MEKARBARU – Desa Mekarbaru, Kecamatan Mekarbaru punya prestasi bergengsi lewat dunia literasi. Desa itu mendapat juara harapan tiga lomba perpustakaan desa tingkat nasional.
Sekretaris Desa Mekarbaru Jami mengatakan, prestasi itu didapat pada tahun ini sekira Agustus. “Alhamdulillah, prestasi tersebut diraih berkat dukungan semua pihak. Terutama pegiat literasi di Desa Mekarbaru,” katanya saat ditemui tim Saba Desa Radar Banten di kantornya, Jumat (24/10).
Jami menerangkan, dalam lomba perpustakaan tingkat nasional itu Desa Mekarbaru menjadi satu-satunya perwakilan dari Provinsi Banten. Lomba tersebut diikuti oleh taman bacaan masyarakat (TBM) Cahaya Ilmu.
“Sebelum ke tingkat nasional, kami jadi juara I lomba perpustakaan desa di Provinsi Banten. Alhamdulillah, meskipun sebagai desa tertinggal, tapi prestasinya bisa sampai tingkat nasional di dunia literasi,” terang Jami.
Selain itu, desa yang menjadi ibukota Kecamatan Mekarbaru itu juga memiliki Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) yang fokus pada usaha konveksi dan sablon. “Tetapi sekarang masih tahap awal, pesanannya juga belum terlalu banyak. Semoga ke depan bisa berjalan baik dan bisa memberdayakan masyarakat lebih banyak lagi,” ungkapnya.
Sementara itu, pengelola TBM Cahaya Ilmu yang juga menjadi perpustakaan Desa Mekarbaru Kusni mengatakan, perpustakaan tersebut terbentuk 2017 lalu. “Awal kami mengikuti lomba di tingkat provinsi Banten berkat saran dari Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Tangerang. Alhamdulillah kami jadi juara I,” katanya.
Untuk penilaiannya, meliputi jumlah anggota, koleksi buku dan tata cara pengelolaan perpustakaan tersebut. “Selain sarana prasarana dan keanggotannya, yang paling penting adalah dampak positif masyarakatnya seperti apa. Selain itu, nilai plusnya lagi karena selain tempat bacaan perpustakaan Cahaya Ilmu juga punya komunitas fotografi,” ungkapnya.
Ke depan, perpustakaan desa tersebut akan lebih dikembangkan lagi menjadi pusat kegiatan baca dan seni anak-anak muda di Desa Mekarbaru. (pem/rb)









