SERANG,RADARBANTEN.CO.ID- Rumah Sakit dr Drajat Prawiranegara (RSDP) Serang menyatakan kesiapannya untuk menambah jumlah tempat tidur di tahun ini. Upaya tersebut dilakukan untuk memaksimalkan pelayanan di RSDP Serang.
Direktur RSDP Serang, dr. Rachmat Setiadi, mengatakan kondisi tempat tidur rumah sakit sejak bulan Januari hingga April 2026 ini memang selalu penuh bahkan diatas 90 hingga 98 persen.
“Bad Okupansi Rate nya berdasarkan hunian penuh memang mulai 90 sampai 98 persen. Kalau sudah seperti itu kita tidak memungkinkan mengeluarkan pasien untuk memasukkan pasien yang lain. Jadi harus menunggu sampai kamar kosong,” katanya, Selasa 28 April 2026.
Ia mengatakan, pihaknya memiliki keterbatasan soal jumlah tempat tidur yang masih terbatas. Sehingga membuat pasien tidak bisa langsung mendapatkan kamar pada saat masuk IGD. “Ini keterbatasan kita, soal ruangan,” tegasnya.
Ia mengatakan, pada tahun ini sudah memiliki rencana untuk menambah jumlah tempat tidur di RSDP Serang yang ditargetkan selesai sebelum bulan Oktober. Ia mengatakan, jika jumlah ruangan sangat memungkinkan untuk penambahan tempat tidur.
Namun tentunya, dalam penambahan tempat tidur ada aspek lain yang harus juga diperhatikan, yakni penambahan Sumber Daya Manusia (SDM) dan peralatan yang dibutuhkan untuk penambahan tempat tidur.
“Ruangan memang ada, tapi ruangan ini membutuhkan alat harus butuh SDM. Nah ini yang Sekang kita siapkan, kalau sudah ada baru kita buka,” terangnya.
Ia mengatakan rencana penambahan yang akan dilakukan di tahun ini di angka 50 sampai 70 tempat tidur. Maksimal, ada di angka 80 tempat tidur.
“Ini tergantung penambahan jumlah ICU, ICU kita 80, itu pun harus mengikuti SDM nya. Kita memastikan selalu konsen melayani masyarakat dalam hal pelayanan ke masyarakat,” pungkasnya.
Editor: Bayu Mulyana











