SERANG – Sebagai bukti nyata kepedulian terhadap usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), BRI Syariah menawarkan produk pinjaman modal yang dinamakan Unit Mikro BRI Syariah iB.
“Salah satu produk yang kami tawarkan untuk usaha-usaha kecil masyarakat yaitu Unit Mikro BRI Syariah. Kami berharap bisa membantu pengembangan usaha masyarakat,” kata Unit Head BRI Syariah KCU Serang, Agus Budiman, Selasa (11/10).
Unit Mikro BRI Syariah iB menghadirkan 3 produk yang dapat dipilih sesuai dengan kebutuhan masing-masing UMKM, yaitu Mikro 25iB, Mikro 75iB, serta Mikro 500iB. Mikro 25iB merupakan pinjaman usaha mikro syariah tanpa agunan atau jaminan.
“Batas tertinggi kredit yang dapat kami pinjamkan itu mulai dari Rp 5 juta hingga Rp 500 juta, yang dapat ditenor hingga 60 bulan,” ujarnya.
Sementara untuk Mikro 75iB serta Mikro 500iB merupakan jenis pinjaman syariah yang membutuhkan adanya agunan. Namun, ketiga produk pinjaman BRI Syariah unit usaha mikro tersebut sama-sama memiliki tenor atau jangka waktu mulai dari 6 bulan hingga 60 bulan.
“Jaminan untuk Mikro 75iB dan 500iB yakni wajib menjaminkan sertifikat, akta jual beli dan BPKB kendaraan. Untuk masa berlaku kendaraannya kami batasi di 5-10 tahun ke belakang,” ungkapnya.
Total nasabah Mikro BRI Syariah di Provinsi Banten sampai saat ini berjumlah 500 nasabah. Mayoritas nasabah terbanyak terdapat di Kota Serang.
“Hampir 30 persennya nasabah kami dari Pasar Induk Rau. Keunggulan BRI Syariah dengan bank lainnya itu terletak di asuransi, karena jika nasabah melakukan pinjaman hingga Rp 500 juta, mereka tidak dikenakan biaya asuransi jiwa. Untuk asuransi tetap dibayarkan kepada pihak asuransi, namun BRI Syariah yang akan menanggung semua pembayaran asuransi tersebut,” ucapnya.
Dengan kehadiran produk tersebut diharapkan UMKM yang mendapatkan bantuan modal mampu mengembangkan diri dan terus berperan secara aktif dalam memajukan perekonomian nasional. (Wirda)









