Akhir pekan saatnya waktu yang tepat berburu kuliner lezat. Apalagi saat Anda sedang tidak mau makan terlalu banyak alias diet.
Nah, sushi dan sashimi tentu bisa jadi pilihan yang tepat untuk me- lengkapi rasa lapar tersebut. Pasalnya selain menyehatkan, makanan i i tentu mengenyangkan.
Anggie Cahya Sari seorang mahasiswa Prasetia Mulya me- ngaku pecinta kedua makanan tersebut. Ditemui di tempat makan sushi dan sashimi AEON Mall dia mengungkapkan keseringannya menyantap makanan khas Jepang tersebut.
”Selain enak, sehat dan lezat. Makanan ini pasti bikin kenyang. Porsinya juga pas dan kaya akan gizi. Harganya juga terjangkau lho,” kata Anggie, Jumat (28/4).
Menurutnya, sushi adalah makanan yang sehat dan rendah kalori sehingga tak menimbulkan perasaan bersalah saat menyan- tapnya. Namun, Anggie menyarankan menyantap sushi dan sashimi harus dalam jumlah yang terkendali. ”Ini penting sebagai kontrol kalori tinggi dan tak sehat yang menyerang tubuh. Pokoknya jangan berlebih,” tuturnya.
Makan sushi juga harus ada polanya sendiri. Salah satunya untukmembuatsushijadilebih rendah kalori, mulailah makan sushi dengan sup. Misalnya sup miso yang dapat membantu mengenyangkan. Dan satu mangkuk kecil sup miso memiliki kandungan 75 kalori.
Pilihan lainnya, untuk membuat Anda bisa lebih kenyang adalah dengan mengonsumsi salad rumput laut (wakame). Salad ini memiliki kandungan 20 kalori per 1/2 cupnya.
Edamame juga menjadi alternatifsehatsaatmakansushi. 1/4 cup edamame biasanya mengandung 63 kalori. Edamame juga bebas kolesterol. Kacang-kacangan ini juga merupakan sumber protein, serat dan lemak omega tiga.
Dan terakhir, saat makan sushi, ada baiknya memilih sushi dengan tambahan ikan salmon atau tuna yang kaya dengan vitamin D. Isian sayur seperti ketimun dan alpukat memiliki banyak vitamin yang bermanfaat untuk tubuh.
Menganal Sushi dan Sashimi
Dari asal katanya, sashi artinya potongan sementara mi artinya daging, jadi secara umum Sashimi dapat didefinisikan sebagai bagian daging. Sashimi tidak selamanya berasal dari bahan daging laut atau daging mentah. Sashimi biasanya akan dihiasi daikon (daun lobak putih yang diparut) dan juga potongan perilla.
Sashimi biasanya dihidangkan dengan kecap asin, pasta wasabi atau saus ponzu (saus jeruk yang dibuat dari campuran kecap, jus lemon, cuka, beras, dashi dan mirin).
Mungkin Anda langsung membayangkan bahwa semua Sashimi itu tersaji dalam bentuk mentah. Namun jangan salah, gurita (salah satu daging Sashimi popular di Jepang) sebenarnya bisa disajikan mentah, namun bisa juga direbus seperti yang biasa disajikan di restoran-restoran Jepang karena teksturnya yang kenyal.
Tataki juga salah satu jenis Sashimi yang akan berair saat terkena udara, jadi untuk menyajikannya biasanya Tataki akan direndam cuka dan dibumbui jahe.
Ada Sashimi yang terbuat dari daging ayam yang disebut Torisawa dan ada juga Sashimi yang terbuat dari daging kuda yang disebut Basashi.
Sementara Sushi adalah hidangan yang terbuat dari nasi, ikan, sayuran dan rumput laut. Namun karena perkembangan dan inovasi di Jepang sendiri, Sushi tidak hanya terbatas dari bahan-bahan tersebut di atas. (net/adm/dai/RBG)











