LEBAK – Kota Baru Maja adalah kawasan kota yang sangat strategis yang terletak di dua provinsi yakni Jawa Barat dan Banten. Di sana masih banyak lahan hijau apalagi akses jalan yang mudah bila dilalui dari manapun. Contoh dari Tangerang, mungkin hanya bilangan kurang dari satu jam.
“Sekarang kota Jakarta sudah padat. Maja ini bisa jadi tempat urbanisasi warga Jakarta,” kata Gubernur Banten Wahidin Halim saat sambutan di peresmian pembangunan Citra Maja Raya (CMR) di Kecamatan Maja, Lebak, Sabtu (18/11).
Pada kesempatan itu, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, tugas Kemenhub adalah melakukan upaya terobosan untuk mempercepat pembangunan dan membuat akses perhubungan antarwilayah jadi lebih baik dan cepat.
“Dalam menunjang semua itu kita sedang membangunan jalan tol Jakarta – Surabaya yang direncanakan akan rampung pada Lebaran tahun 2019 dan sesudah selesai itu kita akan bangun kembali jalan tol Jakarta – Banyuwangi,” tegas Menhub.
Setelah mendengar sambutan Gubernur Banten Wahidin Halim yang ingin Kecamatan Maja menjadi Ibukota Indonesia, Menhub mendoakan agar cita-cita Kabupaten Lebak menjadi ibukota negara segera terwujud.
“Jika ingin jadi ibukota segalanya harus dipersiapkan, dari segi keamanan, akses jalan dan lainnya yang menunjang untuk jadi perhatian dalam menentukan Maja jadi ibukota,” ucapnya. (Omat/twokhe@gmail.com).
Saat sambutan, Gubernur Banten Wahidin Halim membicarakan gagasan memindahkan ibukota di Jakarta ke Maja. “CMR memang visioner dalam memilih tempat. Maja ini kota yang mempunyai tempat yang strategis, Bila perlu ibukota Jakarta pindah ke Maja,” ujar WH saat sambutan peresmian kota terpadu Citra Maja Raya di depan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, dan Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya, Sabtu (18/11).
Selain itu, WH juga berharap pembangunan jalan tol yang menghubungkan ke wilayah Banten, seperti rencana pembangunan Jalan Tol Panimbang hingga Bayah agar segera dibangun.
“Sementara saya (Banten-red) sedang fokus membangun dan memperbaiki infrastruktur untuk menunjang kemajuan Provinsi Banten,” katanya.
Menurutnya, Banten sangat potensial dan mempunyai banyak lahan, seperti perkebunan, pertanian hingga hamparan laut yang luas, serta pantai yang eksotis. “Sayuran pun banyak yang dikirim ke Jakarta dari Banten,” tutur WH.
Yang terpenting, lanjut WH, harus tegas memberantas korupsi, karena korupsilah yang membuat pembangunan menjadi kurang baik. (Omat/twokhe@gmail.com).












