• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Featured

Bagi Wulan Guritno, Perbedaan Itu Indah

Aas Arbi by Aas Arbi
Sabtu, 25 Maret 2017 18:51
in Featured, Seleb Hot
0
Bagi Wulan Guritno, Perbedaan Itu Indah

Wulan Guritno. Foto:JPNN

0
SHARES
10
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

Wulan Guritno mendapat tantangan baru baru dalam film The Perfect Dream.

Dalam film arahan sutradara Hestu Saputra itu, Wulan berperan sebagai sosialita Surabaya bernama Lisa.

Menjadi seseorang yang berbeda keyakinan dengan dirinya, Wulan mengaku tidak masalah.

Sebab, sejak kecil perempuan kelahiran London, 14 April 1980, itu memang terbiasa hidup dalam perbedaan. Orang tuanya berbeda agama.

“Saya dari kecil melihat sendiri perbedaan dua agama yang dianut orang tua. Menurut saya, perbedaan itu indah kok kalau kita mau toleransi dan pengertian,” ujar Wulan, seperti dilansir JPNN.com.

Dalam film The Perfect Dream, Wulan juga beradu akting dengan orang yang berbeda agama, etnis, dan budaya.

Ibu tiga anak ini juga diharuskan melakoni pernikahan yang dilakukan di gereja.

“Saya jadikan kesempatan akting untuk belajar tentang perbedaan dan toleransi,” ungkap Wulan.(len/c7/oki/jpnn)

Tags: Wulan Guritno
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Gigi Mampu Bertahan karena Konsistensi

Next Post

Federasi Hoki Usul Nomor Indoor Dipertandingkan pada Porprov Banten

Next Post
Federasi Hoki Usul Nomor Indoor Dipertandingkan pada Porprov Banten

Federasi Hoki Usul Nomor Indoor Dipertandingkan pada Porprov Banten

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

layanan digital Dokumen kependudukan

Disdukcapil Kabupaten Serang Jalin Kerjasama dengan PT POS, Optimalkan Layanan Digital

by Ahmad Rizal Ramdhani
Kamis, 13 Agustus 2026 15:41
0

SERANG,RADARBANTEN.CO.ID - Guna mengoptimalkan layanan digitalisasi Administrasi Kependudukan (Adminduk) di Kabupaten Serang. Salah satu upaya yang dilakukan ialah dengan menjalin...

retribusi pasar Cilegon

Retribusi Pasar Cilegon Tembus 51 Persen, Disperindag Optimis Lampaui Target Pendapatan

by Adam Fadillah
Kamis, 13 Agustus 2026 15:36
0

CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Realisasi retribusi tiga pasar yang dikelola Pemerintah Kota Cilegon hingga Agustus 2026 mencapai Rp641,62 juta atau 51,15...

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.