TANGERANG – Desa Tobat di Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang fokus menggalakan program pendidikan dan literasi. Memiliki jumlah penduduk sebanyak 14.859 jiwa, desa tersebut kini menjadi percontohan perpustakaan desa se-Kabupaten Tangerang.
Dikatakan Kepala Desa Tobat Endang Suherman saat ditemui di kantornya, Senin (21/10) lalu. Menurutnya perpustakaan desa sudah dibangun sejak 2017 lalu. Pembangunan perpustakaan untuk meningkatkan minat baca masyarakat. “Banyak membaca akan banyak menambah wawasan dan ilmu pengetahuan. Itulah tujuan dibangunnya perpustakaan desa,” tuturnya.
Ditambahkan, perpustakaan desanya memiliki berbagai koleksi buku bacaan. Keseluruhan buku tersebut berasal dari pengadaan desa, bantuan dari Pemerintah Kabupaten Tangerang dan provinsi. Untuk gedungnya, persis berada di belakang kantor desa dan dikelola oleh karang taruna. “Alhamdulillah kami jadi juara pertama lomba perpustakaan desa tingkat Kabupaten Tangerang, dan juara kedua di perlombaan yang sama tingkat Provinsi Banten 2018 lalu,” katanya.
Tidak berhenti di situ, Desa Tobat kemudian mengembangkan program literasi dengan membentuk perpustakaan keliling pada 2018 lalu. Hadirnya perpustakaan keliling, selain mengundang masyarakat untuk membaca di perpustakaan desa, Pemdes juga jemput bola dengan membentuk perpustakaan keliling menggunakan gerobak motor. “Kami melakukan pengadaan satu unit gerobak motor dan dibentuk seperti perpustakaan keliling. Dan ternyata minat masyarakat membaca cukup tinggi di desa,” tuturnya.
Perpustakaan keliling yang dikelola karang taruna tersebut, beroperasi dua hari dalam seminggu. Yakni pada Sabtu-Minggu dan menyasar tempat-tempat ramai dari kampung ke kampung. “Keterbatasan lahan bukan alasan untuk tidak menjalankan perpustakaan. Perpustakaan keliling jadi solusi. Buktinya setiap menggelar lapak bacaan, banyak permintaan dari warga mulai dari waktu kunjungan yang minta ditambah hingga koleksi bukunya yang diperbanyak. Alhamdulillah, masyarakat antusias sehingga bisa mewujudkan masyarakat yang cerdas gemar literasi,” pungkas Endang yang menjabat kepala desa periode 2015-2021 itu.
Selain perpustakaan, Sekretaris Desa Tobat Hendrawan Kusuma mengatakan, Desa Tobat juga memiliki gedung Pendidikan Anak Usia Dini (Paud) Paud Desa yang dibangun sejak 2015 lalu dan direnovasi 2019 lalu menjadi salah satu upaya desa konsen di bidang pendidikan sejak dini. (pem/rb/adm)











