slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Ricuh di Proyek PLN Jawa 7: TKA Pukul Tenaga Kerja Lokal

Redaksi by Redaksi
10-09-2018 12:26:53
in Berita Utama, Umum
Ricuh di Proyek PLN Jawa 7: TKA Pukul Tenaga Kerja Lokal
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

SERANG – Kawasan proyek PLN Jawa 7 di Desa Terate, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang, digeruduk ribuan pekerjanya, Minggu (9/9). Aksi unjuk rasa itu buntut dari kasus pemukulan yang dilakukan oleh tenaga kerja asing (TKA) asal China kepada tenaga kerja lokal pada Sabtu (8/9).

Pantauan Radar Banten, Minggu (9/9) pukul 14.00 WIB, kawasan proyek PLN Jawa 7  dijaga ketat. Beberapa petugas kepolisian melakukan pengamanan. Sementara, mobil minibus berpenumpang TKA terlihat lalu lalang keluar masuk kawasan.

Baca Juga :

No Content Available

Ditemui di depan gerbang kawasan proyek PLN Jawa 7, seorang pekerja bernama Heriyandi mengatakan, aksi unjuk rasa merupakan buntut kasus pemukulan yang dilakukan seorang TKA kepada tenaga kerja lokal. Massa mendatangi gedung asrama TKA dan memaksa para TKA keluar. “Ramai (massa aksi-red), sampai ribuan, gedung asrama ditimpukin pakai batu,” katanya kepada Radar Banten, Minggu (9/9).

Lelaki yang akrab disapa Yayan ini mengatakan, pemukulan oleh TKA terjadi saat jam istirahat pada Sabtu (8/9). Saat itu seorang tenaga kerja lokal sedang bercanda dengan seorang TKA. Namun, terjadi kesalahpahaman antara keduanya. Lantaran itu, TKA lainnya melakukan pemukulan pada bagian wajah seorang tenaga kerja lokal. “Dia (TKA-red) ini enggak ngerti bahasa kita, temannya langsung mukul,” ujarnya.

Rekan-rekan tenaga kerja lokal melakukan balasan terhadap TKA yang melakukan pemukulan. TKA yang menjadi bulan-bulanan massa bersembunyi di dalam kontainer. Massa mengepung kontainer menunggu TKA keluar. Kericuhan dapat dilerai oleh petugas keamanan setempat.

Namun, aksi tenaga kerja lokal tidak berhenti sampai di situ. Massa aksi melakukan unjuk rasa kepada pihak manajemen perusahaaan, kemarin. Namun, bukan lagi soal kasus pemukulan. Mereka menuntut perlakuan manajemen kepada tenaga kerja lokal. Ada tiga tuntutan yang disampaikan, yakni aturan jam kerja, kenaikan upah untuk tenaga kerja lokal, dan ketersediaan tempat ibadah di kawasan proyek.

Diungkapkan Yayan, beberapa perlakuan kerap diterima oleh tenaga kerja lokal. Di antaranya, jam kerja yang tidak menggunakan sistem kerja Indonesia, tidak ada tempat ibadah di kawasan proyek. “Jam kerja Indonesia delapan jam, tapi ini masuk setengah tujuh pagi, pulang setengah tujuh malam, tempat ibadah juga enggak ada. Kita kalau mau ibadah, harus sembunyi-sembunyi,” ungkapnya.

Kata Yayan, upah tenaga kerja lokal juga dibedakan dengan TKA. Dalam satu hari, tenaga kerja lokal digaji Rp200 ribu, sementara TKA digaji Rp700 ribu. Kemudian, masyarakat lokal yang ingin bekerja juga diduga harus melalui LSM. “Masuk kerja lewat LSM, harus bayar Rp700 ribu, terus uang gajian dipotong Rp200 ribu setiap bulan, enggak tahu buat apa,” keluhnya.

Dikatakan Yayan, kawasan proyek PLN Jawa 7 menaungi 11 perusahaan. Di dalamnya, ia menduga ada ribuan TKA yang dipekerjakan. Jumlah itu melebihi tenaga kerja lokal yang dipekerjakan. “Kalau Kantor Migrasi sudah sering ke sini, kalau ada pemeriksaan mereka (TKA-red) ngumpet,” ungkapnya.

Hingga berita ini ditulis kemarin belum ada konfirmasi dari pihak manajemen perusahaan. Saat Radar Banten mencoba meminta konfirmasi, petugas keamanan tidak mengizinkan. “Di dalam masih pengamanan, habis ricuh, saya cuma mengamankan saja,” kata seorang petugas keamanan bernama Ato Sugiarto.

Sementara itu, Kapolres Serang Kota Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Komarudin mengatakan, sudah mengamankan dua TKA yang terlibat pemukulan terhadap tenaga kerja lokal. “Sudah kami amankan sejak tadi malam (Sabtu malam-red), inisialnya TXS dan TCG. Sekarang masih kami proses,” katanya.

Komarudin menjelaskan, perselisihan antara TKA dan tenaga kerja lokal karena kesalahpahaman ketika seorang tenaga kerja lokal mengajak bercanda TKA. “Kemudian tenaga kerja lokal dipukul, tenaga kerja lokalnya marah enggak terima,” ujarnya.

Dikatakan Komarudin, luapan emosi tenaga kerja lokal dilanjutkan pada aksi unjuk rasa yang dilakukan pada Minggu (9/9). Namun, pada aksi unjuk rasa itu tidak ada tuntutan terkait kasus hukum pemukulan oleh TKA. “Tuntutannya di luar kasus pemukulan, tapi soal kenaikan upah dan jam kerja,” pungkasnya. (Rozak/RBG)

Tags: Ricuh PLN Jawa 7
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Tongkat Pengganti Kangen Tak Ketulungan

Next Post

9 Hari Lagi Pendaftaran Dibuka, Formasi Calon ASN Belum Jelas

Related Posts

No Content Available
Next Post
Tes CPNS 2018: Passing Grade SKD Honorer K2 Minimal 260

9 Hari Lagi Pendaftaran Dibuka, Formasi Calon ASN Belum Jelas

Biar Liburan Nggak Berantakan, 5 Tips Ini Wajib Dijalankan

Biar Liburan Nggak Berantakan, 5 Tips Ini Wajib Dijalankan

Nasib Tak Jelas, Pegawai RSUD Kota Serang Belum Juga Bekerja

Pemkot Lanjutkan Pembangunan RSUD Kota Serang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

RUPST bank bjb Sepakat Tebar Dividen sebesar Rp 900 miliar

RUPST bank bjb Sepakat Tebar Dividen sebesar Rp 900 miliar

Selasa, 28 April 2026 19:40
Genjot Target E20, Pertamina Perkuat Kolaborasi Pengembangan Bioetanol Domestik

Genjot Target E20, Pertamina Perkuat Kolaborasi Pengembangan Bioetanol Domestik

Selasa, 28 April 2026 18:28
Dinilai Tidak Transparan Gunakan Dana Desa Rp14 Juta, Pelatihan KDMP di Pandeglang Ricuh

Dinilai Tidak Transparan Gunakan Dana Desa Rp14 Juta, Pelatihan KDMP di Pandeglang Ricuh

Selasa, 28 April 2026 18:09
DPMPD Kabupaten Tangerang Perkuat Sistem Informasi Keuangan Desa

DPMPD Kabupaten Tangerang Perkuat Sistem Informasi Keuangan Desa

Selasa, 28 April 2026 18:03
Bupati Tangerang Apresiasi Baksos Kesehatan Gratis Satrad 401 Tanjung Kait Mauk

Bupati Tangerang Apresiasi Baksos Kesehatan Gratis Satrad 401 Tanjung Kait Mauk

Selasa, 28 April 2026 17:59
RSDP Serang Akan Tambah Tempat Tidur

RSDP Serang Akan Tambah Tempat Tidur

Selasa, 28 April 2026 17:34
RUPST bank bjb Sepakat Tebar Dividen sebesar Rp 900 miliar

RUPST bank bjb Sepakat Tebar Dividen sebesar Rp 900 miliar

Selasa, 28 April 2026 19:40
Genjot Target E20, Pertamina Perkuat Kolaborasi Pengembangan Bioetanol Domestik

Genjot Target E20, Pertamina Perkuat Kolaborasi Pengembangan Bioetanol Domestik

Selasa, 28 April 2026 18:28
Dinilai Tidak Transparan Gunakan Dana Desa Rp14 Juta, Pelatihan KDMP di Pandeglang Ricuh

Dinilai Tidak Transparan Gunakan Dana Desa Rp14 Juta, Pelatihan KDMP di Pandeglang Ricuh

Selasa, 28 April 2026 18:09
DPMPD Kabupaten Tangerang Perkuat Sistem Informasi Keuangan Desa

DPMPD Kabupaten Tangerang Perkuat Sistem Informasi Keuangan Desa

Selasa, 28 April 2026 18:03
Bupati Tangerang Apresiasi Baksos Kesehatan Gratis Satrad 401 Tanjung Kait Mauk

Bupati Tangerang Apresiasi Baksos Kesehatan Gratis Satrad 401 Tanjung Kait Mauk

Selasa, 28 April 2026 17:59
RSDP Serang Akan Tambah Tempat Tidur

RSDP Serang Akan Tambah Tempat Tidur

Selasa, 28 April 2026 17:34

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

RUPST bank bjb Sepakat Tebar Dividen sebesar Rp 900 miliar

RUPST bank bjb Sepakat Tebar Dividen sebesar Rp 900 miliar

by Redaksi
Selasa, 28 April 2026 19:40

BANDUNG – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (bank bjb) menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST)...

Genjot Target E20, Pertamina Perkuat Kolaborasi Pengembangan Bioetanol Domestik

Genjot Target E20, Pertamina Perkuat Kolaborasi Pengembangan Bioetanol Domestik

by AdityaRamadhan
Selasa, 28 April 2026 18:28

JAKARTA,RADARBANTEN.CO.ID  – PT Pertamina (Persero) mendukung Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan swasembada pangan dan kemandirian energi nasional melalui...

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak