SERANG – Sebanyak 7000 hektare lahan pertanian di Kabupaten Serang berpotensi kekeringan ringan, sedang dan berat pada bulan Agustus hingga September mendatang karena curah hujan pada bulan tersebut cenderung berkurang.
“Masuk laporan dari petugas kami di lapangan itu di Tirtayasa. Ada beberapa lokasi kami lihat tanah sudah retak-retak,” ujar Kepala Bidang Pangan dan Holtikultura Dinas Pertanian Kehutanan Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Serang Zaldi Dhuhana pada Radar Banten Online, Jumat (25/8).
Ia mengatakan, kategori berat sedang sudah ada di Desa Tengkurak sekira 60 hingga 70 hari. “Dari jumlah tersebut, kami mengidentifikasikan 7000 hektare yang berpotensi kekeringan karena hanya mengandalkan hujan salah satunya Desa Tengkurak sekira 10 hektare, sedang 6 hektare dan ringan 4 hektare,” paparnya.
Lagi-lagi ia menjelaskan potensi kekeringan bisa terjadi di seluruh wilayah Kabupaten Serang seperti Tirtayasa, Tanara, Bandung, Petir, Ciruas, Bojonegara, Kibin, Kragilan dan lainnya. (Anton Sutompul/antonsutompul1504@gmail.com).
