slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama Sosial Budaya

Sabar dan Lembut Bikin Istri Manut  

Aas Arbi by Aas Arbi
05-06-2018 19:56:23
in Sosial Budaya
Sabar dan Lembut Bikin Istri Manut   
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

Minah (62) nama samaran mengaku, sudah merasa sempurna hidup di dunia dengan sang suami tercinta, sebut saja Plaud (65). Hidup sederhana dengan tiga anak yang mulai tumbuh dewasa, mereka pasangan suami istri yang selalu terlihat ceria.

Mengaku sering mendapat perhatian dan kasih sayang, Minah tak pernah termakan omongan orang tentang kelakuan lelaki yang sering terjadi di acara gosip televisi. Menganggap enteng semua persoalan dengan menghadapi penuh ketenangan, baik Minah maupun Plaud selalu bisa menciptakan kenyamanan satu sama lain. Widih.

“Ya saya sih sama suami santai-santai saja. Yang namanya masalah mah banyak, tapi kan enggak harus dihadapi pakai emosi,” ungkapnya kepada Radar Banten.

Baca Juga :

Istri Tak Bisa Mijat, Malah Cari yang Plus-plus

Mertua Sayang, Tapi Kok Menderita

Dulu Soleh Minta Cerai, Suami Baru Tak Pernah Salat

Kepincut Adik Tersayang, Cincin Lamaran Melayang

Namun meski selalu menunjukkan sikap santai, setelah ditelusuri, MInah pun mengaku, kalau dahulu ia juga termasuk orang yang gampang marah dan membentak suami. Katanya, emosinya bahkan melebihi wanita yang sedang PMS (premenstruasi syndrome). Tapi, semua sifatnya itu hilang setelah terjadi suatu peristiwa yang dialami bersama sang suami. Wih, peristiwa apa itu, Teh?

“Hmm, kejadiannya sudah lama banget, Kang. Awal-awal nikah sih, ya dulu saya memang saya masih harus banyak belajar buat jadi istri yang baik,” curhatnya.

Seperti diceritakan Minah, Plaud yang dikenalnya tak lama sebelum putus dengan sang mantan, memang terkenal ramah dan cepat bergaul. Memiliki banyak teman mulai dari yang seusia sampai jauh di atasnya, Plaud kerap menjadi pusat perhatian ketika tengah berkumpul bersama masyarakat kampung.

Terlahir dari keluarga sederhana, ayah pekerja dan ibu pengrajin kue rumahan, Plaud memiliki masa muda berwarna. Ya, meski dari segi ekonomi biasa saja, tapi anehnya, kalau untuk urusan cinta, ia dikelilingi banyak wanita. Tak heran, ketika sudah berumah tangga, Plaud kerap bercengkrama dengan wanita tetangga rumah atau teman lama. Oalah, wah bahaya itu Teh!

“Ah kalau untuk urusan itu sih saya enggak masalah, saya yakin dia setia. Itu mah sudah kita bicarakan dan saling mengerti,” kata Minah.

Minah sendiri bukan perempuan biasa. Meski terlahir dari keluarga sederhana, tapi karena status sang ayah sebagai tokoh masyarakat, ditambah sosoknya yang manis dan menarik, membuat orang-orang menaruh hormat padanya. Tidak sembarang melayangkan rayuan gombal, para lelaki di kampung mengagumi secara diam-diam.

Memiliki tubuh ideal dengan kulit nan putih, tak membuat Minah sombong kepada para pemuda kampung. Kerap menebar senyum dengan sapaan hangat, Minah menjadi wanita incaran banyak pria. Katanya, dulu sampai ada yang datang ke rumah membawa bunga. Widih, romantis amat ya.

Sampai usia beranjak dewasa, lantaran desakan orangtua dan sindiran teman-teman yang sudah lebih dulu menikah, Minah mengalami masa-masa sulit dalam mencari pendamping. Cantik dan baik saja ternyata tak cukup membuatnya mudah mencari lelaki yang pas.

“Ya waktu itu tuh saya benar-benar merasa tertekan. Pokoknya kemana-mana, apalagi pas dateng ke acara nikahan, itu pasti ada orang yang nanyai kapan nikah. Kan kesel,” curhat Minah mengenang masa lalu.

Namun kesedihan itu tak berlangsung lama. Bagai menjawab doa Minah yang sering menitikkan air mata di tengah malam. Tuhan menghadirkan sosok Plaud sebagai ksatria yang menyelamatkan Minah dari belenggu tekanan atas pertanyaan pernikahan. Ditemani ayah serta paman yang ternyata kenal dekat dengan ayah Minah, Plaud percaya diri melamar sang wanita idaman.

Meski awalnya sempat ragu, namun Minah tak bisa berbuat banyak lantaran sang ayah sudah mengeluarkan lampu hijau. Maka seolah tak menunggu waktu lama, pesta pernikahan pun terlaksana. Mengikat janji sehidup semati, Minah dan Plaud resmi menjadi sepasang suami istri.

Di awal pernikahan, tidak seperti pasangan baru pada umumnya, Plaud tampak tak begitu canggung kepada keluarga sang istri. Santai dan banyak bicara, ia pandai mencuri hati. Berbaur dengan ayah mertua sampai ke pembantu rumah tangga, Plaud menunjukkan sosok hangat dan ramah.

Tapi yang namanya rumah tangga, pasti tak lepas dari urusan ekonomi. Parahnya, keadaan semakin diperparah dengan sindiran dan cacian dari bibi dan saudara sang istri yang membanding-bandingkan Plaud dengan manantu-manantu yang lain. Bekerja sebagai pegawai di salah satu perusahaan swasta di Kota Serang, Plaud berjuang meraih kebahagiaan istri.

“Ya waktu itu saya sempat kemakan omongan bibi dan saudara yang mungkin bikin Kang Plaud sakit hati,” akunya. Kemakan omongan gimana maksudnya, Teh?

“Ya gitu, saya sering marah-marah. Terus ngebentak bahkan enggak ngomong sampai berhari-hari sama suami,” terang Minah.

Hingga peristiwa menegangkan itu terjadi. Berjalan dua tahun usia pernikahan, Minah dan Plaud dikaruniai anak pertama. Bayi laki-laki yang lucu dan menggemaskan, menjadi alasan Plaud dan sang istri untuk lebih harmonis lagi. Namun apa mau dikata, di balik kebahagiaan yang terpancarkan, ada kesedihan sekaligus tekanan yang datang bak anak panah menembus jantung.

Di sore yang teduh, Minah dan Plaud melaksanakan acara akikah sang buah hati tercinta. Mengundang masyarakat untuk turut mendoakan tentu membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Lantaran tak ada tabungan, Plaud pun meminjam uang kepada beberapa teman dan tetangga.

Meski dengan perayaan sederhana, acara sore itu terlaksana dengan lancar. Semua tamu undangan turut berbahagia menyambut anak Plaud yang sudah diberi nama. Menjelang malam, giliran seluruh anggota keluarga berkumpul sambil bercengkerama.

Namun kehangatan malam itu berubah panas ketika salah seorang saudara yang memang suka menyindir mengatakan sesuatu yang menyakitkan. Apa mau dikata, di tengah keletihan seharian mempersiapkan acara, Minah pun terpancing dan meluapkan amarahnya. Waduh, memang dia ngomong apa sih, Teh?

“Masa dia bilang, duh anak ganteng-ganteng gini tapi kok dinamainnya pakai uang boleh minjem. Ini orangtuanya pada enggak becus amat, ya!” kata Minah meniru ucapan sang saudara.

Dibentaknya sang saudara sambil mengangkat satu tangan. Tak mau kalah, karena merasa usia lebih tua, saudara Minah balas membentak. Keributan pun tak dapat dihindari. Adu mulut kedua wanita itu membuat riuh suasana. Beruntung beberapa orang bisa melerai, sang saudara pun pergi dengan gerutuan yang membabi buta.

Parahnya, seolah belum puas akan keributan yang terjadi, Minah berbalik menyalahkan suami. Ia mengamuk dan memukuli tubuh Plaud. Namun hebatnya, seolah memahami kemurkaan sang istri, Plaud diam tak bereaksi. Ia membiarkan Minah puas melampiaskan emosi.

Hingga sang istri kelelahan memukuli, barulah Plaud merangkulkan kedua lengannya ke tubuh sang istri. Sambil berbisik lembut, ia mengucap kata sabar dan meminta maaf. Sejak saat itu, Minah pun terdiam, pikiran dan perasaannya hanyut dalam belai kelembutan sang suami.

Dua minggu kemudian, Plaud memutuskan pindah ke rumah kontrakan sederhana. Minah pun menurut dengan membawa serta sang buah hati tercinta. Dengan usaha dan kerja keras, sepuluh tahun kemudian, mereka berhasil membangun rumah. Kini Plaud dan Minah hidup bahagia.

Ciye, selamat ya Kang Plaud dan Teh Minah. Semoga sejahtera dan langgeng selamanya. Amin (daru-zetizen/zee/ags)

Tags: Love Story
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Waspadai Penipuan SMS Mengatasnamakan BPJS Ketenagakerjaan

Next Post

Hockey Cilegon Optimistis Kawinkan Medali Emas di Porprov Banten

Related Posts

Istri Tak Bisa Mijat, Malah Cari yang Plus-plus
Love Story

Istri Tak Bisa Mijat, Malah Cari yang Plus-plus

by Redaksi
Rabu, 26 Januari 2022 16:41

Amarah Santi (35) nama samaran, tak bisa padam saat tahu kalau suaminya, sebut saja Joko (38) mendownload aplikasi yang bisa...

Read moreDetails

Mertua Sayang, Tapi Kok Menderita

Dulu Soleh Minta Cerai, Suami Baru Tak Pernah Salat

Kepincut Adik Tersayang, Cincin Lamaran Melayang

Ketahuan Bawa Penumpang, Mobil Dilelang

Suami Butuh Kehangatan, Malah Diacuhkan

Demi Janda, Rela Jual Sawah

Awalnya Diragukan, Sudah Kaya Jadi Tumpuan

Mantanku Teman Baik Suamiku

Terlalu Dikekang, Rumah Rasa Medan Perang

Next Post
Hockey Cilegon Optimistis Kawinkan Medali Emas di Porprov Banten

Hockey Cilegon Optimistis Kawinkan Medali Emas di Porprov Banten

Nissa Sabyan Makin Tajir

Nissa Sabyan Makin Tajir

Kabupaten Tangerang Berbenah Hadapi Asian Games

Kabupaten Tangerang Berbenah Hadapi Asian Games

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Pemkot Cilegon Naikan Bonus Kafilah MTQ XXIII Banten

Pemkot Cilegon Naikan Bonus Kafilah MTQ XXIII Banten

Minggu, 12 Juli 2026 18:19

Pemkot Serang Siapkan Bonus untuk Seniman Berprestasi Nasional

Minggu, 12 Juli 2026 16:49

Kelebihan Bayar Iuran BPJS Jadi Temuan BPK, DPRD Banten Desak BPJS Serang Dievaluasi

Minggu, 12 Juli 2026 16:21

Supriadi Sebut Pendidikan Jadi Kunci Memutus Rantai Kemiskinan di Lebak

Minggu, 12 Juli 2026 15:32

DPRD Nilai Pengelolaan Pajak Air Tanah di Cilegon Abaikan Potensi Pendapatan Daerah

Minggu, 12 Juli 2026 15:31

Dewan Sebut Jalan Rusak Jadi Penyebab Utama Kemiskinan di Lebak

Minggu, 12 Juli 2026 15:29
Pemkot Cilegon Naikan Bonus Kafilah MTQ XXIII Banten

Pemkot Cilegon Naikan Bonus Kafilah MTQ XXIII Banten

Minggu, 12 Juli 2026 18:19

Pemkot Serang Siapkan Bonus untuk Seniman Berprestasi Nasional

Minggu, 12 Juli 2026 16:49

Kelebihan Bayar Iuran BPJS Jadi Temuan BPK, DPRD Banten Desak BPJS Serang Dievaluasi

Minggu, 12 Juli 2026 16:21

Supriadi Sebut Pendidikan Jadi Kunci Memutus Rantai Kemiskinan di Lebak

Minggu, 12 Juli 2026 15:32

DPRD Nilai Pengelolaan Pajak Air Tanah di Cilegon Abaikan Potensi Pendapatan Daerah

Minggu, 12 Juli 2026 15:31

Dewan Sebut Jalan Rusak Jadi Penyebab Utama Kemiskinan di Lebak

Minggu, 12 Juli 2026 15:29

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Pemkot Cilegon Naikan Bonus Kafilah MTQ XXIII Banten

Pemkot Cilegon Naikan Bonus Kafilah MTQ XXIII Banten

by Redaksi
Minggu, 12 Juli 2026 18:19

CILEGON,RADARBANTEN.CO.ID  – Pemerintah Kota Cilegon secara resmi melepas kafilah Kota Cilegon yang akan mengikuti Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) XXIII Tingkat...

Pemkot Serang Siapkan Bonus untuk Seniman Berprestasi Nasional

by Nahrul Muhilmi
Minggu, 12 Juli 2026 16:49

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang berencana memberikan bonus kepada para pelaku seni yang berhasil mengharumkan nama daerah di...

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak