CILEGON – Badan Narkotika Nasional (BNN) Cilegon memberikan pengetahuan bahaya narkoba kepada calon pengantin di Kota Cilegon. Sosialisasi ini bagian dari upaya menekan angka penyalahgunaan narkoba dengan memulai dari lingkungan keluarga.
Kepala BNN Kota Cilegon Asep Mukhsin mengatakan, pada tahun ini pihaknya berupaya memasukkan materi pemahaman bahaya narkoba pada masa pranikah. Pihaknya berkoordinasi dengan Kantor Urusan Agama (KUA) dan Kementerian Agama, termasuk perwakilan kelurahan.
Selama tahun 2018, lanjut dia, sosialisasi tatap muka masih terbatas. BNN baru mampu bertatap muka dengan 6 persen masyarakat Kota Cilegon dengan total 436.000 penduduk. Jumlah tersebut memang mengalami peningkatan di tahun 2017 yang hanya 1 persen. “Artinya masih banyak masyarakat yang belum bertatap muka. Ini jadi tugas kita ke depan,” katanya pada acara Asistensi Penguatan, Pembangunan Anti Narkoba di Instansi yang bertempat di Hotel Cilegon City, Kamis (7/2).
Kepala Seksi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNN Kota Cilegon Candratika Ariputranto mengatakan, pasangan pranikah diberikan penyuluhan disebabkan banyaknya kasus perceraian ditengarai persoalan narkoba. “Untuk mengantisipasi perceraian karena kasus narkoba. Makanya kita berkoordinasi dengan KUA di Kota Cilegon,” latanya. (Fauzan Dardiri/Aas)
