TANGERANG – Desa Cangkadu, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang pernah menjadi desa terbaik nasional dalam pengelolaan pemerintahan desa. Prestasi tahun 2015 ini tak hanya menjadi kebanggaan aparatur desa dan masyarakatnya. Kabupaten Tangerang pun ikut bangga.
Menjadi juara pertama lomba desa dan kelurahan yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri tersebut, tak lepas dari gaya Amir Hamzah memimpin Desa Cangkudu yang revolusioner dan visioner. Kepemimpinannya modern, cerdas, dan melayani kepentingan masyarakat. Menurutnya, gaya kepemimpinan itu cocok dengan zaman keterbukaan seperti saat ini.
”(Tahun-red) 2013, terpilih menjadi kepala desa. Alhamdulillah, langkah pertama yang saya lakukan adalah melakukan reformasi birokrasi tata kelola pemerintahan desa. Alhamdulillah, berjalan dan sudah menggunakan standar IT atau teknologi yang cukup canggih,” ungkap Amir Hamzah kepada tim Radar Banten di kantornya yang rapi dan bersih, belum lama ini.
Begitu terpilih sebagai Kepala Desa Cangkudu, Amir Hamzah melarang aparatur desanya menunda pekerjaan. Semua tanggung jawab aparatur desa diwajibkan selesai di kantor desa.
Amir Hamzah mencontohkan, aparatur Desa Cangkudu tidak boleh membawa dan menyelesaikan pekerjaannya di rumah. Stempel milik desa juga tidak diperkanankan keluar dari kantor desa.
”Tahun 2015, alhamdulillah, Desa Cangkudu terpilih menjadi desa terbaik nasional. Saya diundang ke Istana Presiden, ikut sidang paripurna di gedung MPR RI, saat peringatan Hari Kemerdekaan 17 Agustus,” tutur Amir Hamzah.
Agar kebijakannya berjalan semestinya, Amir Hamzah melengkapi sarana dan prasarana yang dibutuhkan aparaturnya. Untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakatnya, kantor Desa Cangkudu dilengkapi fasilitas teknologi berbasis IT. Aparatur Desa Cangkudu juga dibekali sepeda motor inventaris.
Amir Hamzah pun memberikan insentif tiap bulan kepada aparatur desa, para ketua RT dan RW, 60 kader Posyandu, dan petugas Linmas, termasuk pengurus PKK. Setiap hari, ia juga menyediakan makan siang untuk aparatur yang membantunya menjalankan roda Pemerintahan Desa Cangkudu.
Dengan kebijakannya ini, Amir Hamzah berharap, para penerima punya tanggung jawab memberikan pelayanan prima kepada masyarakat selama 24 jam. ”Saya bangun kantor desa, dan disediakan juga fasilitasnya yang representatif agar semua aparat desa bisa bekerja dengan nyaman dan tenang. Saya juga memberikan insentif yang layak kepada mereka agar kerjanya semangat,” tegasnya.
”Tahun 2015, bisa dibilang, satu-satunya desa di Provinsi Banten yang pelayanannya berbasis IT, ya Desa Cangkudu. Makanya, saya diundang ke Istana Presiden. Lalu, diajak keliling 33 provinsi di Indonesia sama Kemendagri. Hingga akhirnya, banyak desa-desa dari berbagai daerah di Indonesia melakukan studi banding ke Desa Cangkadu,” pungkas Amir Hamzah. (pem/rb/sub)
Video Staf Kecamatan Mauk Bermain Game Saat Jam Kerja Viral di Media Sosial
KABUPATEN TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Sebuah video yang memperlihatkan sejumlah staf di Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, diduga sedang bermain game saat...
Read moreDetails









