slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Persoalan Pengangguran Jadi PR Besar Pemprov Banten

Redaksi by Redaksi
07-11-2018 12:00:46
in Berita Utama, Pemerintahan, Umum
BPS: Jumlah Pengangguran di Banten Tertinggi di Indonesia
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

SERANG – Dua pekerjaan rumah (PR) besar Pemprov Banten sekarang adalah pengangguran dan kemiskinan. Tahun ini, angka pengangguran di Banten mencapai 8,52 persen, dan angka kemiskinan mencapai 5,24 persen.

Berdasarkan data resmi Badan Pusat Statistik (BPS) Banten, hingga Agustus 2018 warga Banten yang menganggur sebanyak 496 ribu orang (8,52 persen), dan warga Banten yang miskin hingga Maret 2018 sebanyak 661 ribu orang (5,24 persen).

Baca Juga :

DPRD Banten Minta MBG Dihentikan Selama Masa Libur Sekolah

Balita dan Ibu Hamil Bakal jadi Prioritas MBG

Dua Siswi MAN 1 Lebak Perkuat Kontingen Lebak di POPDA XII Banten

Optimalkan Pendapatan Pajak, Bapenda Kabupaten Serang dan Provinsi Banten Masifkan Layanan Jemput Bola

Kepala Ombudsman Perwakilan Banten Bambang P Sumo menilai, tingginya jumlah pengangguran di Banten berkorelasi dengan angka kemiskinan dan daya beli masyarakat. Menurutnya, pengangguran juga terkait dengan pertumbuhan investasi dan masalah ketenagakerjaan. “Ini ada masalah terkait kebijakan investasi. Investasi yang masuk ke Banten investasi padat teknologi sehingga sedikit menyerap tenaga kerja. Selanjutnya pelayanan di bidang ketenagakerjaan terkait balai pelatihan dan kerja sama dengan perusahaan dalam penerimaan tenaga kerja lulusan SMK atau tenaga kerja lokal tidak serius digarap pemerintah daerah,” kata Bambang kepada Radar Banten, Selasa (6/11).

Hal lain yang masih bermasalah adalah lulusan SMK yang menjadi penyumbang tertinggi angka pengangguran. Hal ini terkait pelayanan bidang pendidikan yang perlu kerja keras terkait kualitas lulusan dan kesesuaian kompetensi dengan dunia industri. “Pemerintah daerah dalam dua tahun terakhir tidak berhasil menurunkan angka pengangguran secara signifikan. Perlu fokus dan kerja keras, karena meningkatnya pengangguran berdampak pada kesejahteraan masyarakat Banten, dan meningkatnya kriminalitas,” ujarnya.

Ketua DPRD Banten Asep Rahmatullah mengaku prihatin dengan hasil survei BPS, yang menempatkan Banten sebagai provinsi yang paling banyak penganggurannya di Indonesia. Menurut Asep, mulai tahun ini pemprov dan pemkab/pemkot se-Banten harus duduk bersama membuat perencanaan, program dan penganggaran yang terukur dan terarah untuk menekan dan mengentaskan pengangguran. “Mengurangi jumlah pengangguran tidak bisa sendiri-sendiri, provinsi dan kabupaten kota harus kerja bersama,” ujar Asep.

Ia menambahkan, DPRD Banten mencatat sejumlah penyebab tingginya pengangguran di Banten. Pertama, masih belum terintegrasinya angkatan kerja atau lulusan SMK dengan lapangan kerja yang dibutuhkan, kedua, pembangunan infrastruktur yang belum terselesaikan, misalnya proyek strategis nasional di Banten. Ketiga, pengembangan UMKM yang belum optimal. “Andai saja proyek pembangunan Tol Serang-Panimbang, Waduk Karian, Waduk Sindangheula sudah selesai, saya yakin akan menyerap tenaga kerja lokal, ini salahsatu solusi terdekat mengurangi pengangguran,” ungkapnya.

Gubernur Wahidin Halim menanggapi serius hasil survei BPS. Menurut Wahidin, survei yang dilakukan BPS pada Agustus 2018 bertepatan dengan kelulusan siswa SMA-SMK. “Survei BPS dilakukan setelah anak-anak sekolah lulus ujian, mereka mencari kerja dan tercatat sebagai pengangguran. Bahkan anak para pengusaha dan pegawai pemda yang baru lulus sekolah kemudian mencari pekerjaan tercatat sebagai pengangguran oleh BPS,” kata WH kepada wartawan seusai memimpin Rapat Koordinasi Progres Pencapaian Proyek Strategis Nasional (PSN) di Pendopo Lama Gubernur, Kota Serang.

Gubernur yang akrab disapa WH ini menambahkan, banyaknya pendatang dari provinsi lain yang tinggal di Banten mencari pekerjaan turut menambah jumlah pengangguran. Selain itu, maraknya perusahaan besar yang pindah dari Banten juga menyebabkan pengangguran di Banten paling tinggi di Indonesia. “Banyak pabrik yang butuh tenaga kerja pindah ke luar Banten. Misalnya pabrik pembuat kaos kaki pindah ke Jawa Tengah,” tutur WH.

Kendati demikian, WH mengaku ironis dengan data BPS, sebab di Banten terdapat 14 ribu lebih industri, tetapi tingkat pengangguran terbesar di Indonesia. “Kita tidak tahu apakah yang menganggur itu semuanya penduduk Banten. BPS kan hanya secara umum, apakah 496,73 ribu orang yang menganggur adalah warga Banten semua atau orang dari luar daerah yang datang ke sini,” tegasnya.

Hal lain yang menyebabkan pengangguran di Banten tinggi, lanjut WH, masih adanya praktik percaloan tenaga kerja di Banten. WH mengetahui sejumlah pabrik di Kabupaten Serang menarik uang Rp4 juta bagi calon tenaga kerja. Praktik ini dilakukan perorangan dan pemerintah daerah tidak bisa intervensi.

Ia melanjutkan, sebetulnya angka 8,52 persen jumlah pengangguran per Agustus 2018 di Banten turun satu digit dibandingkan tahun lalu yang mencapai 9,28 persen. Meskipun turun, Banten secara nasional masih terbanyak jumlah penganggurannya. Untuk mengurangi pengangguran di Banten, kata WH, akan segera membangun link and match dan membangun sekolah-sekolah yang siap kerja. (Deni S/RBG)

Tags: Pemprov BantenPengangguran
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Belasan Pencuri Diringkus, Tiga Orang Ditembak

Next Post

Revitalisasi Akses Tol Serang Timur Dipercepat

Related Posts

Pemerintahan

DPRD Banten Minta MBG Dihentikan Selama Masa Libur Sekolah

by Yusuf Permana
Jumat, 19 Juni 2026 10:37

SERANG, RADARBANTEM.CO.ID – Anggota DPRD Provinsi Banten, Yeremia Mendrofa, meminta pemerintah pusat, Badan Gizi Nasional (BGN), dan instansi terkait memperketat...

Read moreDetails

Balita dan Ibu Hamil Bakal jadi Prioritas MBG

Dua Siswi MAN 1 Lebak Perkuat Kontingen Lebak di POPDA XII Banten

Optimalkan Pendapatan Pajak, Bapenda Kabupaten Serang dan Provinsi Banten Masifkan Layanan Jemput Bola

Program Sekolah Gratis Banten Diperluas ke Madrasah Aliyah, Kuota 10 Ribu Siswa

Pemprov Banten Raih Penghargaan Creative Financing 2026, Diguyur Insentif Rp2 Miliar

Duh! Sungai Cibanten Dipenuhi Sampah Lagi

Cegah Kebocoran Penerimaan PAD, Wakil Ketua DPRD Banten Mendorong Evaluasi PAD dan BUMD

Bapenda Banten : Pajak Kendaraan Kembali ke Masyarakat dalam Bentuk Pembangunan

Serapan APBD Banten Rendah, Fraksi PDIP DPRD Banten Singgung Pendapatan Daerah

Next Post
Revitalisasi Akses Tol Serang Timur Dipercepat

Revitalisasi Akses Tol Serang Timur Dipercepat

Kalah di PTUN, Gubernur Harus Tetapkan UMK Rp3,1 Juta

Kalah di PTUN, Gubernur Harus Tetapkan UMK Rp3,1 Juta

Bayi Tanpa Tempurung Kepala ini Butuhkan Bantuan

Bayi Tanpa Tempurung Kepala ini Butuhkan Bantuan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

DPRD Banten Dorong Regenerasi Petani dan Modernisasi Pertanian 

DPRD Banten Dorong Regenerasi Petani dan Modernisasi Pertanian 

Minggu, 21 Juni 2026 15:48
FKDT: Penerapan Syarat Ijazah Diniyah dalam SPMB di Cilegon Belum Maksimal

FKDT: Penerapan Syarat Ijazah Diniyah dalam SPMB di Cilegon Belum Maksimal

Minggu, 21 Juni 2026 15:31
900 Guru Berebut 47 Jabatan Kepala Sekolah SMA dan SMK Negeri di Banten

900 Guru Berebut 47 Jabatan Kepala Sekolah SMA dan SMK Negeri di Banten

Minggu, 21 Juni 2026 15:08
Truk Tambang Langgar Jam Operasional di JLS Cilegon, KAHMI Muda Soroti Lemahnya Pengawasan

Truk Tambang Langgar Jam Operasional di JLS Cilegon, KAHMI Muda Soroti Lemahnya Pengawasan

Minggu, 21 Juni 2026 14:49
Kurangi Kemiskinan, Pemkab Lebak Tingkatkan Daya Saing UMKM

Kurangi Kemiskinan, Pemkab Lebak Tingkatkan Daya Saing UMKM

Minggu, 21 Juni 2026 14:30
Piala Dunia 2026: Hancurkan Tunisia 4-0, Jepang Tempel Ketat Belanda

Piala Dunia 2026: Hancurkan Tunisia 4-0, Jepang Tempel Ketat Belanda

Minggu, 21 Juni 2026 14:19
DPRD Banten Dorong Regenerasi Petani dan Modernisasi Pertanian 

DPRD Banten Dorong Regenerasi Petani dan Modernisasi Pertanian 

Minggu, 21 Juni 2026 15:48
FKDT: Penerapan Syarat Ijazah Diniyah dalam SPMB di Cilegon Belum Maksimal

FKDT: Penerapan Syarat Ijazah Diniyah dalam SPMB di Cilegon Belum Maksimal

Minggu, 21 Juni 2026 15:31
900 Guru Berebut 47 Jabatan Kepala Sekolah SMA dan SMK Negeri di Banten

900 Guru Berebut 47 Jabatan Kepala Sekolah SMA dan SMK Negeri di Banten

Minggu, 21 Juni 2026 15:08
Truk Tambang Langgar Jam Operasional di JLS Cilegon, KAHMI Muda Soroti Lemahnya Pengawasan

Truk Tambang Langgar Jam Operasional di JLS Cilegon, KAHMI Muda Soroti Lemahnya Pengawasan

Minggu, 21 Juni 2026 14:49
Kurangi Kemiskinan, Pemkab Lebak Tingkatkan Daya Saing UMKM

Kurangi Kemiskinan, Pemkab Lebak Tingkatkan Daya Saing UMKM

Minggu, 21 Juni 2026 14:30
Piala Dunia 2026: Hancurkan Tunisia 4-0, Jepang Tempel Ketat Belanda

Piala Dunia 2026: Hancurkan Tunisia 4-0, Jepang Tempel Ketat Belanda

Minggu, 21 Juni 2026 14:19

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

DPRD Banten Dorong Regenerasi Petani dan Modernisasi Pertanian 

DPRD Banten Dorong Regenerasi Petani dan Modernisasi Pertanian 

by Yusuf Permana
Minggu, 21 Juni 2026 15:48

Anggota Fraksi Golkar DPRD Banten, Anton Haerul Samsi, saat Podcast dengan Radar Banten. (Foto: Yusuf)

FKDT: Penerapan Syarat Ijazah Diniyah dalam SPMB di Cilegon Belum Maksimal

FKDT: Penerapan Syarat Ijazah Diniyah dalam SPMB di Cilegon Belum Maksimal

by Adam Fadillah
Minggu, 21 Juni 2026 15:31

Ketua FKDT Kota Cilegon, Ahmad Jajuli.

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak