slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama Umum

Love Story: Tak Lagi Aduhai, Lebih Baik Cerai

Redaksi by Redaksi
15-12-2016 10:59:44
in Umum
Love Story

Ilustrasi Love Story (Dok: RB)

Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

HABIS manis sepah dibuang. Mungkin peribahasa itu, cukup menggambarkan kisah cinta mantan pasangan suami istri asal Pandeglang, yakni Fredi dan Nori. Keduanya nama samaran. Nori menceraikan Fredi karena sudah mulai tidak cinta lagi. Nori melihat sosok Fredi kini, sudah tidak menarik lagi dan tak layak dipertahankan statusnya sebagai suami. Loh kenapa tuh?

“Mas Fredi sudah enggak sekece dulu. Udah enggak kece, kere lagi. Makanya, saya milih cerai,” ungkap Nori.

Baca Juga :

Love Story: Dulu Dicampakan, Sekarang Penasaran

Love Story: Istri Lusuh, Suami Abai

Love Story: Awalnya Empati, Lama-lama Jatuh Hati

Love Story: Astaga, Mimpi Kok Jadi Istri Tetangga

Eits, jangan berpikir negatif dulu. Nori punya alasan kuat kenapa tega meninggalkan Fredi. Ada hal lain yang dinilai krusial. Yakni, ketidakempatian Nori terhadap Fredi, bukan karena perubahan fisik Fredi semata, melainkan juga akibat rumah tangganya yang mulai dilanda kesulitan ekonomi. Bukan juga, Nori tidak menerima hidup miskin dengan Fredi. Namun, perilaku negatif Fredi yang sudah tak bisa diterima lagi oleh Nori. Perempuan berusia 40 tahun itu, khawatir sikap Fredi yang kini doyan mabuk-mabukan dan gemar bermain judi, bakal memengaruhi kedua anaknya.

“Jadi bukan karena saya matre Mas atau lihat Mas Fredi sekarang sudah enggak keren lagi. Tapi, Mas Fredi yang bikin susah sendiri,” terangnya. Susah bagaimana Mbak?

“Uang hasil kerja yang harusnya buat belanja buat makan keluarga, malah dipakai mabok judi,” ungkapnya. Astaga. Pantesan.

Begitu pula dengan fisik Fredi yang sudah mulai menunjukkan kemiskinan. Padahal, dulu Fredi dikenal sebagai pemuda paling gagah di kampungnya. Fredi merupakan atlet olahraga voli paling beken dan jago di kampung. Maka tak heran, Fredi menjadi idola dan rebutan semua gadis desa. Wajahnya ganteng, tinggi, putih, dan bertubuh atletis, membuat Nori langsung kepincut sejak pandangan pertama sepuluh tahun silam, ketika Nori dan Fredi masih berstatus gadis dan bujang.

“Kalau dulu iya, Mas Fredi jadi rebutan. Kalau ada kegiatan Agustusan (peringatan HUT RI-red), ada turnamen voli, pasti yang ditunggu-tunggu pemainnya, ya Mas Fredi itu,” ujarnya. Termasuk Mbak Nori ya?

“Betul sekali. Siapa sih yang enggak suka cowok ganteng! Mas Fredi kan masuk kategori itu,” terangnya. Ehemm.

Belum lagi, Fredi juga dulu dikenal warga berasal dari kalangan berada. Orangtuanya dulu termasuk juragan tanah di desa, punya sawah dan kebun yang luas. Makanya, Nori yang berpikir masa depan semakin tak ingin melepaskan Fredi. Sebaliknya, ketertarikan Fredi terhadap Nori juga, karena dulu sewaktu masih gadis, Nori cukup memesona. Penampilan yang anggun, mata sayu, serta postur tubuh ideal layaknya model membuat Fredi terpana sehingga tak kuat lagi untuk segera menyatakan cinta. Bahkan, warga sekampung juga berpikiran, kalau mereka berjodoh, terbilang pasangan paling cocok.

Lantaran itu, Nori maupun Fredi tak ingin berlama-lama, melanjutkan hubungannya ke arah lebih serius. Tak lebih dari sebulan, keduanya langsung melangsungkan pernikahan. Lagi pula, usia mereka juga waktu itu, terbilang sama-sama mapan. Fredi 31 tahun, Nori satu tahun lebih muda dari Fredi. “Setelah menikah, pertama berumah tangga, kami baik-baik saja. Waktu itu, kami enggak merasa kurang. Di saat Mas Fredi enggak kerja, masih bisa dibantu orangtua,” katanya.

Seiring waktu, kedua orangtua Fredi meninggal. Sejak itu, baik Fredi maupun saudara-saudaranya yang tadinya parasit, mengandalkan pemberian orangtua, mulai berangsur-angsur mencari kerja. Beruntung bagi Fredi, lamarannya langsung diterima di perusahaan properti. Sementara tiga saudara Fredi, masih berstatus pengangguran.

Merasa Fredi sudah tidak membutuhkan harta orangtua, karena satu-satunya pewaris keluarga yang sudah bekerja, Fredi pun disingkirkan sebagai ahli waris. Fredi yang percaya diri bisa menghidupi diri sendiri, tak berpikir panjang untuk menerima keputusan saudara-saudaranya tersebut. Fredi pun mengajak Nori keluar dari rumah peninggalan orangtuanya dan pindah di sebuah kontrakan.

“Mas Fredi waktu itu terlalu percaya diri. Dipikirnya, dia mampu hidup mandiri tanpa harta orangtua,” katanya.

Tak sadar, kalau yang namanya menjalani hidup di dunia itu, tak akan selalu berlangsung mulus, termasuk karier Fredi. Di saat nasib baik berada di genggaman Fredi. Yakni, Fredi beberapa kali mendapat promosi jabatan di perusahaan berkat kerja kerasnya, tiba-tiba terjungkal hanya dengan satu kesalahan. Fredi terlibat cinta terlarang dengan teman sekantor yang sudah berstatus istri orang.

Tidak mau merusak citra kantor, bos perusahaan pun langsung memecat pasangan selingkuh tersebut. Perselingkuhan itu pun sampai ke telinga Nori. Tentu saja, perilaku Fredi membuat Nori naik pitam dan tak bisa dimaafkan. Bahkan, Nori sempat mengucapkan talak setelah terjadi percekcokan.

“Dari itu juga saya sudah kesal banget. Tapi, saya sudah terlalu cinta sama Mas Fredi. Apalagi, waktu itu saya sedang hamil anak pertama,” tuturnya. Widih, istri lagi hamil, Mas Fredi malah bermain api.

Nori akhirnya memaafkan Fredi yang berjanji tak akan mengulanginya lagi. Fredi juga mengaku sudah meninggalkan selingkuhannya itu sejak dipecat dari kantor. Sejak itu, Fredi lama menganggur dan merasa kesulitan ekonomi. Mau minta jatah warisan, ternyata sudah tidak bersisa. Baik rumah maupun tanah milik almarhum orangtuanya, sudah ludes dijual saudara-saudaranya yang mulai berpencar tinggal di luar kota.

Fredi tinggal sendiri tanpa sanak saudara, kecuali istri dan anaknya. Tak tahan lama-lama jadi pengangguran, Fredi putus asa dan menerima kerja apa saja. Mendapat pekerjaan atas ajakan tetangga, Nori malah menaruh curiga. Soalnya, kelakuan Fredi berubah drastis seiring muncul anak kedua. “Setiap pulang ke kontrakan, mata merah, bawaannya uring-uringan. Mending bawa uang, ini malah mulut bau minuman,” ucapnya.

Lain dulu lain Fredi sekarang. Muka Fredi sekarang selalu terlihat kusut. Tubuhnya juga kurus, tapi perut buncit persis celengan semar. Penampilan Fredi juga selalu tampak kumal setiap harinya. “Sekarang mah, jangankan gadis, nenek-nenek juga mikir dulu kali mau sama Mas Fredi. Kelihatan kumuh, karena banyak gaulnya di jalan malam-malam,” terangnya. Memang Fredi kerja apa malam-malam?

“Bahasa kerennya sih, ‘ngalong’, ternyata tukang ojek yang narik (menarik penumpang-red) malam-malam. Saya juga tahu dari teman-temannya,” ungkapnya. Oh mengojek. Enggak apa-apa dong Mbak, yang penting kan halal.

Namun, apa yang dilakukan Fredi memperlakukan Nori dan kedua anaknya dengan status pengojek tidak biasa. Hasil Fredi mengojek semalaman, sudah jarang sampai ke tangan Nori. Lantaran itu, Nori kerap berutang di warung-warung demi bertahan hidup di rumah kontrakan. Sudah sepuluh tahun kondisi rumah tangga Nori demikian. Merasa tidak ada perubahan, Nori akhirnya menyerah dan melayangkan gugatan cerai.

“Saya sudah enggak tahan. Bukan karena Mas Fredi tidak kece lagi ya. Alasan saya kuat, demi masa depan anak saya. Namanya keluarga kan harus ditopang ekonomi,” tegasnya. Iya-iya percaya. Semoga itu jalan yang terbaik. Amin. (Nizar S/Radar Banten)

Tags: Love Story Desember
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Bali Dinobatkan Sebagai Destinasi Terpopuler Akhir Tahun Se Asia oleh TripAdvisor

Next Post

Rano Minta Dukungan Warga Nahdliyin

Related Posts

Love Story
Umum

Love Story: Dulu Dicampakan, Sekarang Penasaran

by Redaksi
Sabtu, 31 Desember 2016 11:02

BAGI kaum laki-laki sebaiknya berpikir ulang sebelum memutuskan sesuatu. Apalagi, menyangkut masa depan dalam memilih pasangan hidup. Jangan sampai salah...

Read moreDetails

Love Story: Istri Lusuh, Suami Abai

Love Story: Awalnya Empati, Lama-lama Jatuh Hati

Love Story: Astaga, Mimpi Kok Jadi Istri Tetangga

Love Story: Obral Janji, Padahal Habis Manis Sepah Dibuang

Love Story: Demi Cinta, Kesal tapi Setia

Love Story: Tergoda Harta, Mantan Jadi Kelinci Percobaan

Love Story: Tega, Kakak Merebut Cintaku

Love Story: Dimadu Ogah, Ya Sudah Selingkuh Saja

Love Story: Makin Kaya Makin Perhitungan

Next Post
Rano Minta Dukungan Warga Nahdliyin

Rano Minta Dukungan Warga Nahdliyin

Waspada, PNS Gadungan Kelabui Pedagang Kecil

Foto: lagoibaybintan.com

Bali, Bintan, Dijuluki Penyelenggara Triathlon Terbaik Asia 2016

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Ziarah Hingga Dialog Publik, PDI Perjuangan Kota Serang Tegaskan Peran Strategis Perempuan

Rabu, 29 April 2026 08:47

Berawal dari Masalah Helm, Dua Pria di Walantaka Menjadi Korban Pengeroyokan

Rabu, 29 April 2026 08:46
Pemkot Tangsel Bangun Ekosistem Digital Demi Kredibilitas dan Transparansi Data

Pemkot Tangsel Bangun Ekosistem Digital Demi Kredibilitas dan Transparansi Data

Rabu, 29 April 2026 08:30

Minta Jatah Pengamanan di Kramatwatu, Oknum Ormas Ancam Kontraktor dengan Senjata Api

Rabu, 29 April 2026 07:43

Disperindag Kabupaten Tangerang Buka Warung Tekan Inflasi di Dua Lokasi

Rabu, 29 April 2026 07:39

Realisasi Pajak Catering di Kecamatan Cisauk dan Pagedangan Tangerang Anjlok

Rabu, 29 April 2026 07:37

Ziarah Hingga Dialog Publik, PDI Perjuangan Kota Serang Tegaskan Peran Strategis Perempuan

Rabu, 29 April 2026 08:47

Berawal dari Masalah Helm, Dua Pria di Walantaka Menjadi Korban Pengeroyokan

Rabu, 29 April 2026 08:46
Pemkot Tangsel Bangun Ekosistem Digital Demi Kredibilitas dan Transparansi Data

Pemkot Tangsel Bangun Ekosistem Digital Demi Kredibilitas dan Transparansi Data

Rabu, 29 April 2026 08:30

Minta Jatah Pengamanan di Kramatwatu, Oknum Ormas Ancam Kontraktor dengan Senjata Api

Rabu, 29 April 2026 07:43

Disperindag Kabupaten Tangerang Buka Warung Tekan Inflasi di Dua Lokasi

Rabu, 29 April 2026 07:39

Realisasi Pajak Catering di Kecamatan Cisauk dan Pagedangan Tangerang Anjlok

Rabu, 29 April 2026 07:37

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Ziarah Hingga Dialog Publik, PDI Perjuangan Kota Serang Tegaskan Peran Strategis Perempuan

by Nahrul Muhilmi
Rabu, 29 April 2026 08:47

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID - Dalam rangka memperingati Hari Kartini Tahun 2026, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Serang menggelar rangkaian...

Berawal dari Masalah Helm, Dua Pria di Walantaka Menjadi Korban Pengeroyokan

by Fahmi
Rabu, 29 April 2026 08:46

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Ikhfan dan Wahyu Eriq menjadi korban pengeroyokan yang terjadi di depan sebuah minimarket di wilayah Citerep, Kecamatan...

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak