• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Berita Utama

So Sweet, CLBK Setelah 40 Tahun Bercerai

Redaksi by Redaksi
Rabu, 30 Agustus 2017 08:30
in Berita Utama, Featured, Umum
So Sweet, CLBK Setelah 40 Tahun Bercerai

Salsah dan Munirin menunjukkan buku nikah mereka setelah menikah di kantor KUA Ampenan Selasa kemarin (29/8). (Zulfahmi/Radar Lombok/JawaPos.com)

KATA orang cinta lama bersemi kembali (CLBK). Kalau jodoh memang tak kemana. Begitulah yang dialami Salsah bin Alina, 67, dan Munirin binti Sahardi, 57. Pasangan ini dulu sempat bercerai. Namun 40 tahun kemudian mereka kembali bersatu.

Pasangan yang sudah berusia kakek nenek tersebut kemarin (29/8) datang di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Ampenan, Mataram. Para tetangga mereka di Lingkungan Tempit Ampenan, Kelurahan Dayen Peken, Kota Mataram, tidak ketinggalan menyaksikan pernikahan kakek dan nenek tersebut.

RelatedPosts

alan Tol Serang-Panimbang, Ruas Tol Rangkasbitung-Cileles

Konektivitas Banten Selatan Makin Dekat, Tol Rangkasbitung–Cileles Masuk Uji Laik Fungsi dan Operasi

Senin, 28 September 2026 19:56
Pembangunan irigasi pertanian

60 Persen Warganya Petani, Pemdes Pegadingan Dorong Pembangunan Irigasi

Senin, 28 September 2026 19:48
Rapat Paripurna Raperda APBD Lebak 2027

Bupati Lebak Absen, Paripurna Raperda APBD 2027 Diwarnai Interupsi dan Walkout

Senin, 28 September 2026 18:21
guru bermedia sosial

Guru Diingatkan Jaga Etika Bermedia Sosial, Dindikbud Cilegon: Jangan Cuma Kejar Viral

Senin, 28 September 2026 18:14

Dipandu kepala KUA Ampenan, Salsah mengucapkan ijab kabul. Dia mantap menjadi suami Munirin dengan maskawin uang tunai Rp 100 ribu. Sebelum ijab kabul, terlebih dahulu Munirin menyampaikan kesiapannya dipersunting Salsah. “Saya bersedia menikah dan menjadi istri dari suami saya dengan maskawin Rp 100 ribu,” katanya mantap.

Semua saksi yang hadir menjawab dengan teriakan “sah” dengan iringan doa untuk kedua mempelai. Raut kebahagiaan terpancar dari keduanya. Ada bagian harunya, sang nenek, Munirin, terlihat meneteskan air mata ketika Salsah menyerahkan maskawin.

Munirin menuturkan, dari Salsah dia mendapat satu anak dan beberapa cucu. Dalam perjalanannya, ada kerikil yang mengganggu rumah tangga yang membuat keduanya harus berpisah. Setelah bercerai, Salsah maupun Munirin menikah lagi dengan orang lain.

Munirin pernah menikah dua kali dengan orang lain. Begitu juga Salsah pernah menikah dengan perempuan lain hingga memiliki anak.

Dalam perjalanannya, suami Munirin meninggal dunia. Istri Salsah juga meninggal. Salsah akhirnya memilih menduda hingga 10 tahun. Setelah itu, dia baru bangkit dan berusaha meraih cinta Munirin kembali.

Sebelum menikah kembali, keduanya tentu saling “menjajaki” ulang sekitar tiga bulan. Selama bercerai mereka memang jarang bertemu. “Saya tidak pernah ketemu, berbicara hanya lewat HP,” ungkapnya.

Kalaupun mereka akhirnya menikah lagi, alasannya adalah ingin kumpul kembali bersama anak dan cucu-cucu mereka. Tidak ada niat menikah untuk main-main, atau untuk suka-sukaan saja. Niat mereka menikah agar pada masa tua ada keluarga atau orang terdekat yang bisa menemani mereka ibadah. “Saya ingin berkumpul kembali dan ada yang memperhatikan di masa tua serta ada teman untuk ibadah juga,” kata Salsah. (zulfahmi/c4/ami/JPG)

Tags: Love Story
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Komisi I DPRD Banten Serap Aspirasi TKS

Next Post

Ini 9 Nominasi Festival Film Banten 2017

Next Post
Festival Film Banten 2017 Akan Segera Digelar

Ini 9 Nominasi Festival Film Banten 2017

konstruksi Jalan Tol Serang-Panimbang Seksi 3A

Pembangunan Konstruksi Jalan Tol Serang-Panimbang Seksi 3A Ditargetkan Rampung November 2026

Senin, 28 September 2026 14:28
Dua ASN Banten Dipecat, Tujuh Pegawai Kena Hukuman Disiplin

Dua ASN Banten Dipecat, Tujuh Pegawai Kena Hukuman Disiplin

Minggu, 27 September 2026 08:02
Proyek PT Wankai

Pemkot Cilegon Stop Proyek PT Wankai, Warga: Pemadatan Lahan Masih Berjalan

Senin, 28 September 2026 12:54
Pandeglang Berduka, Politisi Muda Demokrat Agus Bustomi Meninggal Dunia

Pandeglang Berduka, Politisi Muda Demokrat Agus Bustomi Meninggal Dunia

Senin, 28 September 2026 21:40
Pencairan GU Kelurahan Cilegon

Lurah di Cilegon Keluhkan Pencairan Dana Operasional

Minggu, 27 September 2026 18:37
Kawasan Industri Kabupaten Serang

Pemkab Serang Dorong Pembentukan Kawasan Industri

Minggu, 27 September 2026 19:02
2 ASN Dipecat dan 7 Lainnya Disanksi, Kepala BKD Banten: Pimpinan OPD Punya Tanggung Jawab

2 ASN Dipecat dan 7 Lainnya Disanksi, Kepala BKD Banten: Pimpinan OPD Punya Tanggung Jawab

Senin, 28 September 2026 11:18

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Pelayanan Publik

Kecamatan Sukadiri Berada di Posisi Terakhir Hasil PEKPPP 2026, Camat: Pelayanan Adminduk Sesuai Tupoksi

by Mulyadi
Selasa, 29 September 2026 06:42
0

KABUPATEN TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID — Hasil Penilaian Mandiri Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik (PEKPPP) Tahun 2026 di Kabupaten Tangerang...

Kerangka manusia

Diduga Kerangka Manusia Ditemukan di Lahan Kosong Pasar Kemis Tangerang

by Mulyadi
Selasa, 29 September 2026 06:32
0

KABUPATEN TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID– Kerangka diduga manusia ditemukan di sebuah lahan kosong di Kampung Sondol RT 02/06, Kelurahan Kuta Bumi, Kecamatan...

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.