SERANG – Sebulan menjelang pencoblosan pada Pemilu Serentak 2019 di 17 April, suara calon presiden dan calon wakil presiden (capres-cawapres) Jokowi-Ma’ruf Amin diklaim terus meningkat. Dewan Pengarah Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf, Mulyadi Jayabaya mengatakan, dari target 70 persen kemenangan Jokowi di Banten, saat ini elektabilitas sudah mencapai 59 persen.
JB, sapaan akrab Jayabaya, meyakini jika masyarakat sudah semakin cerdas memahami program-program keberhasilan Jokowi. “Pergerakan suara Jokowi sekarang semakin meningkat, sudah 59 persen. Ini masyarakat sudah cerdas, selama empat tahun ini Jokowi bekerja, programnya terasa. Dan, ini yang membuat masyarakat semakin yakin akan pilihannya,” kata Jayabaya yang dihubungi via telepon seluler, kemarin.
Kerja-kerja pemenangan ini, lanjut JB, tak lepas juga dari para relawan yang terus menyosialisasikan pasangan Jokowo-Ma’ruf. Mereka menyasar berbagai lapisan masyarakat, mulai dari milenial, kiai, hingga ibu-ibu. JB mengaku tak khawatir klaim-klaim relawan kubu capres-cawapres Prabowo-Sandi soal yang dinilai menang atas Jokowi-Ma’ruf.
“Biarkan saja klaim-klaim kubu sebelah soal kemenangan. Relawan kita tetap solid untuk kemenangan Jokowi-Ma’ruf,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua TKD Jokowi-Ma’ruf Provinsi Banten Asep Rahmatulloh menyatakan, pergerakan suara memang terus bergerak hingga menjelang pencoblosan. Kata dia, hampir seluruh tim kampanye dan partai koalisi saat ini semakin percaya diri menyosialisasikan Jokowi-Ma’ruf. “Konsolidasi terus kita lakukan, kantong-kantong suara kita perkuat. Relawan pun kita gerakan dengan menyasar suara seluruh lapisan masyarakat. Kita meyakini target 70 persen kemenangan suara akan diraih,” ungkapnya. (*/air/RBG)










