SERANG – Pemilihan Gubernur (Pilgub) Provinsi Banten 2017 mendapatkan perhatian serius dari aparat pengamanan dan penegak hukum. Jalannya pesta demokrasi lima tahunan ini akan dikawal ketat oleh aparat gabungan dari kepolisian, TNI, dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).
Kapolda Banten Brigjen Pol Listyo Sigit Prabowo mengatakan, dari kepolisian sendiri pengawasan akan dilakukan sejak berlangsungnya masa kampanye. Dari Polda Banten akan menerjunkan 1.000 personel untuk pengamanan masa kampanye.
“Personel yang akan diturunkan sesuai kebutuhan. Masa kampanye akan diturunkan 1.000 orang, sedangkan pada masa pemilihan 4.000-an, yang dibantu TNI dan Satpol PP,” papar Sigit saat usai coffee morning pimpinan daerah yang bertempat di Kejaksaan Tinggi Banten, Rabu (2/11).
Di tempat yang sama, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Banten Agus Supriyatna mengatakan, pada pilgub ini pasangan calon, Wahidin Halim-Andika Hazrumy dan Rano Karno-Embay Mulya Syarief,
dipersilakan melakukan kampanye dengan cara terbuka dan tertutup. Kampanye terbuka bisa dilakukan oleh paslon pada waktu yang ditetapkan KPU di lapangan terbuka.
“Lalu kampanye tertutup dilakukan dengan kampanye tatap muka dan pertemuan terbatas. Itu kami serahkan pada mereka untuk melakukan kegiatan, namun mereka melakukan tembusan ke Polda, KPU, dan Bawaslu terlebih dahulu sebelum melakukan kegiatan. Sejauh ini belum ada tembusan ke kita,” ujarnya. (Bayu)








