JAKARTA – Dalam kasus dugaan korupsi pengisian jabatan di Kementerian Agama (Kemenag), KPK memastikan bakal mengejar semua pihak yang terlibat. Bukan hanya tiga tersangka yang sudah terjaring operasi tangkap tangan (OTT), pejabat internal Kemenag yang diduga turut terlibat dalam kasus itu juga dikejar. Berdasar pengembangan kasus, KPK sudah memiliki petunjuk ke arah pejabat tersebut.
Wakil Ketua KPK Laode Muhammad Syarif menyampaikan, instansinya sedang menelusuri dugaan itu. Sebab, dalam lelang terbuka sudah jelas Haris Hasanudin tidak terpilih. ”Tapi, some how bisa berubah,” ungkap dia, Senin (18/3). Tidak heran, penyidik mencium gerakan terlarang lain yang diduga dilakukan oleh pejabat di Kemenag. ”Kemungkinan (pejabat internal Kemenag terlibat) itu ada,” kata Laode menambahkan.
Apakah Menteri Agama (Menag) terlibat? Laode belum bersedia menjawab. Dia hanya menjawab singkat ketika ditanya soal itu. ”Itu merupakan bagian dari penyelidikan dan penyidikan. Belum bisa kami jelaskan,” imbuh pejabat kelahiran 1965 itu. Kemarin, KPK mengirim penyidik untuk menggeledah dua lokasi di Jakarta. Yakni Kantor Kemenag dan Kantor DPP PPP. Tidak kurang tiga ruangan di Kantor Kemenag digeledah oleh lembaga antirasuah.
Menurut Juru Bicara KPK Febri Diansyah, tiga ruangan tersebut terdiri atas ruang kerja menteri agama (Menag), ruang kerja sekretaris jenderal (sekjen) Kemenag, serta ruang kerja kepala Biro Kepegawaian Kemenag. Dari tiga lokasi itu, penyidik mengamankan sejumlah barang bukti. Termasuk di antaranya di ruang kerja Menag. ”Termasuk juga disita dari ruangan Menteri Agama sejumlah uang dalam bentuk rupiah dan dolar Amerika Serikat,” imbuhnya. (JPG/RBG)
BACA selengkapnya di koran Radar Banten atau versi digital di epaper.radarbanten.co.id. Saksikan juga di Banten Raya TV pada program SELAMAT PAGI BANTEN (07.00 WIB), BANTEN SIANG (13.00 WIB), BANTEN PETANG (17.00 WIB) dan BANTEN MALAM (21.00 WIB) di channel 50 UHF/702 MHz, atau melalui streaming www.barayatv.com/live.









