• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Travel Pariwisata

Angkat Kotagede, ArkomJogja–AirAsia Gelar Jagalan Festival

Redaksi by Redaksi
Senin, 31 Oktober 2016 13:11
in Pariwisata, Travel
Angkat Kotagede, ArkomJogja–AirAsia Gelar Jagalan Festival

JOGJAKARTA – Arsitek Komunitas Jogja (Arkomjogja) menggandeng Maskapai Penerbangan Air Asia dan Karang Taruna Desa Jagalan Kota Gede Jogja menggelar Jagalan Festival 2016, mulai 29-30 Oktober. Atraksi event ini adalah penggabungan antara heritage site, sejarah, dan eksistensi desa tua di Jagalan, Kotagede, Jogjakarta yang sampai sekarang masih eksis. Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya cukup concern dengan potensi Joglosemar yang meliputi Jogja Solo dan Semarang, dengan ikon Borobudur.

Segitiga emas Pariwisata berbasis budaya di Joglosemar, akan semakin kuat. Terutama jika komunitas seperti Arkomjogja ini lebih banyak lagi mengeksplorasi potensi sejarah, heritage dan budaya di Joglosemar.

RelatedPosts

Wisata Sejarah di Kota Tangerang: Dari Museum hingga Bangunan Kuno

Wisata Sejarah di Kota Tangerang: Dari Museum hingga Bangunan Kuno

Minggu, 11 Oktober 2026 13:09
Pariwisata Pandeglang

Pariwisata Pandeglang Terpuruk Pasca Erupsi Gunung Anak Krakatau

Rabu, 7 Oktober 2026 17:23
wisata Tanjung Lesung

Tanjung Lesung Tawarkan Wisata Laut Darat hingga Udara

Jumat, 2 Oktober 2026 13:45
strategi pemulihan pariwisata Banten

Pulihkan Wisata Banten, Dispar Siapkan Event di Anyer dan Tanjung Lesung

Rabu, 30 September 2026 17:01

“Kawasan ini, Jogja-Solo-Semarang adalah gudangnya. Karena itu harus lebih banyak lagi, agar orang tidak monoton hanya bertemu dengan destinasi wisata yang lama. Kelak harus selalu menemukan kreasi baru,” kata Arief Yahya.

“Inti festival ini adalah Jagalan Tlisih Telusur Kampung Pusaka yang menawarkan kesempatan pada pengunjung untuk mengeksplorasi artefak dan peninggalan sejarah sebuah desa yang berusia ratusan tahun,” ujar Koordinator ArkomJogja, Yuli Kusworo.

Yuli mengatakan, festival kali ini juga memperkenalkan rute telusur kampung yang baru yang akan membawa pengunjung melihat peninggalan Kesultanan Mataram yang terkenal. Jagalan adalah salah satu dari lima desa yang membentuk zona inti kawasan bersejarah Kotagede, yang dulunya merupakan ibukota kerajaan Islam pada abad ke-16.

“Wajah desa yang dikenal sebagai akar dari perdagangan perak sejak 500 tahun yang lalu telah banyak berubah selama 20 tahun terakhir dan kami berharap untuk menggunakan kesempatan ini agar lebih meningkatkan kesadaran pentingnya konservasi budaya kepada masyarakat, menyusul hasil positif sejak diluncurkannya Jagalan Tlisih Telusur Kampung Pusaka tahun lalu,” katanya.

Yuli juga tidak lupa mengucapkan banyak terima kasih atas dukungan maskapai penerbangan Low Cost Carrier (LCC) AirAsia. Dengan acara tersebut AirAsia menegaskan komitmennya untuk senantiasa mendukung potensi pariwisata lokal melalui peluncuran Jagalan Festival yang berlangsung di kawasan bersejarah Kotagede, Yogyakarta, menyusul suksesnya inisiatif Jagalan Tlisih Telusur Kampung Pusaka tahun lalu.

Bersama dengan AirAsia Foundation, AirAsia memberikan dukungan pendanaan untuk penyelenggaraan tersebut. Komisaris AirAsia Indonesia, Dharmadi mengatakan, jagalan Festival bertujuan untuk memamerkan kekayaan peninggalan dari kawasan yang sarat dengan sejarah, melalui suguhan beragam karya arsitektur, film dan fotografi, serta karya seni lainnya.

Kata Dharmadi, rangkaian perayaan tahun ini diawali dengan diselenggarakannya kompetisi film pendek, street art dan selfie photography, mengajak seluruh peserta untuk mengirimkan karyanya dengan tema ‘Pinyi Jagalan’. Pemenangnya, yang akan diumumkan pada tanggal 30 Oktober 2016, akan menerima berbagai hadiah menarik, termasuk tiket AirAsia, dan kesempatan untuk memamerkan karyanya di seluruh saluran media yang dimiliki oleh AirAsia untuk membantu mempromosikan pariwisata sejarah di Jogjakarta.

“Program konservasi ini diinisasi dalam rangka menggali lebih dalam potensi pariwisata yang dimiliki Kotagede, dan di saat yang bersamaan mengajak masyarakat setempat untuk turut serta berpartisipasi. Kami merasa sangat terhormat dapat kembali mendukung program ini, yang juga berfungsi sebagai pengingat kepada kita semua betapa berharganya kebudayaan di Kotagede dan betapa pentingnya untuk turut berbangga dalam melestarikannya,” ujar Dharmadi.

“Mendukung pariwisata lokal melalui usaha kecil dan menengah juga merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan AirAsia terhadap program pemerintah dalam membawa 20 juta wisatawan mancanegara pada tahun 2019,” tambahnya.

Melalui dukungan dari AirAsia Foundation, Dharmadi akan terus mengembangkan potensi yang dimiliki kawasan ini dan mudah-mudahan dapat menjadikan festival ini sebagai ajang tahunan untuk terus menjalanankan konservasi dengan pendekatan berbasis masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada AirAsia atas dukungannya terhadap pelestarian pusaka,” ujar Yuli.

Dalam acara pembukaan Jagalan Festival, Asisten Deputi Pengembangan Segmen Pasar Bisnis dan Pemerintah Kementerian Pariwisata Republik Indonesia, Tazbir Abdullah mengucapkan terima kasih kepada Arkomjogja dan AirAsia atas perhatiannya terhadap pariwisata di Kotagede, Yogyakarta.

“AirAsia telah sangat nyata membawa banyak wisatawan ke Yogyakarta, bahkan turut memasarkan hasil kerajinan perak karya masyarakat Kotagede di penerbangan AirAsia. Pemerintah menargetkan kunjungan wisatawan mancanegara 20 juta di 2019 dan 275 juta wisatawan domestik dan maskapai adalah partner kita yang sangat strategis untuk mencapai target tersebut,” ujar Tazbir.

“Jagalan Festival ini dapat menjadi pemicu pertumbuhan dan memberi satu semangat kepada seluruh warga di sini untuk lebih siap lagi menjadi tuan rumah yang baik kepada wisatawan yang datang. Kami ingin melihat Yogyakarta menjadi destinasi wisata yang jumlah tamunya terus meningkat dan tentu saja pada akhirnya membawa kesejahteraan yang lebih baik lagi untuk seluruh masyarakatnya,” tambahnya.

Jagalan Festival adalah sebuah perhelatan yang dilangsungkan secara menyeluruh di Desa Jagalan sebagai bagian dari Kerangka Konservasi Kotagede Melalui Kewirausahan oleh Arkomjogja. Program kewirausahaan sosial dengan dukungan dana dari AirAsia Foundation ini diawali dengan upaya pemetaan Desa Jagalan oleh kelompok pemuda Karang Taruna Desa Jagalan di tahun 2013.

Inisiatif ini mendorong terselenggaranya berbagai aktivitas kewirausahaan sosial, diantaranya adalah peluncuran Jagalan Tlisih Telusur Kampung Pusaka serta terbentuknya Kumpulan Pengrajin Perak Selaka Kotagede.

Jagalan Tlisih Telusur Kampung Pusaka secara resmi diluncurkan pada bulan Maret 2015. Hingga saat ini, telusur kampung pusaka telah mengundang lebih dari 800 pengunjung lokal dan internasional ke Desa Jagalan. Selaka Kotagede Perak juga mengalami peningkatan pendapatan sebesar 30 persen per bulan selama tiga bulan untuk memenuhi pesanan silvercharms pertama dari Grup AirAsia yang dijual di dalam penerbangan sejak Juli 2015. (ADVERTORIAL/Kemenpar RI)

Tags: Kementerian Pariwisata
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Pandeglang Dilirik Investor dari Korea Selatan

Next Post

Tak Dukung Rano-Embay, Surya Paloh: Cari Partai Lain Saja

Next Post
Tak Dukung Rano-Embay, Surya Paloh: Cari Partai Lain Saja

Tak Dukung Rano-Embay, Surya Paloh: Cari Partai Lain Saja

Mutasi Polda Banten

Tak Hanya Kapolresta Serang Kota, Dansat Brimob dan Direktur Resnarkoba Polda Banten Juga Diganti

Rabu, 4 November 2026 16:46
Ketua Komisi II DPRD Lebak Dilaporkan Dua Rekan Kerja ke Polda Banten

Ketua Komisi II DPRD Lebak Dilaporkan Dua Rekan Kerja ke Polda Banten

Kamis, 5 November 2026 12:01
Mendes Yandri Pastikan APBDes Tidak Dipotong untuk Membiayai Koperasi Desa Merah Putih

Mendes Yandri Pastikan APBDes Tidak Dipotong untuk Membiayai Koperasi Desa Merah Putih

Rabu, 4 November 2026 12:18
dprd lebak

Dilaporkan ke Polda Banten Soal Penipuan, Ini Kata Ade Adriana Ketua Komisi II DPRD Lebak

Kamis, 5 November 2026 16:27
Dua Dalang Cilik Juara Nasional, Ternyata Berasal dari Pandeglang

Dua Dalang Cilik Juara Nasional, Ternyata Berasal dari Pandeglang

Kamis, 5 November 2026 11:22
87 ASN Ikuti Seleksi Tujuh Jabatan Eselon II Pemkot Cilegon, Tiga Besar Segera Diserahkan

87 ASN Ikuti Seleksi Tujuh Jabatan Eselon II Pemkot Cilegon, Tiga Besar Segera Diserahkan

Rabu, 4 November 2026 12:08
Guru Asal Pandeglang Ukir Prestasi Nasional

Guru Asal Pandeglang Ukir Prestasi Nasional, Raih Juara 3 Kompetisi Video Pembelajaran Minerba 2026

Kamis, 5 November 2026 16:17

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Andra Soni Ingatkan Badan Publik Harus Terbuka, Bukan Hanya Saat Penilaian

Andra Soni Ingatkan Badan Publik Harus Terbuka, Bukan Hanya Saat Penilaian

by Yusuf Permana
Jumat, 6 November 2026 14:01
0

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Keterbukaan informasi publik tidak boleh berhenti pada kegiatan penilaian maupun pemeringkatan badan publik. Transparansi harus menjadi bagian...

Perpustakaan Sekolah Diminta Jangan Hanya Jadi Tempat Pajangan Buku

Perpustakaan Sekolah Diminta Jangan Hanya Jadi Tempat Pajangan Buku

by Ahmad Rizal Ramdhani
Jumat, 6 November 2026 13:36
0

SERANG,RADARBANTEN.CO.ID- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang mendorong optimalisasi peran perpustakaan sekolah dalam meningkatkan kecerdasan kognitif siswa. Perpustakaan tidak boleh hanya memajang...

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.