Home Berita Utama

Pembangunan Kios PKL Banten Lama, Pemprov Siapkan Lahan Alternatif

Redaksi by Redaksi
Sabtu, 4 November 2017 13:03
in Berita Utama, Featured, Umum
0
Pembangunan Kios PKL Banten Lama, Pemprov Siapkan Lahan Alternatif

Suasana Keraton Kaibon yang merupakan peninggalan sejarah ramai dikunjungi oleh wisatawan saat akhir pekan. FOTO: QODRAT/RADAR BANTEN

0
SHARES
25
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

SERANG – Pemprov Banten sedang menyiapkan lahan alternatif untuk batalnya pembangunan 1.000 kios pedagang kali lima (PKL) di kawasan Banten Lama.

Hal tersebut dikatakan Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy menyusul gagalnya pembangunan kios yang diperuntukkan menunjang kawasan wisata yang menjadi ikon Provinsi Banten. “Jadi bukan batal, karena lahan yang sudah ada jauh. Para pedagang nanya, kalau dipindahkan gimana Pak? Nanti ada yang belinya enggak? Jadi lahan yang ada ini jauh dari akses Banten Lama,” katanya di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B) Curug, Kota Serang, kemarin.

Atas dasar tersebut, lanjut Andika, pihaknya menunda pengerjaan kios sampai mendapat lahan yang lebih representatif. “Kalau meraka dipindahkan pun kasihan juga. Jadi bukan gagal, tapi kita mempertimbangkan efek sosial ekonomi yang ada di sana,” ujar koordinator tim teknis penataan Kawasan Keraton Kesultanan Banten ini.

Kata Andika, yang terpenting, semua PKL sudah sepakat dengan rencana penataan yang sudah dicanangkan. Untuk itu, pihaknya telah menyiapkan lahan alternatif yang diperuntukkan khusus sebagai pusat kuliner dan perbelanjaan. “Pemerintah Kota (Pemkot) Serang sudah mengajukan untuk lahan alternatif, untuk sementara itu dibuat titik sentral PKL jual beli, atau pusat kuliner pedagang yang ada di sana,” kata pria yang akrab disapa Aa ini tanpa menjelaskan detail lokasi lahan tersebut.

Terkait penataan secara keseluruhan, Andika mengatakan, sudah berjalan secara bertahap. “Yang kami lakukan dalam kaitan infrastruktur sudah, di perubahan (APBD Perubahan 2017-red) ini sudah jalan masuk ke Banten Lama, penataan wilayah drainasenya sudah kita lakukan sedikit demi sedikit,” ujarnya.

Penataan yang bersumber pada APBD Perubahan Pemprov Banten ini, diakui Andika belum maksimal. Pada anggaran murni 2018, Andika baru memastikan semua kebutuhan penataan Banten Lama bisa ditangani. “Secara keseluruhan 2018, termasuk kesiapan Pemkot Serang untuk ikut bekerjasama dalam menyukseskan grand design yang kita sepakati untuk revitalisasi pembenahan keraton Kesultanan Banten itu sendiri,” katanya.

Sebelumnya, Pemkot Serang menyatakan, pembangunan 1.000 kios di kawasan penunjang Banten Lama batal lantaran anggaran yang dialokasikan Pemkot Serang pada APBD Kota Serang tahun ini senilai Rp 11,8 miliar tidak cukup untuk membangun 1.000 kios. Akibatnya, kios yang diperuntukkan bagi para pedagang sekitar kawasan wisata religi itu hanya dapat dibangun sebanyak 500 kios pada tahun ini. “Biaya untuk membangun kios permanen itu sekira Rp 20 juta per kios,” ujar Kepala Dinas Perdagangan Perindustrian dan Koperasi serta UKM (Disdaginkop dan UKM) Kota Serang Akhmad Benbela.

Kata dia, proses lelang pembangunan 500 kios itu sudah rampung dan sedang dikerjakan. Berdasarkan penghitungan harga saat ini, biaya per meter pembangunan kios sebesar 3×3 meter itu seharga Rp 2,5 juta.

Benbela mengatakan, pedagang yang tadinya terdata hanya 637 orang, kini bertambah menjadi 700 orang. Namun, apabila sudah terbangun, kios di kawasan penunjang wisata itu diperuntukkan bagi pedagang yang terlebih dahulu ada, yaitu yang berada di zona inti. Selebihnya, tambah Benbela, akan ditempatkan di tahun berikutnya. “Kekurangan kios itu kami usulkan kembali di tahun depan,” ungkapnya.

Ia menegaskan, apabila sudah terbangun dan telah melalui proses pendataan, para pedagang dapat langsung menempati kios tersebut. Bahkan, Pemkot Serang tidak akan melakukan pungutan kepada para pedagang sampai ada ketentuan yang mengatur hal tersebut. Namun, retribusi tetap akan dikenakan kepada para pedagang seperti retribusi pedagang dan kebersihan. (Supriyono/RBG)

Tags: Banten Lama
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Perubahan Peruntukan Dana Desa, Potensial Ciptakan 5 Juta Lapangan Kerja

Next Post

Wagub: Manajerial OPD Acak-acakan

Next Post
Bertolak ke Banten, Presiden Jokowi akan Gunakan Kereta Api

Wagub: Manajerial OPD Acak-acakan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

cek kesehatan gratis

1.200 Warga Labuan Antusias Ikuti CKG Jemput Bola

by Yusuf Permana
Minggu, 9 Agustus 2026 21:00
0

PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Lebih dari 1.200 warga Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, antusias mengikuti Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang digelar...

Festival durian lokal Kabupaten Serang

Miliki Banyak Varietas Durian Lokal, Pemkab Serang Kaji Pelaksanaan Festival Durian

by Ahmad Rizal Ramdhani
Minggu, 9 Agustus 2026 20:57
0

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID - Kabupaten Serang memiliki banyak varietas durian lokal yang memiliki cita rasa nikmat dan menggoda. Hal tersebut menjadi...

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.