TANGSEL – Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Demokrat di delapan kabupaten kota di Provinsi Banten hari ini menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) secara serentak di Hotel Atria, Tangerang Selatan (Tangsel), Senin (22/1).
“Muscab itu bisa dilaksanakan satu-satu, tapi se-Indonesia itu ada muscab 514, jadi dilakukan secara serentak yang penting memenuhi syarat,” ujar Kepala Badan Pembinaan Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan (BPOKK) Partai Demokrat Pramono Edhie Wibowo, Senin (22/1).
Saat menyampaikan sambutan, Pramono Edhie menjelaskan, partai politik merupakan organisasi yang memiliki aturan jelas. Sehingga anggota dan kadernya tidak boleh bertindak sewenang-wenang.
“Ini partai bukan gelanggang adu ramai. Ini partai, bukan tempat gerombolan tanpa aturan. Verifikasi dilakukan mulai dari DPC, DPD, dan DPP,” jelasnya.
Helatan muscab ini pun, menurut Pramono, semua kader harus mematuhi aturan main yang berlaku. Seperti tidak melakukan politik uang hingga kegaduhan, baik di dalam maupun di luar persidangan.
“Sah tidaknya muscab ini, saya nyatakan sah, karena SK (Surat Keputusan) sudah ditandatangani oleh Ketum dan Sekjen. Bukan karena belum dilantiknya, pelantikan hanya formalitas saja,” ujarnya.
DPD Demokrat Banten sendiri memastikan, akan memenangkan pilkada di empat kabupaten dan kota. Lalu menargetkan raihan suara terbanyak dalam Pemilu 2019. (Bayu Mulyana/coffeandchococake@gmail.com)











