TANGERANG – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tangerang berencana membangun kebun binatang mini di bantaran Sungai Cisadane dan Situ Tandon Embung. Kebun binatang mini tersebut untuk menarik wisatawan yang datang ke Kota Tangerang.
Kabid Pertamanan dan Dekorasi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tangerang Tihar Sophian menjelaskan, lokasi yang dibidik adalah di Jalan Tangga Asem, Kecamatan Neglasari. ”Nanti selain ada Puskesmas, kami juga akan membangun kebun binatang mini. Setelah sebelumnya juga dilakukan pembuatan mini Zoo seperti di Taman Potret,” ujar Tihar Selasa (30/10).
Menurutnya, ke depannya juga akan fokus kepada rebranding. Bagaimana untuk melakukan inovasi pembangunan pertamanan dan dekorasi Kota Tangerang. ”Yang pertama adalah konsep ruang terbuka biru. Yakni akan dilakukan penataan bantaran air. Seperti sungai, embung ataupun situ. Intinya kami akan memperindah dan mempercantik bantaran di Sungai Cisadane. Baik itu sungai, embung ataupun situ,” terangnya.
Selain melakukan penataan bantaran kata dia, pihaknya juga tengah menyiapkan sejumlah perencanaan. Diantaranya penataan alun-alun, pembuatan taman ramah anak serta kebun binatang mini. Ada juga rebranding dekorasi kota. Jika sebelumnya Kota Tangerang banyak menggunakan warna orange dan hijau, ke depan akan menggunakan warna biru dan kuning. ”Kami memilih warna itu karena terlihat lebih eye cathcing, serta untuk mengubah nuansa baru. Jadi masyarakat juga tidak bosan dengan warna yang itu-itu saja,” katanya,
Terpisah, Kasi Perencanaan Pertamanan dan Dekorasi Yulianto Wibisono menuturkan, akan ada taman baru di tiap kecamatan. Taman ini merupakan taman dengan konsep Taman Hati Anak yang kepanjangan dari Taman Keanekaragaman Hayati dan Ramah Anak. ”Minimal lahannya 500 meter persegi. Kami akan memaksimalkan lahan yang sudah ada dan merupakan aset pemerintah. Jadinya, tiap kecamatan punya,” pungkasnya. (Gugun/RBG)










