SERANG – Dua sejoli yang sedang nongkrong di Kawasan Industri Modern Cikande, Kabupaten Serang, Kamis (22/8), diperas oleh empat orang preman. Keduanya difoto usai ditelanjangi pelaku. Lantaran tak menyerahkan sejumlah uang, foto bugil keduanya diunggah ke media sosial (medsos) Facebook.
Informasi yang dihimpun Radar Banten, dua sejoli berinisial AP (22) dan DI (21) sedang bertemu di Kawasan Industri Modern Cikande, Kabupaten Serang, Kamis (22/8) malam. Sekira pukul 21.00 WIB, keempat pelaku mendatangi keduanya. Pelaku langsung memaksa kedua korban melepaskan pakaian. Lantaran takut dianiaya, keduanya melepaskan busananya hingga bugil.
Setelah bugil, para pelaku mengambil foto kedua korban. Salah satu pelaku bahkan sempat merampas telepon genggam milik AP.
Setelah foto bugil korban disimpan, pelaku memeras korban sebesar Rp5 juta. Pelaku mengancam menyebarkan foto bugil tersebut ke Facebook bila permintaan uang tersebut tidak dipenuhi.
Korban yang tak memiliki uang terpaksa tidak menuruti permintaan pelaku. Salah satu pelaku kemudian mengunggah foto bugil keduanya ke medsos dan pergi meninggalkan lokasi.
Usai kejadian, kedua korban kemudian melaporkan kasus itu Mapolres Serang. Kasat Reskrim Polres Serang Ajun Komisaris Polisi (AKP) Maryadi membenarkan telah menerima laporan tersebut. “Laporannya sudah kami terima. Kami masih lakukan pencarian,” kata Maryadi, Senin (2/9).
Kapolres Serang Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Indra Gunawan memberikan perhatian terhadap kasus tersebut. Sebab, perbuatan keempat pelaku telah membuat psikologis korban terguncang.
“Kasus ini menjadi atensi pimpinan untuk menangkap para pelaku. Kami juga mengingatkan kepada teman-teman Facebook korban, tidak ikut menyebarkan foto-foto tanpa busana korban dan saya minta untuk membantu menghapus,” tutur Maryadi. (mg05/nda/ira)







