa, 15 September 2026 08:15
Mayat Laki-laki Ditemukan di Pulau Enggano, Polda Banten Tunggu Hasil Identifikasi DNA

Mayat Laki-laki Ditemukan di Pulau Enggano, Polda Banten Tunggu Hasil Identifikasi DNA

Selasa, 15 September 2026 08:08
Nelayan Sempat Lihat Speedboat Pengangkut Rombongan Wartawan Sebelum Hilang

Nelayan Sempat Lihat Speedboat Pengangkut Rombongan Wartawan Sebelum Hilang

Senin, 14 September 2026 06:55
Barang Temuan Dipastikan Bukan dari Kapal yang Ditumpangi Rombongan Jurnalis 

Barang Temuan Dipastikan Bukan dari Kapal yang Ditumpangi Rombongan Jurnalis 

Minggu, 13 September 2026 10:21

“Memang pendekatan kami tidak lama, hanya beberapa bulan. Saya suka sama Yanti karena dia cantik, putih, dan baik. Saya sering berkunjung ke rumahnya dan orangtuanya pun menerima baik. Saya membujuk orangtuanya untuk merestui pernikahan kami,” kata Yanto.

Yanto memang orang yang berpenghasilan, tapi banyak yang mengatakan, rupa Yanto tidak meyakinkan. Itulah sebabnya banyak kerabat bahkan saudaranya yang mengejek Yanto tidak akan mendapatkan pasangan karena rupanya yang jelek.

“Banyak yang bilang Yanti kena pelet, atau Yanti matre makanya mau menikah dengan saya. Ada saja yah orang yang iri. Saya ini tulus, dan berniat baik menikahi Yanti, bukannya mau pamer kalau orang jelek juga bisa punya istri. Hanya orang sirik yang berpikir seperti itu,” curhatnya.

Tidak hanya di kehidupan Yanto, Yanti juga mendapat ejekan dari kerabatnya setelah berumah tangga. Hal ini juga diketahui Yanto saat seluruh percakapan media sosial Yanti dibaca oleh Yanto.

“Saya terharu melihat Yanti, dia baik, cantik, dan sederhana. Dia tetap memilih saya walau awalnya banyak lelaki yang mengejarnya. Ketulusan Yanti juga tidak perlu saya ragukan. Yanti membela saya di komentar teman-temannya saya rasa itu cukup membuktikan kalau Yanti memiliki perasaan tulus kepada saya,” tutur Yanto.

Yanto menanamkan kesabaran kepada Yanti. Walau banyak rintangan yang mereka hadapi, komitmen dalam hubungan mereka tetap terjaga.

“Saya pernah mendengar perkataan teman Yanti yang menyuruh Yanti mengganti pasangannya, dengan perkataan mengolok-olok. Dia pikir siapa dia? Seenaknya mengganggu rumah tangga orang. Untungnya Yanti tetap bisa sabar menghadapi ocehan kerabatnya,” katanya.

Waktu terus berjalan, tak terasa pasangan suami istri ini menginjak hari ulangtahun pernikahan pertama mereka. Rasa haru bahagia dirasakan Yanto sebagai suami. Ia bangga memiliki istri yang cantik dan mau menerima Yanto apa adanya.

Sampai suatu ketika sikap Yanti berubah. Ia diam seribu bahasa dan cuek terhadap Yanto. Awalnya Yanto berpikir kalau istrinya hanya kelelahan dan tidak ingin diganggu. Saat tidur, Yanto melihat wajah istrinya seperti terbebani. Apa ini salah Yanto? Atau istrinya mulai kecewa dengan ocehan orang terhadap rumahtangga mereka?

“Saya pura-pura tidak tahu kalau Yanti sedang diam sama saya. Saya tetap merayu Yanti agar dia tertawa. Tapi anehnya ini tidak berhasil seperti biasanya. Sikap Yanti yang seperti ini buat saya pusing. Dia cuek sama saya sekitar tiga minggu lebih,” curhat Yanto.

Bagaimana bisa hubungan rumah tangga bisa bertahan tanpa adanya komunikasi? Yanto hampir marah dan kesal kalau harus terus-terusan dicuekin.

Yanto tetap sabar menghadapi sikap aneh istrinya. Sampai suatu malam Yanti izin pergi ke rumah temannya yang sakit, tapi sampai larut malam hingga pagi Yanti tak kunjung pulang.

“Saya emosi sama Yanti. Saya susul dia ke rumah temannya di pagi buta ternyata tidak ada. Dan temannya juga tidak ada di rumah kata orangtuanya. Katanya sakit, kok keluar rumah? Saya lemas dan bingung hadapi sikap Yanti,” tuturnya.

Perilaku Yanti terus seperti ini hampir dua bulan lebih. Dia sering keluar rumah di sore hari dan pulang keesokan harinya. Yanto selalu marah saat Yanti melakukan hal itu, tapi tidak pernah dihiraukan Yanti.

Sampai akhirnya Yanto memutuskan untuk pergi dari rumah dan balik ke rumah orangtuanya. Masalah ini diketahui kedua keluarga mereka. Sikap Yanto yang dingin sama sekali tidak mengubah perilaku Yanti. Padahal ia berharap kepergiannya membuat Yanti merasa kehilangan.

“Ada teman yang ngomong, istri saya kabur karena punya suami yang jelek. Dan mengejek, makanya operasi plastik dong biar istrinya nggak kabur, ucapnya di sela tawanya. Mungkin bagi dia ini sebuah lelucon, tapi ini sangat menghancurkan perasaan saya,” cerita Yanto.

Walaupun rumah tangga Yanto berada di ambang kehancuran, ia tetap gigih berkomitmen untuk menjadi suami yang baik bagi Yanti. Hingga saat ini, mereka pisah ranjang tapi belum pernah ada kata cerai dari pihak manapun. (Bita-Zetizen/Radar Banten)

Tags: Love Story Agustus 2016
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Manado Catat Dua Langkah Kemajuan Pariwisata Lagi

Next Post

Kak Seto: Kekerasan Psikis Sudah Menjalar ke Kurikulum Pendidikan

Next Post
Kak Seto: Kekerasan Psikis Sudah Menjalar ke Kurikulum Pendidikan

Kak Seto: Kekerasan Psikis Sudah Menjalar ke Kurikulum Pendidikan

Pelaku Curanmor

Hendak COD Motor Curian, Pelaku Curanmor Ditangkap Polsek Carenang di Tangerang

Senin, 14 September 2026 15:35
Penipuan proyek

Dijanjikan Proyek di Dinas Pendidikan Kota Serang, Kontraktor Kena Tipu Rp 70,5 Juta

Senin, 14 September 2026 17:44

Pedagang Bawang Kena Tipu dengan Modus COD di Pasar Ciruas, Kerugian Capai Rp 32 Juta

Minggu, 13 September 2026 12:28
Puluhan Emak-emak Asal Lebak dan Pandeglang Jadi Korban Penipuan Investasi Arisan, Kerugian Capai Rp 2,8 Miliar

Puluhan Emak-emak Asal Lebak dan Pandeglang Jadi Korban Penipuan Investasi Arisan, Kerugian Capai Rp 2,8 Miliar

Selasa, 15 September 2026 08:15
Visual Film Indonesia Disebut ‘Selevel Dunia’, Film Na Willa Bikin Warganet Penasaran

Visual Film Indonesia Disebut ‘Selevel Dunia’, Film Na Willa Bikin Warganet Penasaran

Selasa, 17 Maret 2026 14:02
Rangkaian Kegiatan Sosial Chandra Asri Group Selama Ramadhan, Salurkan Bantuan Sosial dan Fasilitasi Mudik Gratis

Rangkaian Kegiatan Sosial Chandra Asri Group Selama Ramadhan, Salurkan Bantuan Sosial dan Fasilitasi Mudik Gratis

Selasa, 17 Maret 2026 13:49
Bupati Pandeglang Larang Kepala OPD Mudik Menggunakan Mobil Dinas

Bupati Pandeglang Larang Kepala OPD Mudik Menggunakan Mobil Dinas

Selasa, 17 Maret 2026 13:25
Update Arus Mudik Pelabuhan Ciwandan 17 Maret 2026: Penumpang Tembus 10.987 Orang

Update Arus Mudik Pelabuhan Ciwandan 17 Maret 2026: Penumpang Tembus 10.987 Orang

Selasa, 17 Maret 2026 13:21
Wakil Ketua DPRD Pandeglang Siap Gaji dan Tunjangan Dipangkas Demi Selamatkan Negara

Wakil Ketua DPRD Pandeglang Siap Gaji dan Tunjangan Dipangkas Demi Selamatkan Negara

Selasa, 17 Maret 2026 13:06
Sekolah Gratis Sasar Madrasah, Budi Prajogo Apresiasi Gubernur Banten

Sekolah Gratis Sasar Madrasah, Budi Prajogo Apresiasi Gubernur Banten

Selasa, 17 Maret 2026 14:08

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Kejati Banten Setujui Usulan Restorative Justice Tiga Perkara dari Kejari Cilegon dan Tangerang Selatan

Kejati Banten Setujui Usulan Restorative Justice Tiga Perkara dari Kejari Cilegon dan Tangerang Selatan

by Fahmi
Selasa, 15 September 2026 10:56
0

Ekspose perkara di Kejati Banten. (Foto : Kejati Banten)

Paving Block Tak Sesuai Standar, Anggota DPRD Pandeglang Kecewa Berat

Paving Block Tak Sesuai Standar, Anggota DPRD Pandeglang Kecewa Berat

by Purnama Irawan
Selasa, 15 September 2026 10:47
0

Paving block digunakan untuk membangun jalan lingkungan di Kabupaten Pandeglang berkualitas buruk karena rapuh. (Foto : Purnama Irawan)

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.