CILEGON – PT. Krakatau Bandar Samudera (KBS) yang berlokasi di Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon didemo oleh puluhan pemuda yang tergabung di Karang Taruna dari Kelurahan yakni Tegal Ratu dan Kubang Sari, Kamis (3/8).
Dalam orasinya, Ketua Karang Taruna Kubang Sari, Miftahul Iman mengatakan aksi yang berlangsung dilakukan untuk menindak lanjuti surat permohonan audensi dari karang taruna kepada PT. KBS yang tidak ditanggapi oleh perusahaan baik formal maupun non formal.
“Bulan April Kami telah mengirimkan surat ke PT KBS namun sampai dengan saat ini tidak pernah ada yang mempasilitasi atau mengajak untuk berbicara. Kami adalah masyarakat pribumi asli yang harus di perhatikan namun sampai dengan saat ini hak kami belum direspon dari PT KBS,” ujarnya.
Iman menyampaikan dua tuntutan dalam aksinya itu. Tentang keterbukaan informasi dari PT.KBS serta dilibatkan nya masyarakat Tegal Ratu dan Kubang Sari dalam hal Ketenagakerjaan. Kemudian menuntut kewajiban PT. KBS menyalurkan CSRnya secara merata merata di masyarakat.
“PT.KBS berdiri di tengah-tengah masyarakat 2 kelurahan yaitu kelurahan Tegal Ratu dan Kubang Sari yang mana masyarakat ke 2 kelurahan ini hanya bisa menonton kegiatan yang dilaksanakan oleh PT.KBS. Masyarakat hanya kebagian suara bising kendaraan yang hilir mudik serta debu yang di tiup oleh angin,” katanya.
“Kemudian kami merasa kecewa dengan berdirinya PT.KBS ini yang bukan nya untuk mensejahterakan masyarakat justru masyarakat di sini serasa di anak tirikan oleh perusahaan. Padahal sudah jelas perusahaan wajib memberikan dana Corporate Sosial Responsibility (CSR) kepada warga masyarakat sekitar perusahaan dari hasil keuntungan perusahaan,” tuturnya. (Riko Budi Santoso/rikosabita@gmail.com)










