• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Berita Utama

UMP Banten 2019 Naik 8,03 Persen

Redaksi by Redaksi
Kamis, 1 November 2018 13:10
in Berita Utama, Umum
Anggaran Minim, Tunjangan THR ASN Tak Dibayar

Andika Hazrumy

SERANG – Pemprov Banten akan segera menetapkan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2019 sebesar Rp2.267.990. UMP ini naik 8,3 persen atau senilai Rp168.580 dibanding UMP Banten 2018 sebesar Rp 2.099.385. Kenaikan UMP ini disesuaikan dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan.

Diketahui, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) menetapkan kenaikan UMP 2019 sebesar 8,03 persen. Angka tersebut mengacu pada tingkat inflasi dan pertumbuhan ekonomi nasional yang dilaporkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS).

RelatedPosts

RUMPERA Kawal Aduan Warga Tangsel, dari Pelayanan Kesehatan hingga Bedah Rumah

RUMPERA Kawal Aduan Warga Tangsel, dari Pelayanan Kesehatan hingga Bedah Rumah

Jumat, 6 November 2026 11:41
Terhubung ke Interpol 196 Negara, Kapolri dan Dirjen Imigrasi Perkuat Pengawasan Buronan Internasional

Terhubung ke Interpol 196 Negara, Kapolri dan Dirjen Imigrasi Perkuat Pengawasan Buronan Internasional

Jumat, 6 November 2026 10:26
Kantah Kabupaten Tangerang Raih Predikat Informatif dengan Nilai 98,50 Poin

Kantah Kabupaten Tangerang Raih Predikat Informatif dengan Nilai 98,50 Poin

Jumat, 6 November 2026 08:55
Wujudkan Lingkungan Sehat, Bupati Pandeglang Gandeng FKKS

Wujudkan Lingkungan Sehat, Bupati Pandeglang Gandeng FKKS

Jumat, 6 November 2026 08:48

Sedangkan penghitungan nilai UMP didasarkan pada formula penambahan dari pertumbuhan ekonomi dan inflasi nasional disesuaikan dengan pasal 44 ayat 1 dan ayat 2 Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 78 Tahun 2015. Jika dihitung berdasarkan rumusan tersebut, UMP Banten pada 2018 sebesar Rp 2.099.385. Prosentasi kenaikan UMP 8,03 persen dapat dimoninalkan sekitar Rp168.580. Sehingga besaran UMP Banten 2019 sekira Rp2.267.990.

Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy membenarkan kenaikan UMP 2019 sebesar 8,03 persen. Dirinya sudah memberikan paraf pada bahan keputusan Pemprov Banten tentang UMP 2019. “Sudah, naik 8,03 persen. Kalau paraf sudah diparaf, kalau tanda tangan mungkin sekarang ada di meja Pak Gubernur,” ujarnya usai menghadiri Pembekalan Caleg Partai Golkar Provinsi Banten di Hotel Ultima Ratu Serang, Rabu (31/10).

Andika mengatakan, kenaikan UMP 2019 mengacu pada ketetapan Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri. Kendati demikian, Pemprov Banten melakukan komunikasi dengan seluruh jajaran serikat pekerja dan pengusaha. “Kita kan harus mengacu pada aturan dan juga ketentuan yang ada,” terangnya.

Terkait dengan riak penolakan buruh karena menilai UMP 2019 tidak sesuai dengan kebutuhan hidup layak (KHL), Andika mengaku, jika persoalan tersebut sudah selesai. Sebelum menetapkan UMP 2019, Pemprov sudah terlebih dahulu mempertimbangkan kepentingan buruh, pengusaha dan iklim investasi. “Alhamdulillah pada kesempatan kemarin mediasi, buruh, pemerintah sepakat. Jadi tidak ada masalah,” katanya.

“Yang terpenting tadi bagaimana pemerintah bisa memfasilitasi untuk keinginan buruh dan bagaimana kita juga menjaga iklim investasi di Provinsi Banten. Bisa berjalan dengan aman dan nyaman sehingga investasi yang masuk ke Banten bisa berdampak positif,” sambung Andika.

Dihubungi terpisah, Ketua Konfederasi Sekitar Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Provinsi Banten Dedi Sudrajat mengatakan, kenaikan UMP 2019 masih dini, sehingga belum menggambarkan kondisi sesungguhnya. Kenaikan UMP seharusnya dilakukan berdasarkan perhitungan lebih dari September karena inflasi dan pertumbuhan ekonomi masih terjadi hingga akhir tahun. “Kami memperkirakan kebutuhan hidup layak hingga akhir tahun justru bisa mencapai 12,5 persen. Jadi, kami tentu menolak kenaikan 8,03 persen,” terangnya.

Ketua Serikat Pekerja Nasional (SPN) Provinsi Banten Ahmad Saukani juga mengaku kecewa dengan penetapan kenaikan UMP 2019 yang mengacu pada PP Nomor 78 tahun 2015. Kendati demikian, pihaknya tidak dapat berbuat banyak karena dalihnya berdasarkan pada aturan yang ada. “Jelas kita sangat kecewa terhadap semua kebijakan. Menolak tinggal menolak, kecewa tinggal kecewa, tetapi keangkuhan kebijakan regulasi masih tetap berjalan juga,” katanya. “PP 78 baru berusia dua tahun menjelang ketiga. Kalau kenaikan berkisar 10 persen, kayanya masih agak mending,” pungkasnya. (Fauzan D/RBG)

Tags: UMP Banten 2019
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Porprov V Banten, Hoki Kota Serang Taklukkan Lebak

Next Post

Cerita Bang Edi Bangkok Melestarikan Ondel-ondel Tangsel

Next Post
Cerita Bang Edi Bangkok Melestarikan Ondel-ondel Tangsel

Cerita Bang Edi Bangkok Melestarikan Ondel-ondel Tangsel

Mutasi Polda Banten

Tak Hanya Kapolresta Serang Kota, Dansat Brimob dan Direktur Resnarkoba Polda Banten Juga Diganti

Rabu, 4 November 2026 16:46
Ketua Komisi II DPRD Lebak Dilaporkan Dua Rekan Kerja ke Polda Banten

Ketua Komisi II DPRD Lebak Dilaporkan Dua Rekan Kerja ke Polda Banten

Kamis, 5 November 2026 12:01
Mendes Yandri Pastikan APBDes Tidak Dipotong untuk Membiayai Koperasi Desa Merah Putih

Mendes Yandri Pastikan APBDes Tidak Dipotong untuk Membiayai Koperasi Desa Merah Putih

Rabu, 4 November 2026 12:18
dprd lebak

Dilaporkan ke Polda Banten Soal Penipuan, Ini Kata Ade Adriana Ketua Komisi II DPRD Lebak

Kamis, 5 November 2026 16:27
PPPK Paruh Waktu Cilegon

Kekurangan Pegawai, Pemkot Cilegon Pindahkan PPPK Paruh Waktu ke Sejumlah OPD

Rabu, 4 November 2026 14:10
Stasiun Cipocok Kota Serang

Stasiun Cipocok Kota Serang Diusulkan Kembali Aktif

Rabu, 4 November 2026 16:34
87 ASN Ikuti Seleksi Tujuh Jabatan Eselon II Pemkot Cilegon, Tiga Besar Segera Diserahkan

87 ASN Ikuti Seleksi Tujuh Jabatan Eselon II Pemkot Cilegon, Tiga Besar Segera Diserahkan

Rabu, 4 November 2026 12:08

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

RUMPERA Kawal Aduan Warga Tangsel, dari Pelayanan Kesehatan hingga Bedah Rumah

RUMPERA Kawal Aduan Warga Tangsel, dari Pelayanan Kesehatan hingga Bedah Rumah

by Syaiful Adha
Jumat, 6 November 2026 11:41
0

KOTA TANGSEL, RADARBANTEN.CO.ID-Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Tangerang Selatan (Tangsel) memperkuat advokasi masyarakat melalui Rumah Pengaduan Rakyat (RUMPERA). Wadah ini...

Terhubung ke Interpol 196 Negara, Kapolri dan Dirjen Imigrasi Perkuat Pengawasan Buronan Internasional

Terhubung ke Interpol 196 Negara, Kapolri dan Dirjen Imigrasi Perkuat Pengawasan Buronan Internasional

by Fahmi
Jumat, 6 November 2026 10:26
0

Kapolri dan Dirjen Imigrasi Perkuat Pengawasan Buronan Internasional Melalui I-GHAS 24/7

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.