slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Adu Nyawa di Jalan Raya (1): Kalau Menang Balapan, Joki Kebagian Setengah

Redaksi by Redaksi
31-08-2016 12:03:03
in Berita Utama, Featured, Umum
Adu Nyawa di Jalan Raya (1): Kalau Menang Balapan, Joki Kebagian Setengah

Dua remaja memulai balap liar di Jalan Serang-Pandeglang, Cadasari, Karangtanjung, Kabupaten Pandeglang, Minggu (28/8) dini hari.

Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

Trek-trekan. Istilah yang tak asing di kalangan anak-anak muda. Terutama bagi para penggemar balap liar. Kegiatan itu biasa digelar malam-malam. Selain menjadi ajang adu gengsi kelompok, balap liar juga identik dengan perjudian. Setiap balapan, selalu ada uang taruhan, juga wanita cabe-cabean.

PANDEGLANG – Ini hari Minggu (14/8). Sejumlah anak-anak tanggung tampak masih asyik bergerombol di Jalan Raya Serang-Pandeglang, Kelurahan Kadumerak, Kecamatan Karangtanjung. Padahal, malam sudah hampir pagi. Waktu menunjukkan pukul 03.30 WIB. Namun, suasana di sekitaran ‘pabrik’ masih hot. Raungan knalpot motor bobokan, terdengar memekakkan telinga.

Ditingkahi sorak-sorai penonton, dua pebalap siap-siap mengambil posisi start. Dua sampai tiga remaja lain, memblokir sejumlah mobil yang akan melintas menuju ke arah Serang.  Setelah kondisi lalu lintas dirasa aman, balapan dimulai.

Baca Juga :

No Content Available

Dua remaja tanggung dengan kuda besi standar mengawali duel pertama. Keduanya menggeber knalpot dengan tarikan gas sebagai aba-aba untuk memulai adu nyali, tepat di atas zebra cross yang dijadikan garis start. Beberapa remaja lain dengan motornya bertindak mengawasi. Sisanya, hanya menjadi penonton menikmati kecepatan motor yang dipacu dua joki tersebut.

Kegiatan trek-trekan membuat kesal warga. Selain kerap memblokir jalan, suara bising knalpot mengganggu waktu istirahat warga. Apalagi bagi pasangan yang baru punya bayi. Benar-benar mengganggu.

Trek-trekan juga menularkan virus negatif bagi kaum remaja di daerah yang dikenal dengan julukan kota santri tersebut. Virus itu bernama judi dan pergaulan yang menjurus kepada kehidupan seks bebas. Layaknya olahraga balap motor profesional yang dihiasi umbrella girl, kalau balapan liar ada cabe-cabean.

Hasil penelusuran Radar Banten di Pandeglang, para joki rata-rata adalah remaja tanggung. Balapan terbagi dalam berbagai kelas. Mulai dari motor jenis standar sampai motor kelas kakap. Biasanya, yang paling ditunggu-tunggu adalah duel di kelas drag.

Tampilan motor drag jalanan ini seram. Motor dipereteli habis. Hanya menyisakan rangka motor dengan posisi stang menelungkup tanpa dilengkapi starter.  Untuk menyalakan mesin motor harus didorong. Motor juga ‘disulap’, dari 110 cc di-bore up menjadi 300 cc.  Kecepatannya bisa sampai 160 kilometer per jam.

Lalu, berapa uang taruhannya? Untuk kelas motor standar, sekali balapan dimulai dari Rp50 ribu sampai Rp300 ribu. Jika motor drag yang turun, taruhannya lumayan, Rp500 ribu sampai Rp2 juta. Ironis, nyawa manusia cuma dihargai paling top Rp2 juta.

Menelusuri lebih jauh, Radar Banten mencari tahu keberadaan para joki balap liar di kawasan Pandeglang. Pencarian diawali dengan mencari anak-anak motor yang menongkrong di jalanan. Pencarian pada Sabtu malam (27/8) itu, baru dimulai sekira pukul 22.00 WIB, karena sejak sore, kawasan Pandeglang terus diguyur hujan deras.

Setelah hujan reda, pencarian membuahkan hasil. Joki balap liar itu mengaku bernama Herman. Di jalan, Herman dikenal dengan panggilan Chamonk yang malam itu menunggang bebek matik.  Saat ditemui, Chamonk sedang menongkrong bersama rekan-rekannya di tepi jalan. Lokasinya tak jauh dari kantor Badan Pendidikan dan Pelatihan (Badiklat) Banten di kawasan yang dikenal dengan sebutan ‘pabrik’ di Kecamatan Karangtanjung.

Awalnya, Chamonk tak mau bercerita banyak. Setelah mendapat penjelasan, Chamonk yang kepalanya masih tertutup helm, akhirnya mau ngoceh. Dikatakan Chamonk, di Pandeglang ada empat lokasi yang jadi arena balap liar. Pertama di daerah Cipacung-Maja, seputar kantor Badiklat Banten, Kecamatan Karangtanjung, kawasan ‘pabrik’ di Jalan Serang-Pandeglang, dan Kampung Sawah, Cadasari-Baros arah Palima.

Para joki biasanya beraksi di atas pukul 12 malam. Selain malam Minggu, para joki balap liar juga beraksi di malam Jumat. Mulai pukul dua dini hari hingga azan subuh. “Kalau menang, setengahnya dikasih ke joki. Sisanya buat senang-senang saja,” kata Chamonk.

Malam itu, Chamonk juga menyarankan agar Radar Banten datang lagi ke lokasi sekira pukul dua pagi. Benar saja, satu per satu joki mulai keluar dari sarangnya. Ada yang naik motor bebek hingga Kawasaki Ninja. Sayangnya, malam itu tidak kelihatan joki motor drag. Jumlah peserta trek-trekan juga tak sebanyak yang diceritakan Chamonk. Mungkin, karena jalanan licin habis hujan.

Saat beraksi, para joki terbilang nekat. Motor tidak dilengkapi dengan lampu. Biasanya, untuk menambah nyali, kebanyakan joki didoping dengan minuman keras. (Nizar S/Radar Banten)

Tags: Balap Jalanan
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Disperla Kota Cilegon Periksa Kesehatan Hewan Kurban

Next Post

Imbas Penundaan DAU, Perjalanan Dinas dan Mobdin Dipangkas

Related Posts

No Content Available
Next Post

Imbas Penundaan DAU, Perjalanan Dinas dan Mobdin Dipangkas

PDIP dan PPP Deklarasi Koalisi Siang Ini

Deklarasi Koalisi PDIP dan PPP Diundur, Ada Apa?

Bupati Tatu Minta BPR Serang Bekerja Lebih Profesional

Bupati Tatu Minta BPR Serang Bekerja Lebih Profesional

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Bupati Serang Bakal Lantik Pejabat Siang Ini

Rabu, 15 Juli 2026 12:05
Disperindag Lebak: Harga Bahan Pokok di 13 Pasar Tradisional Masih Relatif Stabil

Disperindag Lebak: Harga Bahan Pokok di 13 Pasar Tradisional Masih Relatif Stabil

Rabu, 15 Juli 2026 11:13
Spanyol Singkirkan Prancis 2-0 dan Melaju ke Final Piala Dunia 2026

Spanyol Singkirkan Prancis 2-0 dan Melaju ke Final Piala Dunia 2026

Rabu, 15 Juli 2026 11:05
32.600 Pekerja Rentan di Kabupaten Serang Dapat Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan

32.600 Pekerja Rentan di Kabupaten Serang Dapat Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan

Rabu, 15 Juli 2026 11:00
Kemarau Panjang, BPBD Petakan 415 Titik Rawan Kekeringan di Banten

Kemarau Panjang, BPBD Petakan 415 Titik Rawan Kekeringan di Banten

Rabu, 15 Juli 2026 10:26
Program CSR Asahimas Chemical Dinilai Beri Dampak Positif Bagi Sosial dan lingkungan

Program CSR Asahimas Chemical Dinilai Beri Dampak Positif Bagi Sosial dan lingkungan

Rabu, 15 Juli 2026 09:46

Bupati Serang Bakal Lantik Pejabat Siang Ini

Rabu, 15 Juli 2026 12:05
Disperindag Lebak: Harga Bahan Pokok di 13 Pasar Tradisional Masih Relatif Stabil

Disperindag Lebak: Harga Bahan Pokok di 13 Pasar Tradisional Masih Relatif Stabil

Rabu, 15 Juli 2026 11:13
Spanyol Singkirkan Prancis 2-0 dan Melaju ke Final Piala Dunia 2026

Spanyol Singkirkan Prancis 2-0 dan Melaju ke Final Piala Dunia 2026

Rabu, 15 Juli 2026 11:05
32.600 Pekerja Rentan di Kabupaten Serang Dapat Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan

32.600 Pekerja Rentan di Kabupaten Serang Dapat Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan

Rabu, 15 Juli 2026 11:00
Kemarau Panjang, BPBD Petakan 415 Titik Rawan Kekeringan di Banten

Kemarau Panjang, BPBD Petakan 415 Titik Rawan Kekeringan di Banten

Rabu, 15 Juli 2026 10:26
Program CSR Asahimas Chemical Dinilai Beri Dampak Positif Bagi Sosial dan lingkungan

Program CSR Asahimas Chemical Dinilai Beri Dampak Positif Bagi Sosial dan lingkungan

Rabu, 15 Juli 2026 09:46

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Bupati Serang Bakal Lantik Pejabat Siang Ini

by Ahmad Rizal Ramdhani
Rabu, 15 Juli 2026 12:05

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID - Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah akan melantik sejumlah pejabat di lingkup Pemerintah Kabupaten Serang pada Rabu 15 Juli...

Disperindag Lebak: Harga Bahan Pokok di 13 Pasar Tradisional Masih Relatif Stabil

Disperindag Lebak: Harga Bahan Pokok di 13 Pasar Tradisional Masih Relatif Stabil

by Nurabidin
Rabu, 15 Juli 2026 11:13

LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Lebak memastikan harga kebutuhan bahan pokok di 13 pasar tradisional yang...

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak