JAKARTA – Tahun ini Kementerian Agama (Kemenag) mengalokasikan anggaran Rp 30 miliar untuk dana bantuan operasional pendidikan (BOP) di madrasah diniyah takmiliyah (MDT). Total lembaga MDT yang bakal menerima bantuan itu mencapai 2.000 unit lembaga.
Dirjen Pendidikan Islam (Pendis) Kemenag Kamaruddin Amin mengatakan, jumlah lembaga MDT di Indonesia mencapai 70 ribu unit. Karena keterbatasan anggaran, tahun ini Kemenag baru menyiapkan BOP untuk 2.000 MDT.
’’Setiap lembaga madrasah diniyah nanti dapat Rp 15 juta,’’ jelasnya, Sabtu (11/3), dilansir JPNN.com.
Sampai sekarang Kemenag belum menetapkan rincian lembaga MDT yang bakal menerima BOP itu. Dia menjelaskan saat ini perkembangan MDT terus meningkat.
Diantaranya adalah menjaga tradisi pembelajaran keagamaan yang sudah sekian lama dan turun-temurun berlangsung di Indonesia.
Kamaruddin mengatakan saat ini juga sudah banyak lembaga MDT yang unggul di setiap kabupaten/kota.
Kamaruddin mengatakan dari seluruh lembaga MDT yang ada, kebanyakan kategori tingkat awal atau awaliyah.
Kemudian disusul tingkat menengah (wustha) dan tinggi (ulya). Diantara persyarakat pemilihan MDT yang mendapatkan BOP adalah status kelembagaannya.
Yakni harus terdaftar di Kemenag, berbadan hukum, memiliki rekening atas nama lembaga, sertifikat lembaga pendidikan, serta nomor statik dan NPWP. (Wan/JPNN)









