Home Berita Utama

Terjerat Masalah Ekonomi, Edi Tewas Gantung Diri

Redaksi by Redaksi
Selasa, 22 November 2016 12:27
in Berita Utama, Featured, Hukum
0
Terjerat Masalah Ekonomi, Edi Tewas Gantung Diri

Warga dan polisi menggotong jasad Edi setelah diturunkan dari pohon, Senin (21/11).

0
SHARES
49
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

TIRTAYASA – Seorang warga Kampung Kaibon, Desa Kemanisan, Kecamatan Tirtayasa, Kabupaten Serang, ditemukan tewas mengenaskan. Jasad korban bernama Edi tergantung dengan leher terjerat kabel yang diikatkan pada dahan sebuah pohon di sekitar Sungai Ciujung Lama, Senin (21/11).

Jasad Edi ditemukan oleh seorang warga yang sedang memancing di Sungai Ciujung Lama, di Kampung Kaibon. “Tadi (kemarin-red), ditemukan sekitar jam satu siang. Ada warga sedang mancing, waktu lihat ke atas ada yang gantung diri,” kata Ketua Karang Taruna Desa Pontanglegon Khumaeni kepada Radar Banten.

Kabar penemuan jasad Edi cepat menyebar. Warga Kampung Kaibon langsung berbondong-bondong ke lokasi kejadian. Beberapa warga kemudian membantu polisi menurunkan jasad korban yang telah kaku dari atas pohon.

Menurut Khumaeni, Edi nekat mengakhiri hidupnya pada Minggu (20/11) sekira pukul 20.00 WIB. “Sekarang sudah dikebumikan di tanah wakaf,” ujarnya.

Khumaeni menduga, faktor ekonomi menjadi penyebab Edi nekat bunuh diri. Soalnya, selama satu tahun korban yang tidak memiliki pekerjaan tetap, harus menghidupi empat anaknya. Edi telah ditinggal pergi istrinya menjadi tenaga kerja wanita (TKW) di Arab Saudi. Lantaran itu, Edi harus menumpang di rumah saudaranya. Edi disebutkan hanya mengandalkan permintaan dari orang lain untuk menggunakan jasa dan tenaganya.

“Mungkin stres karena masalah ekonomi. Soalnya, dia enggak jelas kerjanya, serabutan. Kalau ada orang menyuruh betulin motor, dia betulin. Pokoknya, serabutan aja,” ujar Khumaeni.

Anggota Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) Desa Kemanisan Brigadir Polisi (Brigpol) Iwansyah membenarkan kasus dugaan bunuh diri tersebut. “Motif sebetulnya, karena faktor ekonomi. Korban hanya serabutan dan harus membiayai hidup anaknya. Istrinya jadi TKW,” katanya. (Shogir/Radar Banten)

Tags: Bunuh Diri
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Empat Pemda Belum 100 Persen Serap Dana Bantuan Keuangan

Next Post

Berkesan, Famtrip TA/TO Perancis Jelajahi Joglosemar – Bali

Next Post
Berkesan, Famtrip TA/TO Perancis Jelajahi Joglosemar – Bali

Berkesan, Famtrip TA/TO Perancis Jelajahi Joglosemar - Bali

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Koalisi Masyarakat Desak Pemprov Banten Segera Atasi Kemacetan di Jalan Bojonegara-Pulo Ampel

Koalisi Masyarakat Desak Pemprov Banten Segera Atasi Kemacetan di Jalan Bojonegara-Pulo Ampel

by Yusuf Permana
Kamis, 6 Agustus 2026 16:09
0

Salah satu perwakilan masyarakat (berdiri) mendesak Pemprov Banten segera atasi kemacetan Jalan Bojonegara-Pulo Ampel dalam forum yang dihadiri Gubernur Banten,...

Mempertahankan Opini WTP, Ini Strategi BPKAD Kabupaten Serang 

Mempertahankan Opini WTP, Ini Strategi BPKAD Kabupaten Serang 

by Ahmad Rizal Ramdhani
Kamis, 6 Agustus 2026 15:44
0

Sekretaris BPKAD Kabupaten Serang, Agus Firdaus, menyampaikan strategi untuk mempertahankan opini WTP.

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.