• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Bisnis Ekonomi

Rhenald Kasali: Dunia Usaha Lamban Dalam Menghadapi Perubahan

Aas Arbi by Aas Arbi
Senin, 23 Juli 2018 09:48
in Ekonomi
Rhenald Kasali: Dunia Usaha Lamban Dalam Menghadapi Perubahan

Guru Besar Ekonomi UI Renald Khasali. Foto: Jawa Pos

JAKARTA – Perekonomian Indonesia menghadapi era Shifting sebagai kelanjutan dari gelombang disruption. Sayangnya, pemahaman dunia usaha lamban dalam menghadapi perubahan.

Guru Besar Ekonomi UI sekaligus Manajemen Rumah Perubahan Rhenald Kasali menuturkan dikhawatirkan ada banyak usaha nasional yang berpotensi gagal memanfaatkan momentum pertumbuhan ekonomi baru akibat disrupsi.

RelatedPosts

pelatihan kerja Kabupaten Serang

Punya Skill Menjahit, 32 Warga Kabupaten Serang Dipersiapkan Masuk Dunia Kerja

Jumat, 18 September 2026 16:51
pengelolaan sampah Lebak

Amir Hamzah: Sampah Dikelola dengan Baik Hasilkan Nilai Ekonomi

Jumat, 18 September 2026 16:25
Dampak erupsi Gunung Anak Krakatau

Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau, Kerugian Pelaku Wisata Banten Capai Rp15 Miliar

Rabu, 16 September 2026 10:37
erupsi Gunung Anak Krakatau

70 Persen Pesanan Hotel Batal Akibat Aktivitas Gunung Anak Krakatau di Banten

Selasa, 15 September 2026 16:10

“Banyak orang mengatakan dunia memasuki era new normal. Tapi apa konkretnya new normal dalam kehidupan baru?” tanyanya di sela-sela peluncuran buku terbarunya, The Great Shifting di Rumah Perubahan, Sabtu (21/7), sebagaimana dilansir JawaPos.com.

Lewat kajiannya, ia menunjukkan sejumlah peristiwa shifting yang terjadi dalam bidang konsumsi, industri pelayanan kesehatan, keuangan dan perbankan, hiburan, esteem economy, asuransi, pendidikan, pariwisata, mainan, dan kebudayaan.

Pertama, ketika pendapatan masyarakat meningkat, maka sejumlah produk akan menjadi barang inferior. Dan ini menunjukkan kegagalan para CEO dalam membaca shifting dan terperangkap dalam a blame trap karena terlalu percaya pada pernyataan pelemahan daya beli.

Rhenald Kasali menunjukkan, puncak dari peradaban bahasa yang dijelajahi manusia sepanjang sejarah adalah munculnya collaborative society, dan pada puncaknya terbentuk kompetensi bangsabangsa untuk melahirkan teknologi baru. Dan semakin ke sini teknologi semakin cepat mengubah kehidupan beserta segala yang dikonsumsinya.

Ia memberi contoh kasus hilang dan memudarnya perusahaan-perusahaan besar saat berhadapan dengan peradaban teknologi baru. Semisal runtuhnya VOC menyusul terbentuknya Revolusi Industri di abad 18-19 yang memusnahkan kekuatan logistik 4.875 kapal layar milik VOC.

Revolusi Industri melahirkan kapal laut dengan mesin-mesin uap yang terus ber-evolusi menjadi VLCC berbahan bakar cair dengan pelabuhan-pelabuhan yang modern, yang mampu mengangkut hingga 25.000 kontainer ukuran 22 feet. Dan imbasnya terasa hingga ke pelabuhan Tanjung Priok yang tidak cepat menyesuaikan diri.

Baru setelah pelabuhan-pelabuhan milik BUMN itu memilih jalan transformasi belakangan ini, kapalkapal ukuran medium mulai masuk kembali ke pelabuhan nusantara dan mulai menurunkan biaya logistik.

Namun Rhenald menambahkan, transformasi logistik itu belum selesai. Konsep Tol Laut yang digagas Presiden Jokowi masih harus terus dilanjutkan dengan reformasi birokrasi berbasiskan teknologi digital dengan dukungan infrastruktur.

Pertama, produk beralih menjadi platform dan platform mengubah kehidupan secara luas dan mengakibatkan banyak produk menjadi inferior dan ditinggalkan peradaban baru.

Kedua, kehidupan baru menimbulkan efek jejaring yang mengubah sifat produksi menjadi nirbatas, kolaboratif, dan serba sharing. Terjadi proses penghancuran pasar existing namun sekaligus menimbulkan efek inklusi semisal/inancial inclusion atau jargon “kini setiap orang bisa terbang.”

“Ini berarti perekonomian baru berpotensi menggerus gap kaya-miskin dengan memberi ruang yang lebih besar bagi masuknya kelompok konsumen yang kurang beruntung menjadi consumer,” jelasnya.

Ketiga, adalah keliru mereduksi makna Shifting sebagai perpindahan belanja dari dunia riil ke dunia online. Shifting seperti itu sudah pasti walaupun selalu disangkal pelaku-pelaku usaha lama yang terimbas. Shifting yang paling besar justru terjadi secara horizontal dan cross industry, yang mengakibatkan pelaku industri sulit melacak.

Ia memberi contoh cross Shifting terjadi dari konsumsi atau spending pada barang-barang retailgoods seperti minuman berenergi dan snack jajanan ke perjalanan wisata, hiburan, game online dan asuransi kesehatan.

Keempat, perbaikan infrastruktur dan orientasi pembangunan dari pendekatan trickle down yang melahirkan pengusaha besar di sektor perkotaan ke pembangunan pedesaan telah menimbulkan kesempatan baru di desa yang memunculkan dualisme ekonomi antara pembentukan megacities dan start-up pedesaan.

Tersalurkannya dana desa sebesar Rp 180 triliun dalam tiga tahun berturut-turut, disertai dengan pembangunan infrastruktur jalan desa sepanjang 121 ribu kilometer, berpotensi melahirkan shifting dari megacities ke perekonomian desa

Dan kelima, kemajuan dalam Revolusi Industri 4.0 yang berjalan begitu cepat telah melahirkan potensi ancaman baru bagi industri konvensional. Dibahas pula strategi corporate shifting yang tengah menjadi hot topics dalam perekonomian new normal. (uji/JPC/JPG)

Tags: Ekonomipertumbuhan ekonomiRhenald Kasali
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Herayati, Anak Pengayuh Becak di Cilegon Lulus Cum Laude di ITB

Next Post

Pendongeng Michio Kaku Dari Ciheras

Next Post
Banyak Dalih, Susah Maju

Pendongeng Michio Kaku Dari Ciheras

Dua ASN Pemprov Banten Dipecat karena Pelanggaran Berat, Diduga Terkait Pungli

Dua ASN Pemprov Banten Dipecat karena Pelanggaran Berat, Diduga Terkait Pungli

Jumat, 25 September 2026 12:40
Visual Film Indonesia Disebut ‘Selevel Dunia’, Film Na Willa Bikin Warganet Penasaran

Visual Film Indonesia Disebut ‘Selevel Dunia’, Film Na Willa Bikin Warganet Penasaran

Selasa, 17 Maret 2026 14:02
Sekolah Gratis Sasar Madrasah, Budi Prajogo Apresiasi Gubernur Banten

Sekolah Gratis Sasar Madrasah, Budi Prajogo Apresiasi Gubernur Banten

Selasa, 17 Maret 2026 14:08
Bupati Pandeglang Larang Kepala OPD Mudik Menggunakan Mobil Dinas

Bupati Pandeglang Larang Kepala OPD Mudik Menggunakan Mobil Dinas

Selasa, 17 Maret 2026 13:25
Wakil Ketua DPRD Pandeglang Siap Gaji dan Tunjangan Dipangkas Demi Selamatkan Negara

Wakil Ketua DPRD Pandeglang Siap Gaji dan Tunjangan Dipangkas Demi Selamatkan Negara

Selasa, 17 Maret 2026 13:06
Rangkaian Kegiatan Sosial Chandra Asri Group Selama Ramadhan, Salurkan Bantuan Sosial dan Fasilitasi Mudik Gratis

Rangkaian Kegiatan Sosial Chandra Asri Group Selama Ramadhan, Salurkan Bantuan Sosial dan Fasilitasi Mudik Gratis

Selasa, 17 Maret 2026 13:49
Update Arus Mudik Pelabuhan Ciwandan 17 Maret 2026: Penumpang Tembus 10.987 Orang

Update Arus Mudik Pelabuhan Ciwandan 17 Maret 2026: Penumpang Tembus 10.987 Orang

Selasa, 17 Maret 2026 13:21

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Santriwati Kabupaten Serang Syarah Ratu Brilian Juara Pencak Silat Maulana Hasanuddin 3

Santriwati Kabupaten Serang Syarah Ratu Brilian Juara Pencak Silat Maulana Hasanuddin 3

by Fahmi
Minggu, 27 September 2026 10:34
0

Santriwati asal Kabupaten Serang, Syarah Ratu Brilian, berhasil meraih Trophy Dandim 0602 Serang Cup dalam Kejuaraan Pencak Silat Maulana Hasanuddin...

Partai Perindo Banten Sasar Generasi Z Lewat Penguatan UMKM dan Ekonomi Kreatif

Partai Perindo Banten Sasar Generasi Z Lewat Penguatan UMKM dan Ekonomi Kreatif

by Aas Arbie
Minggu, 27 September 2026 10:29
0

Ketua DPW Partai Perindo Banten Aad Firdaus saat mengikuti Workshop Kader dan Konsolidasi Pemenangan Partai Perindo di Banten.

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.