SERANG – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI Imam Nahrawi menilai Najwa Shihab adalah sosok perempuan yang memiliki integritas, intelektualitas dan kesungguhan untuk merawat kebhinekaan. Dimana perbedaan itu bukan untuk dimatikan, diratakan, melainkan harus dibesarkan dengan saling menghargai dan bersikap toleran demi berlangsungnya hubungan sosial yang terjaga.
“Saya sangat kenal dekat dengan Najwa Shihab. Ia punya mimpi yang besar, bagaimana punya anak muda yang hebat tidak cengeng tapi juga sangat optimis dengan dibekali intelektualitas yang sangat mumpuni,” paparnya saat ditemui awak media, di Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Selasa (15/8).
Dikatakan Imam yang mengenakan jaket sweater, dasi belang-belang dan kemeja putih itu, sosok Najwa berkomitmen merawat literasi dan mengawal dedikasi anak muda Indonesia untuk lebih kritis dan konstruktif. Ia mencontohkan ketika Menpora melakukan perubahan di bidang sepak bola, maka Najwa pun sangat responsif untuk menyambut perubahan itu.
“Artinya Najwa juga benar-benar melihat bahwa ada denyut nadi masyarakat yang perlu difasilitasi yang kemudian dijawab dan pemerintah sudah menjawab itu,” ujarnya.
Disoal pendapat Najwa Shihab digadang-gadang layak menjadi Menteri Sosial, Imam tersenyum simpul. Ia hanya menjawab bahwa Presiden yang lebih memiliki wewenang untuk menjawabnya, bukan dirinya.
Di tempat yang sama, Rektor Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) Soleh Hidayat mengapresiasi kehadiran Najwa Shihab sebagai Duta Baca Indonesia untuk menginspirasi banyak orang gemar membaca termasuk menulis.
“Najwa Shihab tentu memberi inspirasi kepada kita semua dan mahasiswa khususnya. Untuk bagaimana menjadi orang yang bisa berkarya baik di level lokal, regional maupun nasional. Yang muda punya kesempatan dan berpeluang untuk mempunyai peran di dalam pemerintahan maupun kemasyarakatan demi kemaslahanatan umat dan bangsa,” pungkasnya. (Anton Sutompul/antonsutompul1504@gmail,com)









