slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Parlemen Reses

Pelayanan BPJS Kesehatan Dikeluhkan

Aas Arbi by Aas Arbi
09-03-2018 21:06:40
in Reses, Umum
Pelayanan BPJS Kesehatan Dikeluhkan
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

SERANG – Tindak lanjut dari hasil serap aspirasi (reses) yang dilakukan legislator Banten di daerah pemilihannya belum maksimal. Sebab, keluhan masyarakat masih berkutat pada persoalan yang sama. Keluhan tersebut berkaitan dengan pelayanan dasar seperti infrastruktur dan kesehatan. Tak terkecuali, keluhan pada pelayanan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS yang dinilai belum optimal.

“Iya seperti kemarin (reses sebelumnya-red), aspirasi masyarakat masih seputar infrastruktur jalan, pendidikan, dan kesehatan,” kata Wakil Ketua DPRD Banten Nuraeni usai melakukan reses di Kampung Bojot, Pancalaksana, Kecamatan Curug, Kota Serang, Jumat (9/3).

Baca Juga :

Gandeng Posbankum, BPJS Kesehatan Perkuat Perlindungan Hukum Bagi Masyarakat

500 Peserta BPJS PBI Kota Serang Ajukan Reaktivasi, Diberi Waktu 3 Bulan

Pasca Lebaran, Wakil Bupati Intan Tinjau Pelayanan dan Fasilitas RS Insan Nusantara Rajeg

Alika Putri Ceritakan Kemudahan Berobat Menggunakan BPJS Kesehatan

Menurutnya, pada bidang kesehatan masyarakat paling banyak mengeluhkan soal pelayanan BPJS. “Ini juga yang membuat saya heran, padagal porgram ini digelontorkan untuk meringankan beban masyarakat kurang mampu, namun praktik dilapangan berbeda dari tujuan awal,” ujarnya.

Masyarakat, kata Nuraeni, seringkali dipersulit secara administrasi saat melakukan pemeriksaan dengan BPJS. Bahkan, ada beberapa kasus meski sudah mendapat BPJS tetap harus membayar pengobatan dengan jumlah yang cukup mahal.

“Kadang dipersulit dengan layanan rawat inap, kesulitan mendapatkan kamar dan penembusan obat lebih mahal. Ini kita akan panggil BPJS nya, sebenarnya apa persoalannya,” katanya.

Karenanya, politisi Demokrat ini menilai, akan lebih mudah jika program kesehatan gratis menggunakan KTP-el yang digulirkan Gubernur
dan Wakil Gubernur Banten bisa direalisasikan. Selain lebih simpel, jaminan kepada masyarakat yang sakit lebih pasti tanpa harus mengurus administrasi yang berbelit. “Warga tadi juga menyampaikan kalau bisa layanan kesehatan gratis ini cukup menggunakan KTP saja, tidak ribet ngurus administrasinya,” ujar Nuraeni.

Terkait dengan pendidikan, Nuraeni menyebut, ada beberapa masalah yang disampaikan masyarakat. Di antaranya masih banyaknya pungutan kepada walimurid. “Selalu ada pungutan, untuk kewenangan SD dan SMP ada dikabupaten/kota, dan SMA/SMK ada di provinsi. Pemprov Banten sendiri sudah sangat tegas, bakan beberapa waktu lalu, Pak Gubernur sudah memberikan tindakan tegas ke salah satu kepala sekolah SMA di Kota Tangerang karena melakukan pungutan ke wali murid,” ujarnya.

Ketua RW setempat TB Makruf membenarkan masalah yang disampaikan warganya. Kata dia, infrastruktur di Desanya sangat buruk. Padahal, Desa tersebut merupakan perbatasan antara Kota Serang dengan Kabupaten Serang. “Kampung kita memang terlihat kumuh. Sudah kami sampaikan ke Pemkot Serang, tetapi sepertinya belum ada tanggapan,” ujaranya.

Selain itu, pelayanan kesehatan gratis melalui BPJS dirasa kurang maksimal. Mulai dari penanganan awal sampai pemberian obat oleh tim
medis melalui perawat dirumah sakit dan klinik. “Pelayanannya tidak enak kalau warga berobat BPJS. Kami kadang masih bingung, apalagi ketika berobat rawat inap, kita harus menebus obat sendiri di apotek, karena obat di rumah sakit atau Puskesmas karena persediaannya sudah dabis. Juntrungnya pengobatan tidak gratis,” ujarnya.

Senada disampaikan Sobirin. ia mengaku, setiap tahun persoalan klasik selalu muncul. Mulai dari pelayanan BPJS, pembuatan KTP berbasis elektronik yang dirasakan masih berbelit-belit. “Warga terkadang kesulitan mengurus, dan tak sedikit belum memiliki KTP elektronik, alasannya blankonya belum ada. Padahal proses perekamannya sudah hampir satu tahun,” tambahnya. (Bayu Mulyana/coffendchococake@gmail.com)

Tags: BPJS Kesehatan
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Demokrat Banten Lobi DPR RI Soal Program Berobat Gratis

Next Post

Lima Buah ini Mengandung Gula Paling Tinggi

Related Posts

Bisnis

Gandeng Posbankum, BPJS Kesehatan Perkuat Perlindungan Hukum Bagi Masyarakat

by Bayu Mulyana
Kamis, 9 April 2026 06:26

SERANG,RADARBANTEN.CO.ID – Dalam upaya meningkatkan kualitas layanan serta memperkuat perlindungan hukum bagi masyarakat, BPJS Kesehatan menjalin sinergi strategis dengan Pos...

Read moreDetails

500 Peserta BPJS PBI Kota Serang Ajukan Reaktivasi, Diberi Waktu 3 Bulan

Pasca Lebaran, Wakil Bupati Intan Tinjau Pelayanan dan Fasilitas RS Insan Nusantara Rajeg

Alika Putri Ceritakan Kemudahan Berobat Menggunakan BPJS Kesehatan

BPJS Kesehatan Sediakan Layanan Gratis Bagi Pemudik

BPJS Kesehatan Siapkan Kemudahan Layanan Selama Libur Lebaran 2026

Warga Waringinkurung Akui BPJS Kesehatan Permudah Akses Berobat

Ibu Rumah Tangga di Cilegon Sukses Jalani Operasi Infeksi Kulit Berkat BPJS Kesehatan

Dinas Sosial Minta 95 Ribu Warga Kabupaten Tangerang Ajukan Reaktivasi PBI JKN

42 Ribu Peserta PBI di Pandeglang Tiba-tiba Nonaktif

Next Post
Manfaat yang Luar Biasa dari Buah-buahan ini

Lima Buah ini Mengandung Gula Paling Tinggi

Teknis Program Kesehatan Gratis, Demokrat-Golkar Beda Pendapat

Teknis Program Kesehatan Gratis, Demokrat-Golkar Beda Pendapat

Pasangan Calon Kepala Daerah Bicara Soal Pembangunan Berwawasan Lingkungan

Pasangan Calon Kepala Daerah Bicara Soal Pembangunan Berwawasan Lingkungan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

LPG Non Subsidi Naik, Pelaku Usaha di Banten Menjerit

LPG Non Subsidi Naik, Pelaku Usaha di Banten Menjerit

Selasa, 21 April 2026 18:10
Ancaman 15 Tahun Penjara Menanti Ayah Tiri Pelaku Pelecehan Pelajar SMP di Cilegon 

Ancaman 15 Tahun Penjara Menanti Ayah Tiri Pelaku Pelecehan Pelajar SMP di Cilegon 

Selasa, 21 April 2026 18:04
Serapan Anggaran OPD Kabupaten Serang di Triwulan Pertama Masih Rendah

Serapan Anggaran OPD Kabupaten Serang di Triwulan Pertama Masih Rendah

Selasa, 21 April 2026 17:54
Kejar Para Penunggak, Bapenda Banten Kerahkan 960 Pemungut Pajak

Kejar Para Penunggak, Bapenda Banten Kerahkan 960 Pemungut Pajak

Selasa, 21 April 2026 17:48
Sepanjang 2026, 18 Kasus Pencabulan Anak Terjadi di Cilegon, Mayoritas Anak SMP

Sepanjang 2026, 18 Kasus Pencabulan Anak Terjadi di Cilegon, Mayoritas Anak SMP

Selasa, 21 April 2026 17:39
GOW Kota Cilegon Edukasi Perempuan Waspada Penipuan Online di Momentum Hari Kartini

GOW Kota Cilegon Edukasi Perempuan Waspada Penipuan Online di Momentum Hari Kartini

Selasa, 21 April 2026 17:29
LPG Non Subsidi Naik, Pelaku Usaha di Banten Menjerit

LPG Non Subsidi Naik, Pelaku Usaha di Banten Menjerit

Selasa, 21 April 2026 18:10
Ancaman 15 Tahun Penjara Menanti Ayah Tiri Pelaku Pelecehan Pelajar SMP di Cilegon 

Ancaman 15 Tahun Penjara Menanti Ayah Tiri Pelaku Pelecehan Pelajar SMP di Cilegon 

Selasa, 21 April 2026 18:04
Serapan Anggaran OPD Kabupaten Serang di Triwulan Pertama Masih Rendah

Serapan Anggaran OPD Kabupaten Serang di Triwulan Pertama Masih Rendah

Selasa, 21 April 2026 17:54
Kejar Para Penunggak, Bapenda Banten Kerahkan 960 Pemungut Pajak

Kejar Para Penunggak, Bapenda Banten Kerahkan 960 Pemungut Pajak

Selasa, 21 April 2026 17:48
Sepanjang 2026, 18 Kasus Pencabulan Anak Terjadi di Cilegon, Mayoritas Anak SMP

Sepanjang 2026, 18 Kasus Pencabulan Anak Terjadi di Cilegon, Mayoritas Anak SMP

Selasa, 21 April 2026 17:39
GOW Kota Cilegon Edukasi Perempuan Waspada Penipuan Online di Momentum Hari Kartini

GOW Kota Cilegon Edukasi Perempuan Waspada Penipuan Online di Momentum Hari Kartini

Selasa, 21 April 2026 17:29

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

LPG Non Subsidi Naik, Pelaku Usaha di Banten Menjerit

LPG Non Subsidi Naik, Pelaku Usaha di Banten Menjerit

by Yusuf Permana
Selasa, 21 April 2026 18:10

LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID - Kenaikan LPG non subsidi telah memicu gejolak bagi dunia usaha. Bagaimana tidak, harga LPG non subsidi mulai...

Ancaman 15 Tahun Penjara Menanti Ayah Tiri Pelaku Pelecehan Pelajar SMP di Cilegon 

Ancaman 15 Tahun Penjara Menanti Ayah Tiri Pelaku Pelecehan Pelajar SMP di Cilegon 

by Adam Fadillah
Selasa, 21 April 2026 18:04

CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Cilegon mengungkap ancaman hukuman berat terhadap pelaku dugaan pelecehan seksual...

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak