slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Anomali Bisnis tanpa Keterangan

Redaksi by Redaksi
24-07-2017 08:26:39
in Berita Utama, Catatan Dahlan Iskan, Featured
Bagaimana Memopulerkan Orang Mampu

Dahlan Iskan

Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

Oleh Dahlan Iskan

SAYA ajukan pertanyaan ini kepada beberapa ahli ekonomi: mengapa harga saham di pasar modal naik terus? Padahal, ekonomi riil lagi sulit.

Baca Juga :

Sayap Ekonom

Copot Kursi

Penasihat Komisaris

Hakka

Pertanyaan itu kembali saya ajukan kepada Jenderal (purnawirawan) Luhut Pandjaitan. Yakni saat Menko Kemaritiman itu berkunjung ke rumah saya Senin lalu (17/7). Dia pun heran mengapa pelaku bisnis merasa bisnisnya sulit. Padahal, katanya, makroekonominya baik semua.

Naiknya harga saham di tengah lesunya dunia bisnis tidak mudah dijawab. Tiga ahli ekonomi yang saya tanya tentang itu tidak ada yang bisa menjawab seketika. Perlu waktu dua hari untuk menuliskan jawaban.

”Kami harus diskusikan dulu, Pak Dahlan,” jawab seorang guru besar terkemuka saat saya ”menagih” jawabannya. Padahal, biasanya untuk pertanyaan apa pun, respons beliau cepat sekali. Intinya, sulit mencari jawaban terjadinya anomali itu.

Ahli satunya lagi akhirnya menjawab dengan perkiraan. Tidak pasti. Perkiraan itu pun kelihatannya juga sudah didiskusikan selama tiga hari bersama teman-temannya sesama ahli.

Mungkin, katanya, investor percaya bahwa masa depan ekonomi Indonesia tetap cerah. Mungkin karena peringkat Indonesia sudah kembali naik ke investment grade. Mungkin karena dunia percaya pada disiplin pengelolaan APBN kita. Mungkin karena neraca perdagangan surplus. Mungkin karena cadangan devisa naik. Mungkin karena tax amnesty dianggap sukses besar. Mungkin karena berita-berita pembangunan infrastruktur sangat kencang. Inflasi terkendali.

Jawaban spontan Pak Luhut justru berupa pertanyaan balik: mengapa para pelaku bisnis merasa tidak baik? ”Padahal, makroekonominya bagus semua lho,” katanya. Pak Luhut lantas menjelaskan keberhasilan bidang makroekonomi tersebut.

Salah seorang tim ahli yang hari itu ikut dalam rombongan Pak Luhut urun rembuk. Tim ahli itu semuanya anak-anak muda. Lulusan berbagai universitas terkemuka. Di dalam maupun luar negeri. ”Anomali itu lagi kami pelajari,” katanya. Misalnya, apakah ada perpindahan sektor bisnis? Sektor-sektor lama seret, tapi ada sektor-sektor baru yang tumbuh. Bisnis Telkomsel, katanya, tahun ini meningkat.

Pak Luhut juga memberikan harapan baru. Industri nikel di Sulawesi Tenggara sudah bisa menjadi penggerak baru ekonomi. Beliau menyebut pengolahan nikel di Morowali dan Konawe. Skalanya raksasa. Mulai pelabuhan besarnya, kawasan industrinya, sampai lapangan terbangnya. Semuanya baru jadi atau sedang dalam penyelesaian.

Saya bisa membayangkan besarnya pengaruh proyek tersebut. Saya tahu sendiri. Di akhir masa jabatan sebagai menteri BUMN, saya sempat pergi ke Konawe. Pabrik raksasa itu saat itu sudah terlihat gigantik. Hampir jadi.

Bandara Morowali akan mengubah peta wilayah itu. Seperti berubahnya kawasan timur Sulawesi lainnya, Luwuk. Setelah di situ ada proyek besar LNG, pelabuhan besar yang istimewa dalamnya dan bandara baru. Perkiraan saya berikutnya akan segera ada usulan provinsi baru: Sulawesi Timur.

Anomali makro-mikro itu memang harus segera terjawab. Apa penyebabnya. Dan apa jalan keluarnya. Kalau mikronya terus saja tidak membaik, buntutnya akan menyeret makronya juga.

Bunga bank yang selama ini bisa dipaksa rendah akan membuat bank kesakitan. Penyaluran dana ke sektor mikro akan terhambat. Pengusaha kadang lebih perlu ada penyaluran uang. Biarpun bunga agak tinggi. Daripada bunga rendah, tapi tidak ada uang. (*)

Tags: Catatan Dahlan Iskan
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Antisipasi Banjir, Tim Saber Bersihkan Selokan di Rangkasbitung

Next Post

Kejurda Futsal U-20: Cilegon, Tangerang, Serang, dan Kabupaten Tangerang Melaju ke Semifinal

Related Posts

Sayap Ekonom
Catatan Dahlan Iskan

Sayap Ekonom

by Agung S Pambudi
Rabu, 30 Juli 2025 08:11

Oleh:Dahlan Iskan DALAM hidup saya ada dua Tionghoa terkenal yang sengaja tidak mau mengubah nama: Kwik Kian Gie dan Goh...

Read moreDetails

Copot Kursi

Penasihat Komisaris

Hakka

Untung Ada Komentar

Dosa Ultah

Ultah

Penyelamatan

Guo Nian

Andrian

Next Post
Kejurda Futsal U-20: Cilegon, Tangerang, Serang, dan Kabupaten Tangerang Melaju ke Semifinal

Kejurda Futsal U-20: Cilegon, Tangerang, Serang, dan Kabupaten Tangerang Melaju ke Semifinal

Bupati Iti Dukung Perpustakaan Kuli Maca di Warung Banten

Bupati Iti Dukung Perpustakaan Kuli Maca di Warung Banten

Ini Tanggapan Novel Baswedan Buat Fahri Hamzah

Ini Tanggapan Novel Baswedan Buat Fahri Hamzah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Empat Guru Besar Dikukuhkan, Universitas Esa Unggul Tegaskan Peran Akademisi dalam Menjawab Tantangan Global

Empat Guru Besar Dikukuhkan, Universitas Esa Unggul Tegaskan Peran Akademisi dalam Menjawab Tantangan Global

Jumat, 17 April 2026 20:43
Pelajar Itu Dibunuh 14 Pelajar, Mayatnya Mengambang di Kali Adem

Pelajar Itu Dibunuh 14 Pelajar, Mayatnya Mengambang di Kali Adem

Jumat, 17 April 2026 19:54
Pemkab Serang Kekurangan 20 Ribu Unit PJU

Pemkab Serang Kekurangan 20 Ribu Unit PJU

Jumat, 17 April 2026 19:46
Dinkes Banten Turun ke Ciboleger, Cek Kesehatan Masyarakat Baduy

Dinkes Banten Turun ke Ciboleger, Cek Kesehatan Masyarakat Baduy

Jumat, 17 April 2026 19:25
Normalisasi Sungai Karangantu, Prioritas Pemkot Serang

Normalisasi Sungai Karangantu, Prioritas Pemkot Serang

Jumat, 17 April 2026 19:16
Ratusan Sekolah Rusak, Dindikbud Kabupaten Serang Minta Bantuan Pemerintah Pusat

Ratusan Sekolah Rusak, Dindikbud Kabupaten Serang Minta Bantuan Pemerintah Pusat

Jumat, 17 April 2026 18:32
Empat Guru Besar Dikukuhkan, Universitas Esa Unggul Tegaskan Peran Akademisi dalam Menjawab Tantangan Global

Empat Guru Besar Dikukuhkan, Universitas Esa Unggul Tegaskan Peran Akademisi dalam Menjawab Tantangan Global

Jumat, 17 April 2026 20:43
Pelajar Itu Dibunuh 14 Pelajar, Mayatnya Mengambang di Kali Adem

Pelajar Itu Dibunuh 14 Pelajar, Mayatnya Mengambang di Kali Adem

Jumat, 17 April 2026 19:54
Pemkab Serang Kekurangan 20 Ribu Unit PJU

Pemkab Serang Kekurangan 20 Ribu Unit PJU

Jumat, 17 April 2026 19:46
Dinkes Banten Turun ke Ciboleger, Cek Kesehatan Masyarakat Baduy

Dinkes Banten Turun ke Ciboleger, Cek Kesehatan Masyarakat Baduy

Jumat, 17 April 2026 19:25
Normalisasi Sungai Karangantu, Prioritas Pemkot Serang

Normalisasi Sungai Karangantu, Prioritas Pemkot Serang

Jumat, 17 April 2026 19:16
Ratusan Sekolah Rusak, Dindikbud Kabupaten Serang Minta Bantuan Pemerintah Pusat

Ratusan Sekolah Rusak, Dindikbud Kabupaten Serang Minta Bantuan Pemerintah Pusat

Jumat, 17 April 2026 18:32

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Empat Guru Besar Dikukuhkan, Universitas Esa Unggul Tegaskan Peran Akademisi dalam Menjawab Tantangan Global

Empat Guru Besar Dikukuhkan, Universitas Esa Unggul Tegaskan Peran Akademisi dalam Menjawab Tantangan Global

by Redaksi
Jumat, 17 April 2026 20:43

RADARBANTEN.CO.ID - Esaunggul.ac.id, Universitas Esa Unggul powered by Arizona State University kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat kapasitas akademik dan riset...

Pelajar Itu Dibunuh 14 Pelajar, Mayatnya Mengambang di Kali Adem

Pelajar Itu Dibunuh 14 Pelajar, Mayatnya Mengambang di Kali Adem

by Mulyadi
Jumat, 17 April 2026 19:54

Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah, menunjukkan celurit yang digunakan 14 anak terduga pembunuh seorang pelajar, Jumat...

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak