• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Berita Utama

Penderita Kanker Payudara di Kabupaten Serang Ini Butuh Bantuan

Aas Arbi by Aas Arbi
Kamis, 3 Agustus 2017 17:12
in Berita Utama, Featured, Umum
0
Penderita Kanker Payudara di Kabupaten Serang Ini Butuh Bantuan
0
SHARES
16
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp
SERANG – Kondisi Neneng Safitri (33) kini memprihatinkan.  Kanker payudara yang dialaminya telah parah hingga menghabiskan payudaranya. Berbagai macam metode pengobatan telah dilalui Safitri. Namun hingga kini,  penyakitnya tersebut tak kunjung sembuh,  justru cenderung semakin parah.
Kondisi ekonomi yang sangat pas-pasan pun ikut berperan semakin parahnya penyakit ibu dari dua anak tersebut.  Safitri pun hanya bisa mendapatkan perawatan di rumah kontrakan berukuran 3×5 meter dengan obat seadanya.
“Udah dibawa berobat kemana aja enggak berhasil. Berobat ke kyai, tabib, ke dokter harus butuh dana, enggak ada dananya, harus di operasi. BPJS sendiri enggak punya,” ujar Safitri saat ditemui awak media di kamar kontrakannya di Kampung Baru, RT 03 RW 01, Desa Kramatwatu, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang, Kamis (03/08).
Safitri bercerita,  suaminya, Hendra Setiawan (36) bekerja sebagai buruh lepas yang berpenghasilan sekitar Rp 1 juta perbulannya. Penghasilan tersebut tentu tidak cukup untuk memenuhi biaya pengobatan dan kebutuhan sehari-hari.
Untuk berobat saja,  butuh biaya perobatan sekitar Rp 400 ribu setiap kali menebus obat. Ditambah membayar kamar kontrakan senilai Rp 400 setiap bulannya.
“Keinginan pengen sembuh, tapi siapa yang ngebantu. Saya minta bijaksana dan hati nuraninya pemerintah terhadap kita yang enggak mampu,” ujarnya.
Kondisi kesehatan dan ekonomi pun memaksa kedua putranya, Ardiansyah Maulana (9) dan Arpan Herdiansyah (8) putus sekolah sejak satu tahun terakhir. Ardiansyah Maulana hanya menginjakkan kaki hingga kelas tiga SD. Sedangkan sang adik, Arpan Herdiansyah hanya bersekolah hingga kelas dua SD.
“Segala upaya udah enggak bisa gerak, nyuci, ngepel masak anak-anaj yang ngerjain. Makan juga disuapin kalau lagi parah mah,” terangnya.
Terkait penyakit yang dialaminya,  awalnya Safitri mengira penyakit tersebut akibat teluh. Sehingga berobat ke kyai dan orang pintar. Namun keduanya memvonis Safitri dengan penyakit medis dan menyarankan berobat ke dokter. “Terus beli obat warung aja sekarang, kalau nyut-nyutan (nyeri) minum obat warung,” ujarnya. (Bayu Mulyana/coffeandchococake@gmail.com)
Tags: Kankerkanker payudara
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Komisi I Minta Pemprov Ambil Langkah Tegas Soal TKS dan Honorer

Next Post

PT. KBS Cilegon Didemo Warga

Next Post
PT. KBS Cilegon Didemo Warga

PT. KBS Cilegon Didemo Warga

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

UIN Jakarta Gelar Mammografi Gratis, 50 Perempuan Jalani Deteksi Dini Kanker Payudara

UIN Jakarta Gelar Mammografi Gratis, 50 Perempuan Jalani Deteksi Dini Kanker Payudara

by Aas Arbi
Sabtu, 22 Agustus 2026 17:44
0

DEPOK, RADARBANTEN.CO.ID – Sebanyak 50 perempuan dari keluarga besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menjalani pemeriksaan mammografi gratis di Gedung Pendidikan...

Kontes Durian Bakal Digelar, Kenalkan Varietas Lokal Kabupaten Serang

Kontes Durian Bakal Digelar, Kenalkan Varietas Lokal Kabupaten Serang

by Ahmad Rizal Ramdhani
Sabtu, 22 Agustus 2026 17:42
0

Wakil Bupati Serang, Muhammad Najib Hamas, menyampaikan rencana kontes durian.

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.